Lapangan Louise Michel: kisah tersembunyi taman gantung yang mengarah ke Sacré-Cœur

Oleh Graziella de Sortiraparis · Foto oleh Graziella de Sortiraparis · Diperbarui 24 Juli 2026 pukul 16:02
Rute wajib untuk mengakses Sacré-Cœur, Square Louise Michel membentangkan 222 anak tangga dan teras-teras hijau di lereng Butte Montmartre. Sebuah kilasan sejarah yang tajam menyoroti masa lalu revolusioner ibu kota, taman ini, salah satu yang paling banyak dilalui di Paris, mengungkap rahasia-rahasia yang selama ini kurang dikenal.

Berdiri dengan bangga di lereng selatan dari Butte Montmartre, le Square Louise Michel adalah salah satu ruang hijau yang paling banyak dilalui dan difoto di ibu kota. Dirancang pada akhir abad ke-19 oleh insinyur Jean-Charles Alphand dan kemudian digambar oleh arsitek Jean-Camille Formigé untuk menstabilkan tanah lunak dari bekas tambang gips, taman seluas lebih dari 23.000 m2 ini menjajar dalam deretan teras bertingkat hingga ke monumental Basilique du Sacré-Cœur.

Visuel Paris - MontmartreVisuel Paris - MontmartreVisuel Paris - MontmartreVisuel Paris - Montmartre

Tapi di balik pemandangan panorama yang menakjubkan membentang membentang ke seluruh Paris, taman ini menyimpan ironi sejarah. The square kini dinamai Louise Michel, salah satu tokoh utama Komune Paris 1871. Namun Basilique du Sacré-Cœur yang menjulang di atasnya konon dibangun oleh Assemblée nationale pada masa itu untuk “menghapus dosa-dosa para Komunard”! Penamaan taman ini dengan nama sang guru sekolah sekaligus aktivis anarkis menjadi balas dendam simbolis yang diberikan pada sejarah Paris.

Visuels Paris - MontmartreVisuels Paris - MontmartreVisuels Paris - MontmartreVisuels Paris - Montmartre

Dengan santai berjalan di sepanjang jalan setapak yang berkelok, dirancang untuk menghindari kemiringan curam bagi pejalan kaki, alun-alun ini menampilkan pemandangan pedesaan yang terinspirasi dari parc des Buttes-Chaumont. Di sana kita menjumpai vegetasi yang melimpah, terdiri dari pohon-pohon berusia seratusan tahun yang luar biasa, seperti kastanye India yang ditanam pada tahun 1902 dan jeruk Osage yang menakjubkan.

Sepanjang pendakian, para pejalan kaki disuguhi fontaine monumentale yang besar karya Paul Gasq yang didedikasikan untuk dewa-dewa laut, serta fontaine des Innocents karya Émile Derré, yang dihiasi relief-relief perunggu. Sebuah oase hijau dan budaya yang berdenyut setiap hari mengikuti irama para seniman jalanan, musisi, dan pengunjung dari berbagai penjuru dunia.

Lapangan Square Louise Michel sangat mudah diakses dengan transportasi umum. Anda bisa naik jalur 2 métro (stasiun Anvers) lalu menelusuri Jalan Steinkerque, atau jalur 12 (stasiun Abbesses atau Château Rouge). Untuk menghindari pendakian 222 anak tangga, funniculaire Montmartre membentang tepat di sepanjang sisi barat alun-alun dan menurunkan Anda di puncak hanya dengan satu tiket. Jalur bus 30, 40, 54 dan 85 juga melayani bagian bawah situs.

Berita terkini

La plus belle nuit d'étoiles filantes de l'année prévue en aoûtLa plus belle nuit d'étoiles filantes de l'année prévue en aoûtLa plus belle nuit d'étoiles filantes de l'année prévue en aoûtLa plus belle nuit d'étoiles filantes de l'année prévue en août Malam Bintang 2026 di Paris: saksikan langit Montmartre di Square Louise Michel
Menuju Square Louise Michel di Montmartre, pada malam tanggal 9 Agustus 2026, untuk sebuah malam pengamatan langit gratis dalam rangka Nuits des Etoiles. Sehingga kita bisa jadi astronom amatir di titik tertinggi Paris! [Baca selengkapnya]


Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.

Informasi berguna

Tempat

9 place Saint Pierre
75018 Paris 18

Perencana rute

Komentar
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda