Pemilihan walikota dan legislatif 2026 akan berlangsung pada 15 dan 22 Maret di seluruh Prancis, termasuk di Paris. Di ibu kota, proses pemilihan mengikuti mekanisme khusus: pemilih memilih daftar calon di tingkat distrik, yang menentukan susunan anggota dewan distrik, dan anggota dewan tersebut nantinya berkontribusi dalam penentuan walikota Paris melalui pemilihan di dalam Dewan Kota Paris. Sistem ini menciptakan dua tingkat representasi, baik secara lokal maupun kota. Untuk memahami aturan pemilihan, prosedur pendaftaran, dan jadwalnya secara lengkap, Anda dapat memeriksa FAQ Pemilihan 2026 di Paris.
Didirikan pada tahun 2020, Paris Centre menggabungkan 1er, 2e, 3e, dan 4e arrondissement di ibukota dalam satu entitas administratif dan pemilihan tunggal. Terletak di pusat bersejarah Paris, kawasan ini membentang dari Halles hingga Île de la Cité, melewati kawasan Marais dan Place des Vosges. Di sini terkumpul banyak situs bersejarah, termasuk Louvre, Centre Pompidou, Hôtel de Ville, serta Notre-Dame de Paris. Kawasan ini merupakan perpaduan antara lingkungan hunian, pusat perbelanjaan, dan destinasi wisata, di tengah suasana yang kaya akan nilai budaya dan warisan sejarah.
Paris Centre menjadi pusat perhatian dengan penggabungan empat distrik administratif menjadi satu wilayah. Langkah ini menjadi fenomena unik dalam politik lokal di Paris. Kini, penduduk di kawasan tersebut hanya memilih satu walikota distrik yang bertanggung jawab atas seluruh area yang digabungkan. Perubahan ini tentu mempengaruhi cara mereka mendapatkan wakil di tingkat lokal dibandingkan dengan struktur sebelumnya.
Pada tahap ini, informasi yang disampaikan adalah sebagai berikut:
Wakil Wali Kota
Dewan Wilayah
Untuk mengenal calon-calon lain dalam pemilihan kota Paris ini, baca panduan khusus kami.
Pengumuman resmi dan susunan lengkap tim panitia kota akan diumumkan secara bertahap seiring dengan pernyataan dan publikasi resmi menjelang pemilihan yang akan berlangsung pada 15 dan 22 Maret 2026.















