Terletak di tengah Pulau Katedral, di antara Kedubes Kerahasiaan dan Markas Polisi, Pengadilan Perdagangan Paris tampil dengan siluet khas dan kubah yang megah.
Meski institusi Pengadilan Perdagangan termasuk yang tertua di Prancis—berakar dari sebuah perintah Charles IX pada tahun 1563—bangunan yang kita lihat hari ini jauh lebih baru. Dibangun antara tahun 1860 dan 1865 di bawah arahan arsitek Antoine-Nicolas Bailly, bangunan ini merupakan bagian dari transformasi besar Paris yang dipelopori oleh Baron Haussmann. Napoléon III saat itu ingin menjadikan gedung ini sebagai simbol kekuatan ekonomi Paris yang semakin berkembang.
Gaya yang dipilih adalah Renaisans Italia. Namun, jangan tertipu penampilannya yang klasik: di balik fasadnya, bangunan ini menyembunyikan inovasi teknologi zamannya, menggunakan struktur logam guna menopang kubah yang besar dan mengesankan.
Bagian paling menakjubkan dari bangunan ini tentunya adalah kupola-nya yang menjulang setinggi 45 meter. Dalam merancangnya, Bailly mengambil inspirasi dari gereja kecil Santa Maria della Pace di Brescia, Italia, yang menjadi favorit Kaisar. Tetapi di balik keindahannya, tersembunyi sebuah keunikan yang sering luput dari perhatian: posisi kupola ini tidak berpusat, melainkan sepenuhnya tidak simetris.
Monumen indah di Pulau Cité ini tidak simetris karena sebuah keinginan aneh dari Haussmann
Terletak di Pulau Cité, di pusat kekuasaan kehakiman bersejarah di Paris, Pengadilan Niaga merupakan sebuah karya arsitektur yang jarang dikenal dari era Kedua Kekaisaran. Dari kubah megah hingga keindahan interiornya yang mewah, bangunan ini menyimpan keunikan dalam keberanian arsitekturalnya: sebuah kubah yang sengaja didesain tidak simetris untuk memenuhi kebutuhan tata kota yang diinginkan oleh Baron Haussmann. [Baca selengkapnya]




Fasad di tepi Sungai Seine dihiasi dengan patung-patung yang melambangkan Hukum, Keadilan, Ketegasan, dan Kewaspadaan—seperti yang sering ditemui di berbagai pengadilan. Setelah melewati pintu-pintu berat tersebut, pengunjung akan disambut dengan interior yang megah, di mana mereka dapat melihat ukiran berpredikat huruf "N" milik Napoléon di beberapa bagian, serta patung singa yang gagah di pintu masuk. Tangga kehormatan, yang besar dan berputar dua kali, dihiasi dengan empat patung yang mewakili pelayaran laut dan darat, serta seni mekanik dan industri.
Ruangan Pas Perjuangan dan ruang sidang lainnya, dengan langit-langit yang dilukis dan kayu yang menghiasinya, mengingatkan kita akan kesungguhan tempat ini. Ruang utama yang terbesar dan paling mencolok ini, dengan ukurannya yang luas dan ragam detailnya, memancarkan kekhidmatan. Ruang Dewan, yang digunakan untuk sidang tertutup, di atas perapian dipajang sebuah kain tapestry indah dari Gobelins yang melambangkan keadilan dan atribut-atributnya.
Namun, ini bukan istana yang bisa dikunjungi seperti Sainte-Chapelle yang bersebelahan. Karena merupakan pengadilan yang tetap beroperasi, suasananya serius dan tidak sembarang orang bisa masuk. Di luar Hari Warisan Budaya, kunjungan ke Pengadilan cukup terbatas, namun tur berpemandu spesial kadang diselenggarakan oleh Ivan Denat. Biaya sekitar 17 euro per orang untuk menjelajah bangunan selama kurang lebih 2 jam, tapi ingat, tempat sangat cepat terisi!
Kami sempat menyaksikan salah satu dari acara tersebut, menjelajahi sudut-sudut yang biasanya tertutup untuk umum. Ini menjadi kesempatan langka untuk mengenali kembali keindahan monument ini yang sering terlupakan, sekaligus memahami bagaimana sistem pengadilan bekerja secara lebih mendalam. Tangga kehormatan sungguh meninggalkan kesan mendalam, sebuah karya seni yang luar biasa!
Perhatian, kunjungan ini tidak disarankan untuk anak-anak kecil, karena Anda perlu berperilaku tenang agar tidak mengganggu para penonton, hakim, maupun pengacara yang sedang bekerja. Akibatnya, beberapa ruang mungkin tidak dapat diakses selama kunjungan Anda, meskipun terkadang Anda berkesempatan menyaksikan sidang secara langsung.
Tanggal dan jadwal
Hari-hari berikutnya
Senin :
ditutup
Tempat
Pengadilan Niaga Paris
1 Quai de la Corse
75004 Paris 4
Harga
€17
Situs resmi
exploreparis.com











Monumen indah di Pulau Cité ini tidak simetris karena sebuah keinginan aneh dari Haussmann






























