Di Taman Reuilly-Paul Pernin, yang terletak di 13e arrondissement Paris, di sepanjang Coulée Verte, saat ini sedang berubah menjadi lukisan impresionis dalam beberapa hari terakhir. Di bagian atas taman, puluhan pohon apel hias menyebarkan cabang-cabangnya yang dihiasi bunga berwarna merah muda yang sangat mencolok, menyajikan salah satu pertunjukan mekar musim semi terindah di ibu kota. Difoto pada 19 Maret 2026, pohon-pohon ini sedang mekar penuh: saatnya untuk datang dan menikmatinya. Tempat ini sangat pas bagi pecinta bunga sakura, dan menjadi spot hanami tanpa reservasi.
Terletak di persimpangan jalan Daumesnil dan jalan Charenton, tepat di depan balai kota Distrik 12, taman Reuilly membentang seluas 15.200 m², menjadikannya ruang hijau terbesar ketiga di distrik ini setelah Hutan Vincennes dan Taman Bercy. Anda bisa langsung mengenalinya dari jembatan kayu André-Léo yang membentang di atas lapangan rumput semi melingkar seluas 4.200 m², sebuah paru-paru hijau yang penting bagi komunitas sekitar.
Taman ini, dirancang antara tahun 1989 dan 1998 oleh arsitek Pierre Colboc dan tim dari agensi Paysages, berdiri di atas bekas lahan stasiun barang Reuilly. Tempat ini menjadi bagian dari jalur Coulée Verte René-Dumont, menghubungkan area di atas viaduk des Arts di barat dengan lorong penuh pepohonan di timur.
Saat musim ini, bagian atas taman menjadi pusat perhatian. Barisan apelnaran bunga apel hias membentuk tirai merah muda yang mempesona, sempurna untuk menikmati hanami ala Paris. Tradisi Jepang ini, melihat keindahan pohon sakura yang mekar, bisa dinikmati tanpa harus meninggalkan ibu kota. Di sini, pengunjung bisa duduk di salah satu piknik, menikmati sinar matahari, dan membiarkan anak-anak bermain lepas sebagaimana keluarga di lingkungan sekitar biasanya lakukan.
Taman ini juga menyimpan sejumlah kejutan menarik bagi para penjelajah: sebuah ganesha batu dari batu meulière yang gambarnya mengingatkan kita pada Taman Güell karya Gaudí di Barcelona, sebuah jam matahari karya Régine dan Jean-Loup Doucet, dan empat yang tersusun melingkar di sekitar area rumput, beberapa di antaranya dibuat untuk Pameran Seni dan Teknologi Internasional tahun 1937. Di antaranya, The Amazon karya Georges Chauvel, Menari karya Charles Malfray, dan juga Untuk Rakyat yang Tertekan karya Raymond Delamarre.
Pada pintu masuk di aveneu Daumesnil, ada satu tempat menarik yang patut dikunjungi: sejarah pertama lingkungan yang menyediakan air berkarbonasi secara publik di Prancis. Tempat ini dioperasikan oleh Eau de Paris dan sejak September 2010, menawarkan air mineral tawar dan berkarbonasi secara gratis sepanjang tahun.
Sejarah kawasan ini sangat panjang. Desa Reuilly yang menjadi cikal bakal sebuah kawasan, sudah menampung keindahan Folie de Rambouillet yang megah sejak tahun 1663, dengan taman yang langsung menghadap Sungai Seine. Belakangan, yang terkenal adalah Manufaktur Royal Kaca, yang membuat tempat ini terkenal seperti halnya Gobelins dengan permadani mereka. Stasiun kereta barang yang lama kemudian menempati lokasi ini sampai akhirnya dibongkar, sebelum sebuah kompetisi yang diadakan pada tahun 1988 oleh SEMAEST melahirkan taman yang ada sekarang. Pada 2014, taman ini diberi nama Jardin de Reuilly-Paul-Pernin sebagai penghormatan kepada Paul Pernin (1914-2006), walikota arrondissement 12 dari 1983 hingga 1995.
Untuk menuju ke sana, taman ini dapat diakses dari stasiun metro Montgallet (jalur 8) atau Dugommier (jalur 6). Alamat resmi mereka adalah 15, rue Albinoni, Paris 12e. Gratis dan terbuka sepanjang tahun.
Perjalanan ini cocok untuk para pejalan kaki yang mencari suasana alam yang tenang, keluarga dengan anak-anak, penggemar fotografi, dan siapa saja yang ingin merasakan hanami tanpa harus terbang ke Tokyo. Kami sarankan Anda berkunjung di hari kerja agar bisa menikmatinya dengan tenang, karena sinar matahari bulan Maret di sini terasa sangat lembut.
Dua tempat lainnya untuk menikmati hanami di Paris yang layak dicoba:
Untuk memperpanjang pengalaman menikmati keindahan bunga di musim semi, kunjungi Taman Sceaux yang terletak di Hauts-de-Seine. Di sana, kebun mawar dan pohon sakura di taman menawarkan pemandangan mekarnya bunga yang menakjubkan setiap musim semi, salah satu yang terbaik di Île-de-France. Tapi ingat, tahun ini harus memesan tiket masuk terlebih dahulu. Alternatif lain, Anda bisa bersantai di Taman Clichy-Batignolles di arrondissement ke-17, di mana deretan pohon sakura yang sedang mekar selalu menarik banyak pengunjung yang ingin menikmati keindahannya di tepi danau kecilnya.
Tempat
Jardin de Reuilly - Paul Pernin
15 Rue Albinoni
75012 Paris 12
Mengakses
Metro: Dugommier (jalur 6)
Harga
Gratis
Usia yang disarankan
Untuk semua
Situs resmi
www.paris.fr



































