Ketika kita berpikir tentang Guillaume Apollinaire, kita sering berpikir tentang kaligrafinya, Alcool dan puisi modern. Paris adalah tempat yang menginspirasi karyanya. Menelusuri jejaknya di ibu kota berarti berjalan-jalan di Montmartre, mendengarkan gumaman Pont Mirabeau, mengunjungi makamnya di Père-Lachaise... Mulailah berjalan-jalan di Paris yang nyata dan simbolis karya Apollinaire.
Seorang penyairavant-garde, Guillaume Apollinaire senang memadukan lirik, modernitas, dan eksperimen. Tiba di Paris pada awal abad ke-20, ia sering mengunjungi lingkaran artistik Montmartre dan Montparnasse, di mana ia bergaul dengan Picasso, André Derain, dan Max Jacob. Dia menciptakan istilah"surealisme" dan memperbarui puisi dengan Kaligrafi.
Terluka dalam Perang Dunia I, ia meninggal karena flu Spanyol pada tahun 1918. Karyanya yang berakar pada tradisi sekaligus modern menjadikannya penghubung antara dua abad sastra.
9 rue Léonie (sekarang rue Henner; 9ᵉ arr.). Salah satu rumah pertamanya di Paris, tempat ia tinggal dari April 1907 hingga Oktober 1909. Alamat ini menandai kedatangannya di Paris, di kaki Montmartre, di bawah Place Blanche. Sebuah plakat peringatan menunjukkan bahwa ia tinggal di nomor ini.
Le Bateau-Lavoir (sebelumnya 7 rue Ravignan; 18ᵉ arr.). Kiblat artistik di mana ia bergaul dengan Picasso, Max Jacob, Braque, dan tokoh-tokoh avant-garde lainnya, tempat ini, yang sering digambarkan sebagai perumahan seniman, menjadi simbol utama inovasi artistik Paris.
Le Lapin Agile (18ᵉ arr.). Apollinaire juga sering mengunjungi kabaret legendaris di distrik ini, tempat berlangsungnya malam sastra, puisi malam hari, dan pertemanan artistik.
Le Pont Mirabeau (15ᵉ arr.). Ketika Apollinaire menjalin hubungan denganpelukis Marie Laurencin, ia menyeberangi Pont Mirabeau bersamanya dan menggubah puisi Le Pont Mirabeau yang terinspirasi dari hubungan asmara tersebut. Saat ini, sebuah plakat di jembatan bertuliskan kalimat pembuka: "Vienne la nuit sonne l'heure / Les jours s'en vont je demeure".
Le 202 boulevard Saint-Germain (7ᵉ arr.). Apollinaire meninggal pada 9 November 1918 di flat ini, di sudut rue Saint-Guillaume. Sebagai korban flu Spanyol yang diperparah oleh luka-luka perangnya, ia diumumkan sebagai "Meninggal untuk Prancis" karena dinas militernya.
Pemakaman Père-Lachaise (20ᵉ arr.). Ia dimakamkan di pemakaman Père-Lachaise, di makam yang dirancang oleh pelukis Serge Férat, di mana istrinya, Jacqueline, juga dimakamkan. Terukir di atas lempengan batu adalah tiga bait dari puisi Les Collines dan kutipan dari kaligrafi Cœur Couronné Miroir.
Rue Guillaume-Apollinaire (6ᵉ arr.). Dulunya bernama rue de l'Abbaye, jalan ini merupakan penghormatan kepada penyair dan menghubungkan Saint-Germain-des-Prés dengan rue Saint-Benoît.
Sejarah Jembatan Mirabeau
Diabadikan oleh Guillaume Apollinaire, Pont Mirabeau adalah salah satu jembatan paling terkenal di Paris. Terbuat dari logam, jembatan ini menawarkan pemandangan indah ke arah ibu kota. [Baca selengkapnya]
Au Lapin Agile, kabaret legendaris di jantung Montmartre yang bohemian
Di Montmartre, Au Lapin Agile adalah kabaret legendaris tempat Brassens bernyanyi, Picasso minum, dan Apollinaire bermimpi. Tempat unik yang masih mengabadikan semangat bohemian yang bebas di distrik Butte, arondisemen ke-18. [Baca selengkapnya]
Bateau Lavoir, sarang seni modern di Montmartre
Bertengger di alun-alun kecil di Montmartre sejak tahun 1904, Bateau-Lavoir merupakan pusat kreatif utama tempat Picasso, Modigliani, dan Apollinaire meninggalkan jejak mereka. [Baca selengkapnya]
Alamat legendaris dan situs bersejarah Montmartre yang artistik dan bohemian
Bertengger di ketinggian Paris, Montmartre adalah jantung dari bohemia artistik pada abad ke-19 dan ke-20. Pelukis, penyair, dan penulis lagu tinggal di sana dengan bebas di antara kabaret, studio, dan lorong-lorong yang curam, meninggalkan jejak abadi pada jiwa ibu kota. [Baca selengkapnya]
Père Lachaise, pemakaman paling legendaris di Paris, dengan makam tokoh-tokoh terkenal
Pemakaman Père Lachaise adalah pemakaman terbesar di Paris dan salah satu yang paling banyak dikunjungi di dunia. Baik karena sejarahnya, tokoh-tokohnya yang termasyhur, atau bahkan legendanya, ini adalah tempat yang tidak boleh dilewatkan di ibu kota. [Baca selengkapnya]
Tempat
Le Bateau Lavoir
8, Rue Garreau
75018 Paris 18











Sejarah Jembatan Mirabeau


Au Lapin Agile, kabaret legendaris di jantung Montmartre yang bohemian


Bateau Lavoir, sarang seni modern di Montmartre


Alamat legendaris dan situs bersejarah Montmartre yang artistik dan bohemian


Père Lachaise, pemakaman paling legendaris di Paris, dengan makam tokoh-tokoh terkenal














