Superman, disutradarai oleh James Gunn, menandai kembalinya pahlawan super paling ikonik ke layar lebar. Diangkat dari cerita yang dibintangi oleh David Corenswet (Hollywood) dan Rachel Brosnahan (La Fabuleuse Mme Maisel), film ini menyajikan perpaduan antara aksi, emosi, dan fiksi ilmiah. Diproduksi oleh Warner Bros., film ini dirilis di Indonesia pada 9 Juli 2025 dan akan tayang di Canal+ pada Jumat, 20 Februari 2026 pukul 21.10.
Dalam interpretasi baru ikon DC ini, Clark Kent harus menyeimbangkan asal-usul kryptonya dengan kehidupan manusianya. Di hadapan Lex Luthor (Nicholas Hoult), ia tampil lebih dari sebelumnya sebagai simbol harapan di tengah dunia yang sedang dilanda krisis. Disutradarai oleh sineas di balik Guardians of the Galaxy dan The Suicide Squad, episode terbaru ini membuka babak penting dalam Kisah Semesta DC.
Clark Kent, seorang jurnalis di Daily Planet, berjuang menjaga keseimbangan antara identitas rahasianya dan nilai-nilai kemanusiaannya, di tengah situasi di mana kebenaran dan keadilan dipertaruhkan. Di sekitar pasangan pemeran utama Corenswet dan Brosnahan, ikut bergabung pula Nathan Fillion dan Edi Gathegi, sementara musiknya disusun oleh John Murphy.
Superman ini menjadi bagian dari babak pertama dalam universe DC terbaru yang dipimpin oleh James Gunn, yang sering disebut sebagai “Gods and Monsters”. Film ini menghindari jebakan cerita asal-usul yang monoton dan berusaha menghadirkan nuansa yang lebih cerah, menggabungkan keindahan spectacle besar dengan sentuhan kehidupan sehari-hari, dengan Metropolis dan Daily Planet sebagai pilar dramatisnya.
Ulasan kami tentang Superman:
Setelah keberhasilan The Suicide Squad yang mematahkan kutukan film superhero DC yang seringkali kurang memuaskan, James Gunn kembali membuktikan diri dengan adaptasi Superman yang benar-benar mengagumkan di segala aspek. Dimulai dari jalan ceritanya yang kokoh dan penuh energi. Sutradara ini mengatur ritme untuk adegan aksi yang dahsyat sambil memberi waktu untuk momen-momen emosional, menghasilkan paduan yang cerdas, halus sekaligus berani. Memang ada sedikit kendala naratif (yang sesungguhnya tidak signifikan), namun cepat terlupakan.
Semua elemen yang ingin dilihat dari film Superman ada di sini: dari benteng kesendirian, Daily Planet dan timnya yang cemerlang, Kota Metropolis yang bersinar, hingga musuh-musuh yang melimpah... Semuanya berpadu sempurna, membentuk karya yang mendekati kekayaan cerita dari komik dalam pendekatan terhadap karakter dan petualangannya. Selain ritme yang pas, film ini juga sangat lucu, dengan humor subtil yang menyebar di setiap adegan... Dan di situlah kekuatan film ini: berbeda dengan Taika Waititi yang menambahkan humor secara paksa dan berlebihan di Thor: Ragnarok, James Gunn mengusung humor yang jauh lebih halus, terselip di tiap momen, mirip gaya yang ia tunjukkan pada Gardiens de la Galaxie... Dan hal ini jauh lebih menyenangkan karena dikemas dengan sangat profesional.
Film ini juga tidak melakukan kesalahan dengan mengikuti tren origin stories: di sini, tidak ada kapal jatuh ke bumi, tidak ada proses belajar menguasai kekuatan... Sang pahlawan tidak lahir dari nol, dia sudah hadir, dan langsung menguasai perannya. Pendekatan ini mengejutkan, tapi dieksekusi dengan sangat baik dari awal. Dari segi pemeran, David Corenswet tampil sebagai Superman yang benar-benar sempurna: segar, modern, dan penuh energi. Hubungannya dengan Rachel Brosnahan (yang memerankan Lois Lane) pun sangat natural dan cocok. Lois di sini terasa sangat dekat dengan versi dalam komik maupun adaptasi lainnya, berkat interpretasi aktris yang sangat tepat dan presisi. Bagi kita, itulah yang memang diharapkan. Nicholas Hoult juga tampil menonjol sebagai Lex Luthor, dengan penampilan yang sangat teatrikal. Untuk Justice Gang, kita suka dengan sifat nakalnya Guy, oleh Nathan Fillion, dan penghormatan terhadap karakter Mister Terrific yang cukup menonjol di layar.
Keunggulan lain adalah karakter yang dirancang dengan gaya modern sekaligus retro, terutama dari segi kostumnya, yang sangat percaya diri dan lengkap dari awal hingga akhir. Film ini menyegarkan sekaligus membumi, menegaskan karakter yang akrab dan dikenal luas. Selain itu, film ini relevan dengan isu global saat ini, seperti ketegangan internasional yang mengingatkan kita pada konflik dunia kontemporer (tergambar secara nyata, tentu saja), serta menonjolkan kekuatan jurnalisme dan informasi. Superman di sini tampil sebagai karakter yang memecah kebiasaan, memberi angin segar. Film ini pun sangat menghormati sumber asli, baik dari komik, serial, maupun film sebelumnya, termasuk musik dan keseluruhan inspirasi visualnya. Tak ketinggalan, berbagai cameo dan referensi kecil yang disisipkan secara halus (hei Michael Rosenbaum, kami lihat kamu...).
Ini adalah surat cinta yang indah kepada Superman dan genre film superhero, menyajikan pengalaman sinematik yang lengkap. Superman ini adalah film yang kita tunggu-tunggu dari DC selama ini... Jangan sampai dilewatkan!
Superman
Film | 2025
Tanggal rilis di bioskop: 9 Juli 2025
Penayangan di TV: Canal+ Jumat, 20 Februari 2026 pukul 21.10
Film superhero | Durasi sekitar 2 jam 15 menit
Disutradarai oleh James Gunn | Dibintangi oleh David Corenswet, Rachel Brosnahan, Nicholas Hoult
Negara asal: Amerika Serikat
Versi terbaru Superman ini menyoroti keseimbangan antara keagungan mitologis dan kehidupan sehari-hari, dengan tetap mempertahankan unsur klasik seperti Metropolis, Daily Planet, dan Benteng Kesunyian, sambil menempatkannya kembali dalam dunia DC yang diperbarui. Penayangan di Canal+ memungkinkan penonton menyaksikan interpretasi baru ini yang disutradarai James Gunn dalam waktu tayang utama.
Untuk informasi lebih lengkap, temukan juga pilihan film, serial, dan acara TV yang layak ditonton minggu ini, panduan rilis semua platform, serta rekomendasi hari ini Apa yang harus ditonton hari ini secara streaming.



















