Setelah rangkaian kapal pada upacara pembukaan Olimpiade, dan parade musim panas pada Fête du Bateau, Sungai Seine bersiap menyambut parade mengapung yang baru. Pada hari Kamis, 3 September 2026, sebuah rombongan budaya India akan melintasi tengah-tengah Paris, mengubah sungai menjadi panggung terbuka di luar ruangan. Menurut informasi dari penyelenggara, sebanyak 11 kapal akan mengikuti koreografi, dengan ribuan peserta berkumpul di sekitar pesan persaudaraan, keharmonian, dan berbagi.
Bertajuk Jal Yatra, acara ini dirancang untuk merayakan kekayaan tradisi India yang hidup sepanjang sungai. Penyelenggara mengumumkan sebuah prosesi sungai di pusat Paris, dengan lanskap paling ikonik ibu kota sebagai latar belakang. Penonton pun bisa menyaksikan arak-arakan itu secara gratis dari dermaga, tanpa perlu pendaftaran. Hanya orang yang ingin berada di atas kapal-kapal prosesi yang harus mendaftar.
Dan pemilihan Sungai Seine tidak sepenuhnya kebetulan.
Pawai ini sebenarnya memiliki sejarah sebelumnya. Pada 4 November 1997, Pramukh Swami Maharaj, tokoh spiritual komunitas BAPS, sendiri melakukan perjalanan dengan perahu di Sungai Seine. Hampir tiga dekade kemudian, para penyelenggara ingin meneguhkan kembali kenangan itu dengan mengumpulkan lagi komunitas Hindu di sepanjang Sungai Seine di Paris.
Latar pemandangan itu, sejak saat itu, telah memperoleh dimension simbolik yang baru. Pada 2024, Sungai Seine menjadi saksi upacara pembukaan Olimpiade Paris dan parade delegasi yang terkenal di atas air. Dua tahun kemudian, sungai ini kembali akan menjadi panggung bagi sebuah arak-arakan besar, kali ini bersifat budaya dan spiritual.
Jal Yatra dijadwalkan dari pukul 10:00 hingga 12:00 pada hari Kamis, 3 September, dengan sambutan para peserta mulai pukul 09:00. Tempat keberangkatan yang tepat akan diberitahukan kemudian kepada peserta yang terdaftar.
Jika parade terapung ini tiba di Paris, itu untuk merayakan sebuah peristiwa yang berlangsung sekitar tiga puluh kilometer di sebelah timur.
Di Bussy-Saint-Georges, Seine-et-Marne, BAPS Swaminarayan Hindu Mandir bersiap untuk diresmikan. Dikenal sebagai kuil Hindu pertama di Prancis yang dibangun sesuai prinsip arsitektur tradisional, bangunan ini diharapkan menjadi tempat ibadah, pusat pembelajaran, dan tempat untuk menjelajahi tradisi Hindu.
Sebutannya Mandir merujuk pada kuil Hindu, sebuah ruang yang didedikasikan untuk pemujaan dan dewa-dewa. Kuil di Bussy-Saint-Georges itu akan secara khusus didedikasikan untuk Bhagwan Swaminarayan serta beberapa dewa Hindu lainnya, dan akan terbuka untuk pengunjung tanpa memandang keyakinan maupun asal-usul mereka.



Di Seine-et-Marne, kuil Hindu tradisional pertama di Prancis bersiap dibuka untuk umum
Di Bussy-Saint-Georges, kuil Hindu pertama di Prancis yang dibangun mengikuti prinsip-prinsip arsitektur tradisional akan dibuka pintunya pada September 2026. Proyek religius, budaya, dan arsitektur yang belum pernah ada di Île-de-France. [Baca selengkapnya]
Parade di Seine hanyalah salah satu langkah awal dari program yang jelas lebih luas. Paris Mandir Mahotsav, atau Festival Budaya, akan digelar dari 2 hingga 14 September 2026, selama tiga belas hari upacara dan berbagai kegiatan budaya seputar peresmian kuil tersebut.
Agenda hari itu mencakup upacara tradisional, musik, pertemuan komunitas, dan acara yang mengangkat budaya Hindu. Pada 6 September, misalnya, akan berlangsung upacara konsekrasi Mandir.
Namun Paris akan mendapatkan sebuah perayaan lain yang sangat mencolok hanya dua hari setelah arak-arakan mengapung itu. Setelah melewati Sungai Seine, pesta tersebut memang akhirnya merambah daratan. Sabtu, 5 September 2026, sebuah Nagar Yatra, yaitu prosesi budaya dan keagamaan di ruang kota, telah diumumkan pada pagi hari.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.
Tanggal dan jadwal
Pada 3 September 2026
Tempat
Tanggul pukat
Pont-Saint-Louis
75004 Paris 4
Perencana rute















