La Vie après Siham adalah sebuah film dokumenter yang disutradarai dan ditulis oleh Namir Abdel Messeeh. Film ini terpilih dalam acara Acid di Festival Festival Cannes 2025. Ini menjadi kembalinya sutradara asal Prancis-Egypt usai film sebelumnya La Vierge, les Coptes et moi. Film dokumenter ini akan tayang di bioskop-bioskop Prancis mulai 28 Januari 2026.
Setelah kepergian ibunya, Siham, Namir awalnya tidak langsung menyadari bahwa dia telah pergi untuk selamanya. Dalam pikiran seorang anak, ibu adalah makhluk yang tak pernah mati. Setelah dewasa, dia bertekad untuk menepati janji yang pernah mereka buat: membuat film bersama lagi. Karena tidak bisa lagi merekam momen bersamanya, dia memilih untuk menceritakan kisah hidupnya.
Pencarian pribadi ini mendorong sutradara untuk menyusuri kembali jejak kisah keluarganya, antara Mesir dan Prancis. Melalui kenangan, cerita yang disampaikan, dan gambar dari perfilman Mesir, terutama karya Youssef Chahine, tergambar sebuah potret tentang seorang wanita, seorang ibu, dan seorang yang mengalami pengasingan, di mana duka cita berubah menjadi ruang untuk berbagi dan memberi warisan.
Antara narasi wartawan dan kisah bersama, film ini menggali bagaimana sinema mampu memperpanjang kehadiran dan mengubah ketidakhadiran menjadi wujud yang hidup.
La Vie après Siham merupakan karya Namir Abdel Messeeh, lulusan Fémis, setelah karya pertamanya yang berhasil meraih perhatian di berbagai festival internasional. Dengan La Vierge, les Coptes et moi, sutradara ini sudah memadukan kisah keluarga, humor, dan pemikiran tentang identitas, yang mendapat sambutan hangat dari penonton di bioskop.
Dipilih oleh Acid, organisasi yang selama lebih dari tiga dekade mendukung perfilman independen dan berani, film ini masuk ke dalam tradisi dokumen pribadi di mana keintiman membuka wawasan tentang isu yang lebih luas seperti pengasingan, ingatan, dan garis keturunan. Seleksi ini menampilkan karya yang tidak bergantung pada efek spektakuler, melainkan berfokus pada cerita, gambar-gambar masa lalu, serta dialog antar generasi.
Dengan nuansa yang cerah dan pandangan yang menenangkan tentang duka cita, film ini menyasar penonton yang terbuka terhadap kisah autobiografi dan dokumenter yang berbagi warisan. Film ini memperpanjang refleksi mengenai posisi sinema sebagai alat pengingat dan jembatan antara orang yang masih hidup dan mereka yang telah tiada.
Hidup Setelah Siham
Film | 2026
Rilis di bioskop: 28 Januari 2026
Dokumenter | Durasi: 1 jam 16 menit
Disutradarai oleh Namir Abdel Messeeh | Dibintangi oleh Siham Abdel Messeeh, Namir Abdel Messeeh, Waguih Abdel Messeeh
Judul asli: La Vie après Siham
Nasionalitas: Prancis, Mesir
Dengan La Vie après Siham, Namir Abdel Messeeh menyajikan sebuah film dokumenter yang penuh kepekaan dan keaslian, di mana perfilman berfungsi sebagai alat untuk menghibur dan menyampaikan kisah. Kini, film ini dapat dinikmati secara perdana di bioskop-bioskop seluruh negeri.
Untuk memperpanjang pengalaman di bioskop, lihat rilis film bulan Januari, film yang sedang tayang, dan koleksi dokumenter paling berkesan tahun ini.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.











