Dan bagaimana jika menghadapi usia tua menjadi sebuah petualangan? Di antara mimpi ksatria dan kenyataan yang peka, lakon Papy Quichotte, ditulis dan disutradarai oleh Elsa Granat, membawa Anda dalam sebuah petualangan yang menyentuh dan unik, dari 19 Februari hingga 8 Maret 2026 di Théâtre Paris-Villette, di mana senjata cinta keluarga lebih kuat daripada keputusasaan.
Dalam karya ini dibawakan oleh Compagnie Tout un ciel, seorang kakek yang diam membeku di kursinya setiap pagi menganggap dirinya Don Quichotte. Alih-alih menegurnya, keluarganya justru mendukung: sang anak menjadi Lancelot, sang ibu menciptakan musuh untuk dilawan, dan semua terjun ke dalam narasi imajinatif untuk menghindari EHPAD bagi patriark yang kehilangan kemandiriannya. Di samping mereka, cucunya menyaksikan apa yang disebut sebagai teater kehidupan sehari-hari, berayun antara kekaguman, kasih sayang, dan pencarian kebenaran.
Di atas panggung, keseharian direkonstruksi menjadi epik lewat perpaduan harmonis antara akting, boneka, kreasi suara, dan cahaya yang berganti-ganti, diciptakan oleh tim artistik yang berdedikasi: Maëlys Certenais, Antoine Chicaud, Esther Lefranc, Dominique Parent, dan Géraldine Zanlonghi dalam manipulasi. Desain panggung karya James Brandily mengubah ruangan menjadi medan bermain yang bergerak, antara kamar, istana, dan dataran pertempuran, sementara musik latar dari Mathieu Barché membangun ritme emosi, antara kelucuan, ketegangan, dan kelembutan.
Papy Quichotte tidak hanya menceritakan kisah usia lanjut; ia menanyakan posisi narasi dalam hidup kita. Ketika fiksi bisa menemani berakhirnya sebuah siklus tanpa rasa sakit, batas antara perlindungan dan kebohongan ada di mana? Pertunjukan ini menelusuri batas-batas tersebut dengan kehalusan, dalam gaya penulisan yang sangat kontemporer, hasil kerja dramatis panjang yang dilakukan bersama Laure Grisinger.
Pertunjukan ini ditujukan bagi mereka yang pernah menghadapi ketergantungan dari orang terdekat, maupun bagi para penggemar teater berorientasi pada isu sosial, permainan peran naratif, atau sekadar ingin melihat bagaimana lingkungan keluarga bisa menjadi panggung untuk perlawanan yang lembut. Anda orang tua, remaja, pendamping, pendidik, atau sekadar penikmat kisah-kisah manusia yang kuat? Anda akan menemukan dalam Papy Quichotte sebuah tawaran yang kuat dan sensitif.
Sebaliknya, jika Anda mencari komedi ringan atau hiburan semata tanpa kedalaman maupun pertanyaan, pertunjukan ini bisa membingungkan. Ia lebih ditujukan bagi penonton yang siap tersentuh, tertawa pelan, dan kadang-kadang diguncang oleh emosi serta keyakinannya.
Dan jika fiksi adalah bentuk cinta? Dengan menyusup ke dalam zirah seorang pahlawan, Kakek memberi makna baru pada kesehariannya; keluarganya, dengan terlibat dalam petualangan ini, menawarkan cara pandang berbeda tentang perawatan, ingatan, dan akhir hayat. Suatu momen teater yang sangat manusiawi, layak disimak sepanjang rangkaian pertunjukan dari Februari hingga Maret.
Mari temui pertunjukan unik ini, yang mengajak Anda merenungkan kembali kekuatan cerita, melintasi berbagai generasi, dan dengan lembut mengeksplorasi kekuatan ikatan keluarga.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.
Tanggal dan jadwal
Dari 19 Februari 2026 Pada 8 Maret 2026
Tempat
Théâtre Paris-Villette
211 Avenue Jean Jaurès
75019 Paris 19
Perencana rute
Harga
Tarif groupes : €6 - €9
Tarif minimas sociaux : €9
Tarif jeunes -30 ans / étudiants : €11
Tarif réduit : €14
Plein tarif : €17
Usia yang disarankan
Mulai dari 7 tahun
Durasi rata -rata
55 mnt
Situs resmi
www.theatre-paris-villette.fr
Informasi lebih lanjut
Kamis, 19 Februari pukul 14:30 | sekolah
Jumat, 20 Februari pukul 14:30 | sekolah
Jumat, 20 Februari pukul 19:00
Minggu, 22 Februari pukul 15:30
Selasa, 24 Februari pukul 14:30
Rabu, 25 Februari pukul 14:30
Kamis, 26 Februari pukul 14:30
Minggu, 1 Maret pukul 15:30
Rabu, 4 Maret pukul 14:30
Kamis, 5 Maret pukul 14:30
Sabtu, 7 Maret pukul 17:00
Minggu, 8 Maret pukul 15:30















