Jika kami memberi tahu Anda bahwa makam terbesar di Prancis terletak di kawasan Paris, mungkin Anda akan membayangkan pemakaman terkenal Père Lachaise. Namun, sebenarnya, gelar tersebut diberikan kepada tempat yang kurang dikenal, yaitu pemakaman Paris di Pantin. Dengan luas lebih dari 100 hektar, ini merupakan pemakaman terbesar yang masih aktif di Prancis dan terletak di dekat pintu masuk ibu kota.
Pada akhir abad ke-19, Paris berkembang pesat. Jumlah penduduk meningkat, begitu pula kebutuhannya. Kuburan dalam kota tidak lagi memadai. Oleh karena itu, Pemerintah Paris memutuskan untuk membuka pemakaman baru di luar batas administratifnya, sambil tetap mengelolanya secara langsung.
Dalam konteks ini, pemakaman Pantin resmi dibuka pada tahun 1886. Dirancang dengan skala besar, kini luasnya mencapai sekitar 107 hektar, lebih dari dua kali lipat ukuran Pemakaman Père-Lachaise. Tata ruangnya sangat terstruktur: jalan-jalan panjang yang lurus, pembagian area yang diberi nomor, dan pola yang hampir menyerupai kota. Jika Pemakaman Père-Lachaise dikenal di seluruh dunia, maka Pantin jauh lebih sepi dari segi kunjungan wisata.
Itu tidak berarti bahwa kawasan ini tidak menyimpan tokoh-tokoh penting. Di sana, terdapat makam dari sutradara Jean-Pierre Melville, filsuf Emmanuel Lévinas, pelukis Émile Bernard, penyanyi Fréhel, dan juga penerbang Jules Védrines.
Dengan ratusan ribu makam dan hampir satu juta orang yang dimakamkan sejak didirikan, pemakaman Pantin mencerminkan keragaman sosial, budaya, dan agama di wilayah Paris. Di sini juga terdapat salah satu kompleks pemakaman Muslim terbesar di Prancis.
Masih aktif beroperasi, menjadikannya semakin penting dalam dunia pemakaman di Prancis. Bahkan, keistimewaan inilah yang sering ditekankan: ini adalah pemakaman terbesar di Prancis yang masih aktif digunakan.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.
Tempat
Pemakaman Paris di Pantin
164 Avenue Jean Jaurès
93500 Pantin























