Hospital terkenal di Paris ini dulunya sebenarnya... sebuah pabrik mesiu.

Oleh Rizhlaine de Sortiraparis · Diperbarui 10 Februari 2026 pukul 14:27
Tahukah Anda bahwa salah satu rumah sakit terbesar di Paris dulunya adalah pabrik meriam? Mari kita telusuri transformasi menakjubkan yang terjadi di jantung kota ini.

Salpêtrière. Nama ini mungkin terdengar cukup aneh untuk sebuah rumah sakit. Namun, sebenarnya, nama tersebut menyimpan jejak sejarah yang berharga dari tempat ini. Ia merujuk pada garam bina, bahan utama dalam pembuatan bubuk mesiu yang selama berabad-abad menjadi komoditas penting bagi kerajaan Prancis.

Jauh sebelum menjadi tempat kedatangan dokter dan pasien, situs ini terletak di pinggiran Paris. Di sini, salpeter dibuat dan disimpan dalam bangunan besar yang terisolasi, dirancang khusus untuk kegiatan yang sensitif ini. Nama tersebut tetap terjaga hingga hari ini, menjadi saksi bisu dari sebuah fungsi yang kini terlupakan. Salpeter tidak ditemukan dengan mudah. Bahan ini diperoleh melalui proses rumit, sering kali dari bahan alami yang membusuk. Sebuah kegiatan yang kurang bergensi, tetapi sangat penting pada masa itu.

Produksi ini telah meninggalkan jejak mendalam pada identitas tempat tersebut. Bahkan setelah aktivitas ini berhenti, la Salpêtrière tetap mempertahankan namanya. Pada abad ke-17, tempat ini menjalani transformasi baru: Pada tahun 1656, la Salpêtrière menjadi bagian dari Hôpital Général de Paris. Saat itu, ia berubah menjadi sebuah fasilitas besar yang menampung perempuan-perempuan yang menghadapi kesulitan besar: orang-orang tanpa sumber daya, yatim piatu, atau mereka yang termarginalkan.

Pada masa itu, Salpêtrière belum berfungsi sebagai rumah sakit dalam pengertian modern. Tempat ini lebih berperan sebagai pusat penampungan dan pengawasan, mencerminkan kebijakan sosial saat itu. Kehidupan di sana relatif sederhana dan kadang sulit, meskipun beberapa kisah yang beredar dari generasi ke generasi kemungkinan besar termasuk cerita rakyat yang telah didiami mitos.

Pada abad ke-19, Salpêtrière mulai beralih ke era kedokteran modern. Rumah sakit ini kemudian berkembang menjadi pusat medis terkemuka, berkat karya neurolog terkenal Jean-Martin Charcot yang membawa reputasinya ke level internasional. Kini, bagian dari Rumah Sakit Pitié-Salpêtrière, bekas Salpêtrière menjadi bagian dari satu kompleks rumah sakit raksasa, yang sering disebut sebagai rumah sakit umum terbesar di Eropa, baik dari segi luas area, jumlah bangunan, maupun ragam spesialisasinya.

Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.

Informasi berguna

Tempat

47-83 boulevard de l'Hôpital
75013 Paris 13

Perencana rute

Kata kunci : paris 13, anekdot paris, paris
Komentar
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda