Dirilis di bioskop pada 21 Desember 2016, Assassin's Creed, yang disutradarai oleh Justin Kurzel, mengangkat waralaba Ubisoft ke layar lepas dengan perpaduan film aksi dan fiksi ilmiah. Dipimpin oleh Michael Fassbender (dalam peran ganda) dan Marion Cotillard, film ini berfokus pada teknologi Animus, yang memungkinkan penelusuran memori genetika, menghubungkan masa kini dengan Spanyol abad ke-15. Film ini akan tersedia di HBO Max mulai 17 Januari 2026.
Callum Lynch, yang dijatuhi hukuman mati, tiba-tiba diselamatkan oleh sebuah organisasi dengan tujuan yang misterius. Daripada dihukum mati, ia dipasangkan dengan teknologi Animus untuk menelusuri kembali masa lalu, menempati tubuh leluhurnya, Aguilar, dan mengalami peristiwa di Spanyol abad ke-15. Pengalaman berulang ini bukan sekadar permainan memori: tujuannya adalah untuk menumbuhkan pengetahuan dan reflek otomatis yang diwarisi, sekaligus mengungkapkan kepada Callum bahwa ia berasal dari garis keturunan rahasia yang terkait dengan Assassin.
Saat kenangan Aguilar mulai terungkap kembali, Callum menyadari bahwa pertempuran antara Assassin dan Templar bukan sekadar mitos, melainkan perang rahasia yang telah berlangsung selama berabad-abad. Di masa sekarang, ia harus belajar menguasai keterampilan fisik dan taktis yang sebelumnya asing baginya, agar dapat menghalangi Templar mendapatkan artefak berharga yang berpotensi mengubah keseimbangan kekuasaan antara kendali dan kebebasan memilih.
Film ini merupakan bagian dari gelombang adaptasi video game yang populer di tahun 2010-an, dengan tujuan menghormati ikonografi dari seri tersebut sekaligus menyajikan alur cerita yang mandiri. Justin Kurzel kembali bekerja sama dengan Fassbender dan Cotillard setelah Macbeth, dan lebih memilih pendekatan yang berfokus pada “materi”: pertarungan jarak dekat, koreografi yang terinspirasi dari parkour, serta aksi yang dirancang untuk meminimalisasi penggunaan efek digital. Adegan “lompatan iman” bahkan dirancang sebagai tantangan fisik, dilakukan tanpa efek digital besar, agar penonton bisa merasakan sensasi vertigo yang khas dari seri ini.
Produksi memilih latar sejarah yang kuat: semua adegan abad XV difilmkan dalam bahasa Spanyol, dengan lokasi syuting tersebar di Malta, Spanyol, dan studio Pinewood di Inggris, tempat konstruksi set modern terkait dengan Abstergo dilakukan. Dari segi estetika, Kurzel mengaku terinspirasi oleh pengaruh seni lukis (Caravaggio) dan film klasik (film noir, karya Sergio Leone, Lawrence of Arabia), demi memberi identitas visual yang khas pada film ini.
Assassin's Creed pertama-tama ditujukan kepada penggemar franchise ini, yang akan menemukan kembali konsep-konsep utama dari seri–seperti memori genetis, konflik berdarah selama berabad-abad, dan pertarungan antara Assassins dan Templiers. Film ini juga cocok bagi pecinta cerita aksi yang dipenuhi dengan konspirasi, latihan keras, dan penyusupan. Selain itu, karya ini bisa menarik perhatian penonton yang penasaran dengan adaptasi video game ke layar lebar, meski harus bersiap menghadapi alur cerita yang kompleks dan menuntut perhatian penuh sepanjang film berlangsung.
Assassin's Creed
Film | 2016
Tayang di bioskop: 21 Desember 2016
Tersedia di HBO Max mulai 17 Januari 2026
Aksi, Fiksi Ilmiah | Durasi: 1 jam 56 menit
Disutradarai oleh Justin Kurzel | Dibintangi Michael Fassbender, Marion Cotillard, Jeremy Irons
Judul asli: Assassin's Creed
Negara asal: Amerika Serikat
Antara film aksi dan thriller fiksi ilmiah, Assassin's Creed memanfaatkan konsep memori yang diwariskan melalui tubuh untuk menghubungkan pencarian masa kini dengan masa lalu abad pertengahan, dalam dunia yang penuh dengan berbagai kelompok rahasia dan pertarungan ideologi.
Untuk menambah referensi, jangan lewatkan pilihan film dan serial terbaru HBO Max bulan Januari, panduan lengkap rilis streaming dari semua platform, serta rekomendasi harian Apa yang harus ditonton hari ini di streaming.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.











