ORLAN di Louvre: tiga pertemuan gratis dengan tokoh besar seni kontemporer

Oleh Audrey de Sortiraparis · Diperbarui 7 Mei 2026 pukul 14:08
Le Louvre memberikan panggung kepada ORLAN untuk tiga "Leçons d’artiste" gratis pada 22 Mei, 12 Juni, dan 25 September 2026. Melalui citra, tubuh, sensor, dan tanggung jawab seniman, figur besar seni kontemporer ini mengajak pembaca untuk membaca ulang mahakarya museum dalam terang pertanyaan-pertanyaan masa kini.

Pada 2026, Louvre mengundang ORLAN untuk edisi terbaru Leçons d’artiste, yang akan digelar pada 22 Mei, 12 Juni, dan 25 September. Setelah Michelangelo Pistoletto, Simone Fattal, dan Kader Attia, sang seniman akan giliran membagikan pandangannya tentang museum, koleksi, dan sejarah seni. Prinsip pertemuan ini jelas: memberi ruang bagi seniman kontemporer untuk memahami bagaimana karya-karya masa lalu terus menginspirasi kreativitas masa kini.

Seorang tokoh utama dalam seni kontemporer, ORLAN telah menelusuri selama beberapa dekade bidang pertunjukan, fotografi, video, patung, robotika, dan teknologi-teknologi baru. Inti dari karyanya kembali menonjolkan pertanyaan sentral seputar tubuh, yang berulang kali direpresentasikan, diubah, dikendalikan, disensor, atau diperjuangkan haknya.

Diselenggarakan di Auditorium Michel Laclotte, di museum Louvre, ketiga ceramah ini akan menunjukkan bagaimana ORLAN menghubungkan karya-karya kuno dengan isu-isu besar kontemporer: pembuatan citra, posisi tubuh, penyensoran, kebebasan dan tanggung jawab seniman.

[midroll]

Museum sebagai sumber inspirasi

Untuk ORLAN, Louvre bukan sekadar tempat menyimpan karya-karya kuno. Ia juga menjadi sumber ide untuk menciptakan citra-citra baru. Ia tertarik pada karya-karya yang sangat terkenal, seperti Vénus, Satir, dan Cinta yang Tertidur, maupun karya-karya yang kurang dikenal. Ia juga akan menyinggung Vénus, Satyr dan Cinta yang Tertidur karya Corrège, sebuah karya yang terkait dengan performanya À poil sans poils, yang dipentaskan di Louvre pada 1978 dan kemudian dihidupkan kembali.

Gagasan utamanya jelas: sejarah seni tidak pernah netral. Ia dibentuk melalui pilihan, penghilangan, sensor, dan sudut pandang.

ORLAN au Louvre : trois rendez-vous gratuits pour questionner le corps, l’image et la libertéORLAN au Louvre : trois rendez-vous gratuits pour questionner le corps, l’image et la libertéORLAN au Louvre : trois rendez-vous gratuits pour questionner le corps, l’image et la libertéORLAN au Louvre : trois rendez-vous gratuits pour questionner le corps, l’image et la liberté
Musée du Louvre 2025 Claire Delfino

Pelajaran pertama: tidak ada gambar yang muncul dari mana pun

Konferensi pertama, "Rien ne se crée ex-nihilo", akan berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026 pukul 19.00. ORLAN akan menjelaskan bahwa gambar tidak pernah lahir dari kekosongan. Karya baru selalu merangkum, dengan cara tertentu, gambar-gambar yang lebih lama. Ia bisa menyebutkan, mengubah, mengkritik, atau menghidupkan kembali gambar-gambar tersebut.
Ia akan membahas terutama Caravaggio, Botticelli, Correggio, Bernini, Ingres, Goya dan Kemenangan Samotrake. Pelajaran ini akan membantu publik memahami bagaimana seniman kontemporer berdialog dengan para seniman masa lalu.

Pelajaran kedua: tubuh antara representasi dan penyensoran

Pada Jumat, 12 Juni 2026 pukul 19.00 konferensi kedua akan digelar, "À poil sans poils". Ia akan membahas representasi tubuh dalam seni. ORLAN akan membahas tubuh-tubuh yang dipertontonkan, ditutupi, diidealisasi, atau disensor. Ia akan mengaitkan nuansa telanjang dalam seni kuno dengan bentuk-bentuk kendali atas citra yang ada saat ini, terutama di media sosial.
Pelajaran ini juga akan mengajak kita merenungkan posisi perempuan dalam sejarah seni maupun dalam masyarakat. Bagi ORLAN, tubuh bukan sekadar subjek estetika: ia juga subjek politik.

Pelajaran ketiga: tanggung jawab para seniman

Konferensi ketiga, "Tanggung jawab seniman", akan diselenggarakan pada Jumat, 25 September 2026 pukul 19.00. ORLAN akan membahas peran seni menghadapi perang, penindasan, dan kekerasan. Ia akan menyinggung representasi penderitaan, tubuh yang terluka, konflik, dan ketidakadilan.
Ia akan banyak menggandeng pandangan dari seniman-seniman seperti Goya, Otto Dix, Picasso dengan Guernica, atau juga Emeric Lhuisset. Tujuannya adalah menunjukkan bahwa seni juga bisa berfungsi sebagai saksi, mengecam, dan menggugah pemikiran.

Apa yang bisa kita harapkan?

Ini Leçons d’artiste bukan sekadar tur berpemandu di Louvre. Ini adalah kuliah yang akan menjelaskan bagaimana ORLAN melihat museum, karya-karya, dan sejarah seni. Penonton akan mampu melihat bagaimana citra-citra kuno tetap memengaruhi kreasi kontemporer. Mereka juga bisa lebih memahami tema-tema utama karya ORLAN: tubuh, kebebasan, sensor, posisi perempuan, dan tanggung jawab para seniman.

Acara-acara ini ditujukan baik bagi pecinta seni kontemporer maupun pengunjung yang ingin melihat Louvre dengan cara yang berbeda.

Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.

Informasi berguna

Tanggal dan jadwal
Dari 22 Mei 2026 Pada 25 September 2026

× Perkiraan waktu buka: untuk mengonfirmasi waktu buka, silakan hubungi restoran.

    Tempat

    Place des Pyramides
    75001 Paris 1

    Perencana rute

    Harga
    Gratis

    Situs resmi
    www.louvre.fr

    Informasi lebih lanjut
    Akses :
    Sampai pukul 17:30 : melalui jalur Richelieu
    Setelah pukul 17:30 : melalui Piramida saja

    Komentar
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda