Pameran Lionel Sabatté di Musée de la Chasse et de la Nature: ketika satwa kembali mengambil bagian liarnya

Oleh Laurent de Sortiraparis · Diperbarui 10 Juli 2026 pukul 02:30
Museum Perburuan dan Alam di Paris menampilkan pameran "Ce qui reste" karya Lionel Sabatté, berlangsung dari 15 Oktober 2026 hingga 21 Maret 2027. Lukisan, patung, gambar, dan permadani di pameran ini mengeksplorasi figur hewan, materi, dan siklus kehidupan.

Dan bagaimana jika hewan-hewan menceritakan kisah yang berbeda? Musée de la Chasse et de la Nature mempersembahkan Ce qui reste, sebuah pameran monograf karya Lionel Sabatté yang bisa dinikmati di Marais, Paris, dari 15 Oktober 2026 hingga 21 Maret 2027. Berlokasi di dua rumah bangsawan yang menjadi tempat museum serta di halaman, rute pameran ini menyatukan lukisan, gambar, patung, dan permadani, kebanyakan berupa karya-karya baru, dengan tema sentral dalam karya seniman itu: hubungan antara yang hidup, materi, dan waktu.

Exposition Lionel Sabatté au Musée de la Chasse et de la Nature : quand les animaux reprennent leur part sauvageExposition Lionel Sabatté au Musée de la Chasse et de la Nature : quand les animaux reprennent leur part sauvageExposition Lionel Sabatté au Musée de la Chasse et de la Nature : quand les animaux reprennent leur part sauvageExposition Lionel Sabatté au Musée de la Chasse et de la Nature : quand les animaux reprennent leur part sauvage
Courtesy de l’artiste © Lionel Sabatté, ADAGP, Paris, 2026 / Photo : © Grégory Copitet

Pameran ini melanjutkan dialog yang dilakukan dengan penuh komitmen antara Lionel Sabatté dan Musée de la Chasse et de la Nature selama beberapa tahun. Setelah dipresentasikan La Sélection de Parentèle pada 2017 dan masuknya tiga burung layang-layang debu ke dalam koleksi museum, sang seniman kembali dengan serangkaian karya terbaru yang didedikasikan untuk tokoh-tokoh hewan. Rusa, serigala, anjing, babi hutan, atau beruang muncul dalam bentuk-bentuk yang sengaja tidak stabil, di antara patung, lanskap, dan materi yang sedang berubah. Jauh dari representasi naturalistik, hewan-hewan ini bergerak di antara kekuatan dan kerentanan, hingga perlahan kehilangan atribut-atribut yang biasanya mendefinisikan mereka.

Materi memegang peran penting dalam seri terbaru ini. Lionel Sabatté bekerja dengan debu, oksidasi, wol, kayu, semen, maupun tanah, selain unsur-unsur yang berasal dari tubuh seperti kuku atau kulit mati. Material-material ini, sering dikaitkan dengan sesuatu yang hilang atau terbuang, menjadi titik permulaan bagi karya-karya yang mengeksplorasi siklus transformasi makhluk hidup. Melalui karya-karya tersebut, sang seniman juga meninjau batas antara kerajaan hewan, tumbuhan, dan manusia. Ia menjelaskan bahwa kreasi-kreasi ini membahas "kehilangan sebagai kebutuhan hidup".

Dengan berdialog bersama koleksi tetap museum, Yang Tersisa di Musée de la Chasse et de la Nature menawarkan pembacaan kontemporer terhadap sosok hewan dan tempatnya dalam imajinasi kita. Konfrontasi antara karya kuno dan ciptaan masa kini menghadirkan sudut pandang baru tentang tema kehidupan, kepunahan, dan metamorfosis, yang melintasi baik jalur pameran museum maupun karya Lionel Sabatté.

Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.

Informasi berguna

Tanggal dan jadwal
Dari 15 Oktober 2026 Pada 21 Maret 2027

× Perkiraan waktu buka: untuk mengonfirmasi waktu buka, silakan hubungi restoran.

    Tempat

    60, rue des Archives
    75003 Paris 3

    Perencana rute
    Aksesibilitas
    Mengakses
    M°Arts et Métiers

    Harga
    Tarif réduit : €11
    Plein tarif : €13

    Situs resmi
    www.chassenature.org

    Informasi lebih lanjut
    Buka dari Selasa hingga Minggu pukul 11.00–18.00. Malam khusus pada hari Rabu hingga pukul 21.30.

    Komentar
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda