Warga Prancis akan memberikan suaranya dalam pemilihan umum kota yang berlangsung pada 15 dan 22 Maret 2026. Tujuannya? Menetapkan anggota dewan kota masing-masing wilayah. Tapi di Paris, pemilihan ini akan terasa sedikit berbeda tahun ini. Setelah Reformasi sistem pemilihan yang diberlakukan pada 11 Agustus lalu, warga Paris kini diundang untuk memberikan suara dua kali: satu suara untuk memilih anggota dewan di Kecamatan dan satu lagi untuk memilih perwakilan di Kantor Walikota Paris.
Pemilihan Umum Kota 2026: Mengapa Warga Paris Perlu Memilih Dua Kali Tahun Ini? Inovasi dan Perubahannya
Berita besar datang dari Paris: Pemilihan umum kota kali ini akan mengharuskan warga mencoblos dua kali, pada hari Minggu 15 dan 22 Maret 2026, menyusul reformasi sistem pemilihan! Kami jelaskan apa saja yang berubah. [Baca selengkapnya]
Terletak di tepi kiri Sungai Seine, arrondissement ke-14 di Paris dikenal dengan berbagai distrik yang terkenal, seperti Montparnasse, taman Montsouris, Petit-Montrouge, dan Plaisance. Kawasan ini cukup ramai dikunjungi baik oleh warga lokal maupun wisatawan. Dan tidak mengherankan, karena arrondissement selatan ini menjadi rumah bagi pemakaman Montparnasse, tempat dimakamkannya tokoh-tokoh terkenal seperti Baudelaire, Serge Gainsbourg, Marguerite Duras, dan Jacques Chirac. Di sini juga terdapat Catacomb serta Observatorium Paris, yang selalu menjadi magnet bagi para wisatawan. Selain itu, arrondissement ini terkenal akan teater, bioskop, dan pasar barang bekas di pintu gerbang Vanves.



Pemilihan Umum Kota 2026: Mengapa Warga Paris Perlu Memilih Dua Kali Tahun Ini? Inovasi dan Perubahannya


















