Île-de-France sedang menghadapi kualitas udara yang memburuk akibat polusi ozon hari ini, Minggu, 8 Maret 2026. Sebagai langkah antisipasi, kepolisian Paris memutuskan untuk memberlakukan langkah-langkah pembatasan lalu lintas dan pengendalian sementara kecepatan kendaraan di sejumlah besar jaringan jalan di wilayah Île-de-France. Kebijakan ini berlaku mulai pukul 05.30 hingga 23.59.
Pengendara yang melintas di Wilayah Paris diwajibkan mengikuti penurunan batas kecepatan maksimal secara khusus:
Pembatasan kecepatan di Île-de-France ini bertujuan untuk mengurangi emisi polutan di udara dan melindungi masyarakat dari dampak episode ini. Kota Paris memberikan dukungan logistik kepada Preftiure Kepolisian untuk memastikan kepatuhan terhadap langkah-langkah ini, dengan melibatkan petugas pengawas di Paris. Sebagian besar langkah tersebut diatur secara rinci dalam peraturan dari Preftiure Kepolisian mengenai pembatasan lalu lintas pada 8 Maret.
Prosedur koordinasi antar departemen untuk mengelola episode pencemaran menetapkan sejumlah tindakan ketika ambang batas lingkungan terpenuhi atau hampir tercapai. Di Île-de-France, langkah-langkah ini berlaku untuk empat polutan utama: karbon disulfida (SO2), ozon (O3), nitrogen dioksida (NO2), dan partikel PM10.
Tingkat informasi dan rekomendasi akan diaktifkan ketika paparan singkat berpotensi menimbulkan risiko bagi kelompok orang yang paling rentan. Dalam situasi ini, otoritas mengeluarkan panduan kesehatan dan dapat memberlakukan langkah-langkah tertentu untuk mengurangi emisi polutan, seperti penurunan kecepatan di jalan-jalan raya.
Menurut data dari laporan kualitas udara di Paris, polusi udara masih menjadi masalah utama bagi kesehatan masyarakat di ibu kota dan wilayah Île-de-France, terutama saat terjadi lonjakan konsentrasi ozon atau partikel halus di udara.
Jika situasi memburuk, tingkat kewaspadaan dapat ditetapkan. Langkah ini memungkinkan penerapan kebijakan darurat yang mencakup transportasi dan sejumlah aktivitas tertentu yang berkontribusi pada pencemaran udara.
Otoritas merekomendasikan warga Île-de-France untuk mengurangi penggunaan mobil pribadi dan lebih mengutamakan, jika memungkinkan, transportasi umum, berbagi perjalanan, atau bersepeda. Bagi mereka yang rentan, seperti anak-anak, lansia, penderita asma, serta mereka yang memiliki penyakit pernapasan dan jantung, disarankan untuk mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan.
Selain itu, disarankan untuk tidak memperburuk episode polusi ini dengan menghindari kegiatan yang menghasilkan zat pencemar, seperti penggunaan produk berbasis pelarut (asetona, vernis, lem, cat) dan mengurangi operasional instalasi tetap yang berkontribusi pada emisi ke udara.
Ketika langkah-langkah prefektur mengharuskan pengaturan lalu lintas bergilir bagi kendaraan bermotor, Île-de-France Mobilités memperkenalkan tarif harian anti-polusi seharga 4 euro. Tiket ini memungkinkan masyarakat untuk naik semua jenistransportasi umum di Île-de-France tanpa batasan selama satu hari penuh.
Langkah ini dirancang untuk mempermudah mobilitas warga sekaligus membantu mengurangi kemacetan lalu lintas, salah satu strategi yang digunakan saat menghadapi lonjakan polusi di wilayah tersebut.
Langkah-langkah yang diputuskan pada hari Minggu, 8 Maret 2026, berpotensi akan diperkuat jika episode pencemaran ini berlanjut atau bahkan memburuk. Jika kualitas udara semakin memburuk, kemungkinan larangan lalu lintas terhadap kendaraan paling polutif akan diberlakukan lagi.
Warga Franciliens diimbau untuk terus memantau perkembangan situasi dan mengikuti arahan resmi dari otoritas terkait.















