Kami mengajak Anda berkeliling Parc de la Folie Saint-James di Neuilly-sur-Seine, mahakarya lanskap Prancis dari abad XVIII yang layak untuk dikunjungi. Taman yang indah ini menawarkan Anda untuk menyelami sejarah dan keindahan alam.
Le Parc de la Folie Saint-James adalah sebuah keajaiban arsitektur dan sejarah yang wajib ditemukan di Neuilly-sur-Seine di Hauts-de-Seine. Segeralah jelajahi contoh indah seni lanskap Prancis pada akhir abad ke-18 dan sisa-sisa yang tak biasa.
Taman yang menawan ini mencakup luas 1,8 hektar dan dengan saksama mempertahankan jejak sebuah karya penting dari era 1770–1790. Taman-spektakel ini, dirancang dan diciptakan oleh François Joseph Bélanger, salah satu perencana lanskap terbesar pada zamannya, adalah sebuah keajaiban yang layak untuk ditemui.
Sejarah taman ini kaya dan penuh dinamika. Diserahkan kepada negara pada 1952, taman ini awalnya berfungsi sebagai sekolah menengah sebelum mengalami banyak kerusakan akibat badai pada 1999. Proses rekonstruksinya dimulai pada 2006 dan pada 2009, ia menjadi taman departemen ke-20 di Haut-de-Seine. Pada 2016, setelah 15 bulan pekerjaan, taman ini diresmikan dan kini bisa dinikmati publik.
Yang bisa Anda temukan di Taman Folie Saint-James:
- Le pavillon : bangunan bergaya klasik ini masih mempertahankan elemen aslinya, seperti paving di halaman utama, tangga dengan pegangan besi tempa yang megah, dan trompe-l'œil yang menawan di vestibule.




- Le parc : meskipun mengalami berbagai perubahan seiring waktu, beberapa bangunan bersejarah tetap bertahan. Kita bisa menyaksikan “jembatan batu besar berukir”, “tiang kuno”, dan dua vas batu yang menghiasi satu di antara jembatan-jembatan tersebut.












- Le Jardin clos Art déco et le Temple de l’Amour : tambahan 1925 ini akan memikat Anda dengan estetika dan suasana mereka.








Anda penasaran? Berikut tiga kisah menarik tentang taman ini yang wajib diketahui:
- “Kegilaan” dan Kompetisi Megah
Pada 1777, Comte d'Artois, kelak Charles X dari Prancis, menugaskan arsitek François-Joseph Bélanger untuk membangun sebuah “folie” — bangunan rekreasi yang besar dan mewah — di Bois de Boulogne. Claude Baudard de Vaudésir de Sainte-James, seorang bangsawan kaya yang sudah memiliki rumah utama di Neuilly-sur-Seine, tersulut iri dan meminta Bélanger membuat folie yang jauh lebih grandiose. Demi menunjukkan kemewahan dan kemewahan berlebihan, permintaan sang baron kepada arsitek cukup singkat namun tajam: “Lakukan apa saja, asalkan mahal.”
- Pemulihan Gaya Art Déco
Setelah Folie Saint-James dijual kepada keluarga Lebel pada awal abad ke-20, pemilik baru memutuskan untuk merestorasi properti dan mengubah bagian dari sisa-sisa taman menjadi gaya Art Déco. Mereka menciptakan sebuah taman tertutup dengan Kuil Cinta, kolam persegi panjang dengan nuansa Moor, dan kebun mawar. Namun, dalam proses pengerjaan, beberapa struktur asli seperti gudang es dan kios di jalan tersebut dibongkar. Renovasi ini menjadi fase transformasi signifikan bagi Folie dan tamannya — perpaduan antara sejarah dan modernitas.
- Kunjungan Toulouse-Lautrec
Pada 1899, pelukis terkenal Henri de Toulouse-Lautrec menginap di Folie Saint-James. Pada masa itu, Folie telah diubah menjadi rumah sakit jiwa oleh Dr. Casimir Pinel, ahli gangguan saraf dan keponakan Philippe Pinel, pelopor psikiatri modern. Masa tinggal Toulouse-Lautrec di Folie Saint-James menambahkan sentuhan ketenaran artistik pada kisah kaya properti ini.
Bagaimana kalau Anda menjelajahi Taman Folie Saint-James yang spektakuler di Neuilly-sur-Seine. Berlokasi di 34, Avenue de Madrid, akses ke taman ini gratis. Selami karya seni lanskap yang luar biasa ini dan biarkan diri Anda dibawa melintasi abad-abad.



