Satu tahun setelah Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024, Kota Cahaya bertekad untuk menghormati acara luar biasa ini. Selama musim panas 2025, akan ada sejumlah acara untuk merayakan ulang tahun istimewa ini, termasuk acara olahraga, konser, dan permainan. Dan untuk membuat kenangan akan acara olahraga ini bertahan lebih lama lagi, monumen dan karya seni juga akan dibuka untuk umum.
Pada tanggal 26 Mei 2025, Anne Hidalgo mengumumkan pembuatan monumen untuk para juara, yang dirancang untuk memberi penghormatan kepada para atlet Prancis yang memenangkan medali selama Olimpiade. Namun, bukan hanya itu saja. Selama upacara pembukaan Olimpiade, 10 patung emas didirikan di kedua sisi sungai Seine, di kaki jembatan Alexandre III. Sebuah tanda penghormatan bagi 10 wanita hebat yang telah meninggalkan jejak mereka dalam sejarah Prancis.
Patung-patung untuk upacara pembukaan: siapakah 10 wanita yang dihormati di Sungai Seine?
Mereka muncul dari Sungai Seine saat lagu Marseillaise bergema dari atap Grand Palais: 10 patung emas muncul selama upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024. Namun, siapakah para wanita yang menjadi sorotan ini? [Baca selengkapnya]
Segera setelah Olimpiade berakhir, Walikota Paris mengungkapkan keinginannya untuk melihat patung-patung ini dipasang secara permanen di ibu kota. Keinginan yang akan segera menjadi kenyataan.
Kesepuluh patung tersebut akan dipasang dan diresmikan di rue de la Chapelle, di arondisemen ke-18, pada tanggal 26 Juli 2025. Patung-patung yang berdiri setinggi hampir empat meter itu kini telah menemukan tempat definitifnya di ibu kota: patung-patung itu melambangkan warisan Olimpiade Paris dan pentingnya representasi perempuan dalam sejarah dan budaya.
Patung-patung tersebut mewakili Christine de Pizan, Jeanne Barret, Olympe de Gouges, Louise Michel, Alice Guy, Alice Milliat, Paulette Nardal, Simone de Beauvoir, Simone Veil, dan Gisèle Halimi.
Tanggal dan jadwal
Pada 26 Juli 2025
Tempat
Distrik La Chapelle
55 TER Rue de la Chapelle
75018 Paris 18



Patung-patung untuk upacara pembukaan: siapakah 10 wanita yang dihormati di Sungai Seine?


















