Sangat mudah untuk melewatkannya tanpa kita sadari. Terletak di tepi Cours la Reine, tepat di selatan Grand Palais, Jardin de la Nouvelle-France justru menawarkan sela lanskap yang unik di tengah 8e arrondissement. Dirancang pada 1900 oleh Jules Vacherot, kepala tukang kebun Pameran Dunia, ia mengadopsi kode-kode taman lanskap yang sedang populer pada akhir abad ke-19, di mana setiap elemen disusun dengan cermat untuk memberi lanskap nuansa yang alami.
Di sini, medan terasa berlekuk-lekuk dan jalan berkelok mengikuti kontur. Lembah batu kecil mengantarkan kita ke air, jembatan-jembatan membentuk ritme perjalanan, dan vegetasi perlahan membungkus latar pemandangan. Sepanjang jalur, kita juga akan bertemu Le Rêve du poète, patung marmer karya Alphonse de Moncel yang dipasang pada 1910 sebagai penghormatan kepada Alfred de Musset. Kebun ini belakangan kembali berwarna setelah renovasi jalan setapak dan kolamnya, pemasangan bangku-bangku baru, serta penanaman-penanaman baru yang memadukan rumput, mawar, perdu, tanaman rambat, tumbuhan herba perenn, dan umbi-umbian.
Namanya merujuk pada Nouvelle-France, wilayah Prancis di Amerika Utara yang pernah ada. Dinamai Jardin de la Nouvelle-France en 2010, tempat ini dipenuhi kilasan ke Kanada: sebuah buste de Jacques Cartier dipasang di sana pada 1934, sebuah érable à sucre ditanam pada 1962, dan sebuah buste de Samuel de Champlain diberikan oleh Kanada pada 2004. Hal ini menghadirkan nuansa lintas samudra di bawah dedaunan Paris.
Taman ini termasuk dalam Jardins des Champs-Élysées dan tetap bisa diakses gratis. Hanya beberapa meter dari kubah kaca Grand Palais, sebuah oasis hijau ini mengutamakan ketenangan di sebuah kawasan yang sangat ramai. Dan mungkin inilah yang membuatnya begitu memesona.
Tempat
Taman Prancis Baru
Avenue Franklin Delano Roosevelt
75008 Paris 8
Perencana rute
Mengakses
Metro jalur 1 dan 13 Champs-Élysées-Clemenceau
Harga
Gratis















