Di Grisy-les-Plâtres, di Val-d’Oise, Maison de Butel menyambut para penjelajah di desa kecil bernama sama, sedikit terpisah dari pusat kota. Di balik penampilannya yang sederhana, rumah pertanian kuno ini menjadi saksi arsitektur vernacular Vexin Prancis. Ia bahkan telah dianugerahi Patrimoine d’intérêt régional sejak 2018 oleh Région Île-de-France. Tapi bagaimana sebenarnya kisahnya?
Dia dikenal dengan nama Butel, atau Butelle, merujuk pada desa tempatnya berada. Penelitian yang dilaporkan oleh Inventaire patrimonial d’Île-de-France menunjukkan bahwa properti saat ini dulu merupakan bagian dari sebuah kompleks yang lebih luas, dimiliki selama hampir tiga abad, antara 1560 dan 1870, oleh keluarga Myr. Rumah yang terlihat sekarang konon dibangun pada peralihan abad ke-18 ke ke-19, dengan perkiraan tanggal pada kuartal terakhir abad ke-18, didukung terutama oleh ubin tanah liat yang memuat tanggal 1789 dan 1791.
Di Grisy-les-Plâtres, rumah ini masih mengisahkan sejarah pedesaan Vexin. Berdiri di tepi Vieille Rue, Maison de Butel tersusun mengelilingi sebuah halaman dengan beberapa bangunan utama: rumah utama, sebuah bangunan tambahan, dan sebuah rumah merpati. Keseluruhan kompleks ini menggambarkan arsitektur tradisional yang lama terkait erat dengan kehidupan pertanian setempat, di wilayah di mana peternakan dan rumah-rumah pedesaan masih sangat membentuk lanskapnya.
Terpelihara dengan sangat baik, properti ini kini menjadi Le Jardin de campagne, sebuah kebun pembibitan tanaman perenial koleksi. Kebun tersebut juga diberi label Jardin remarquable sejak 2011 oleh Kementerian Kebudayaan. Pada 2018, Région Île-de-France memberikan kepada keseluruhan properti maupun kebun itu label Patrimoine d’intérêt régional, memuji sebuah situs ikonik arsitektur tradisional Vexin français. Mau kita jalan-jalan ke sana?
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.















