Toko serba ada besar Paris: alamat legendaris yang mengubah ibukota

Oleh Audrey de Sortiraparis · Foto oleh Cécile de Sortiraparis · Diperbarui 25 Maret 2026 pukul 19:52
Di Paris, toko serba ada bukan sekadar kuil belanja, melainkan institusi nyata. Di balik fasad-fasad monumentalnya, kubah-kubahnya, dan etalase-etalasenya, mereka menceritakan kisah lain tentang ibu kota: Paris yang anggun di mana warisan budaya, arsitektur, dan modernitas saling bertemu.

Di Paris, beberapa monumen bisa dikunjungi, lainnya dijelajahi sambil berkeliling di antara etalase, tangga, dan rak. pusat perbelanjaan besar Paris termasuk dalam kategori kedua ini. lahir pada abad ke-19 dengan revolusi perdagangan modern, mereka telah mengubah pembelian menjadi sebuah perjalanan, etalase menjadi pertunjukan, dan alamat menjadi tujuan. Beberapa masih bersinar, yang lain telah hilang, tetapi semuanya meninggalkan jejak di ibu kota.

Le Bon Marché: pelopor di tepi kiri Sungai Seina

Kalau harus memulai dengan sosok patriark, dialah orangnya. Berdiri sejak 1852 di 24 rue de Sèvres, dalam sebuah komplek luas yang juga dikelilingi oleh jalan du Bac, du Babylone dan Velpeau, Le Bon Marché sering dipresentasikan sebagai toko besar pertama di Paris. Sejarahnya meledak berkat dorongan Aristide dan Marguerite Boucicaut, yang terlebih dulu memahami bahwa sebuah toko bisa menjadi pengalaman total: harga-harga yang dipajang, pilihan yang melimpah, cara penataan barang, dan bahkan, pada saat itu, sebuah seni untuk membangkitkan impian pelanggan.

Réouverture du Bon Marché Rive Gauche à ParisRéouverture du Bon Marché Rive Gauche à ParisRéouverture du Bon Marché Rive Gauche à ParisRéouverture du Bon Marché Rive Gauche à Paris Le Bon Marché Rive Gauche di Paris, toko serba ada tertua di Paris
Le Bon Marché, department store pertama di dunia, adalah institusi belanja ikonik di Paris. Terletak di tepi kiri Kota Cahaya, di arondisemen 7ᵉ yang sangat apik, alamat bersejarah ini menawarkan pilihan merek-merek mewah, desainer muda, dan produk eksklusif di bidang mode, kecantikan, rumah, dan anak-anak. [Baca selengkapnya]

BHV Marais: toko serba ada milik orang Paris

Di hadapan Hôtel de Ville, BHV Marais tetap menjadi salah satu yang paling akrab bagi warga Paris. Alamat ikoniknya, 52 Rue de Rivoli, cukup merangkum jiwanya: sentral, praktis, hidup, sedikit serba bisa. Lahir pada 1856 dengan nama Bazar de l’Hôtel de Ville, ia membangun identitas yang sedikit berbeda dari toko serba ada besar lainnya, kurang formal, lebih sehari-hari, hampir akrab. Orang datang untuk dekorasi, kerajinan rumah, mode, temuan yang berguna, dan pembelian mendesak yang kadang berujung pada ekspedisi yang jauh lebih panjang dari perkiraan.

Printemps Haussmann: panggung utama di boulevard

Printemps Haussmann, yang alamatnya kini membentang dari 2 rue du Havre, 64-70 boulevard Haussmann, hingga 115-127 rue de Provence, dibuka pada tahun 1865 di persimpangan boulevard Haussmann dan rue du Havre. Pendirinya, Jules Jaluzot, yakin pada sebuah kawasan yang tengah berkembang pesat, tidak jauh dari stasiun Saint-Lazare. Dalam waktu singkat, Printemps menjadi salah satu simbol department store Paris, bahkan mewakili "katedral perdagangan" yang terkenal di mana orang datang bukan hanya untuk arsitektur, etalase, dan diskon, tetapi juga untuk belanja itu sendiri.

Bar Perché, café littéraire - terrasse du Printemps Haussmann  - 0D91ABD4 4AD7 4567 8CA1 2B4BC36D42AEBar Perché, café littéraire - terrasse du Printemps Haussmann  - 0D91ABD4 4AD7 4567 8CA1 2B4BC36D42AEBar Perché, café littéraire - terrasse du Printemps Haussmann  - 0D91ABD4 4AD7 4567 8CA1 2B4BC36D42AEBar Perché, café littéraire - terrasse du Printemps Haussmann  - 0D91ABD4 4AD7 4567 8CA1 2B4BC36D42AE Le Printemps Haussmann di Paris: toko serba ada yang ikonik
Busana wanita dan pria, kecantikan, kemewahan, perhiasan, barang-barang kulit, sepatu, dekorasi rumah, restoran, dan layanan pribadi - semuanya ditawarkan di Printemps Haussmann untuk pengalaman berbelanja khas Paris! [Baca selengkapnya]

Galeries Lafayette Haussmann: Ratu Kubah

Sulit membicarakan department store besar di Paris tanpa menengok ke kubah dari Galeries Lafayette Haussmann. Secara keseluruhan, kompleks ini menempati 38-42 boulevard Haussmann, juga 1 rue La Fayette dan 15 rue de la Chaussée-d’Antin. Didirikan pada 1894, Galeries ini terkenal karena arsitektur yang spektakuler, ditandai oleh Art nouveau: gaya ini dikenal lewat garis-garis melengkung, motif bunga, besi tempa yang elegan, dan selera terhadap cahaya yang dipentaskan. Mereka menjadi simbol momen ketika department store tidak lagi sekadar tempat belanja, melainkan pertunjukan arsitektur itu sendiri.

Réouverture des Galeries Lafayette HaussmannRéouverture des Galeries Lafayette HaussmannRéouverture des Galeries Lafayette HaussmannRéouverture des Galeries Lafayette Haussmann Galeries Lafayette Haussmann di Paris, toko serba ada yang paling terkenal
Galeries Lafayette Haussmann, pusat perbelanjaan paling terkenal di dunia, adalah kuil belanja tak terbantahkan bagi orang asing dan warga Paris. Dan mengapa demikian? Banyaknya etalase yang berubah sesuai musim, bangunan Art Deco, kubah yang megah, dan tentu saja merek-merek fesyen, kecantikan, dan desain interior yang mewah! [Baca selengkapnya]

La Samaritaine: ikon di kaki Pont-Neuf

Di bawah Pont-Neuf, di antara Sungai Seine dan jalan Rivoli, La Samaritaine memiliki posisi yang unik. Alamatnya sekarang adalah 9 rue de la Monnaie, meskipun sejarahnya melampaui angka itu. Didirikan pada 1870 oleh Ernest Cognacq, toko ini tumbuh menjadi salah satu department store terkenal di Paris, dikenal lewat slogannya "On trouve tout à La Samaritaine". Keunikan bangunannya terletak pada perpaduan Art Nouveau dan Art Déco: yang pertama menonjolkan lengkungan serta hiasan-hiasan yang terinspirasi dari kehidupan, sedangkan yang kedua menonjolkan garis-garis geometris, keanggunan terstruktur, dan dekorasi bergaya styling. Tutup pada tahun 2005, Samaritaine dibuka kembali pada 2021, setelah proses renovasi panjang.

La Samaritaine se dévoile en photos !La Samaritaine se dévoile en photos !La Samaritaine se dévoile en photos !La Samaritaine se dévoile en photos ! Samaritaine Paris: area perbelanjaan dan restoran di toko bersejarah dan acara-acaranya
La Samaritaine membuka kembali pintunya pada tahun 2021 setelah 16 tahun direnovasi. Jelajahi area perbelanjaan, kecantikan, dan restorannya. Anda akan senang berjalan-jalan, menikmati ruang minum teh, dan menemukan tangga dan jendela toko yang megah. [Baca selengkapnya]

Alamat-alamat yang hilang, namun masih menghantui kenangan Paris

Paris membanggakan yang masih bertahan, tetapi ia juga punya tempat istimewa untuk yang hilang. Di antara mereka, Grands Magasins du Louvre, yang berlokasi di 91 rue de Rivoli hingga ke Place du Palais-Royal, adalah raksasa abad ke-19 dan salah satu teladan toko serba ada modern. Setelah tutup pada 1974, situs itu berubah menjadi Louvre des antiquaires. Hantu lain, La Belle Jardinière, lahir pada 1824 di Île de la Cité sebelum akhirnya bertempat di quai de la Mégisserie, persimpangan dengan rue du Pont-Neuf. Berfokus pada pembuatan pakaian, ia menjadi salah satu merek paling ikonik di pusat Paris.

Di Paris, pusat perbelanjaan bukan sekadar kuil belanja... mereka benar-benar merupakan institusi!

Informasi berguna

Tempat

24 Rue de Sèvres
75007 Paris 7

Perencana rute
Aksesibilitas
Mengakses
M°10 dan 12 - Sèvres Babylone


64, bd Haussmann
75009 Paris 9

Perencana rute
Aksesibilitas


40 Boulevard Haussmann
75009 Paris 9

Perencana rute
Aksesibilitas


52 Rue de Rivoli
75004 Paris 4

Perencana rute
Aksesibilitas
Mengakses
Metro: Hôtel de ville (jalur 1)


19 Rue de la Monnaie
75001 Paris 1

Perencana rute

Komentar
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda