Pemilihan umum kota Paris 2026: Siapa yang akan menjabat sebagai walikota di Distrik 13? – Hasilnya

Oleh Rizhlaine de Sortiraparis, Audrey de Sortiraparis · Foto oleh Cécile de Sortiraparis · Diperbarui 23 Maret 2026 pukul 10:24
Walikota terpilih langsung di putaran pertama di wilayah ke-13. Simak juga hasil pemilihan di kecamatan tersebut untuk putaran kedua pilkada Kota.

Pada Minggu, 15 dan 22 Maret 2026, warga negara akan memberikan suaranya dalam pemilihan untuk memilih walikota baru. Di Paris, pemilihan wali kota memiliki keunikan tersendiri: pemilih harus mencoblos dua surat suara sekaligus, satu untuk kecamatan dan satu lagi untuk kantong tertinggi di ibu kota. Setelah proses penghitungan suara selesai, terpilihlah walikota untuk setiap kecamatan serta walikota Paris secara keseluruhan.

Visuels musée et monument - hotel de villeVisuels musée et monument - hotel de villeVisuels musée et monument - hotel de villeVisuels musée et monument - hotel de ville Tanya Jawab Pilkada 2026 di Paris: Jawaban atas Pertanyaan Anda tentang Pemilihan Umum
Sementara pemilihan kota segera tiba, pertanyaan mulai bermunculan dari para pemilih: kapan waktu pemungutan suara, bagaimana cara memberikan surat kuasa, bagaimana proses pemilihan Wali Kota Paris dan kepala distrik, serta informasi praktis lainnya, berikut jawaban atas kekhawatiran Anda! [Baca selengkapnya]

Di 13² arrondissement, penduduk dan pekerja sedang bersiap untuk memberikan suara mereka dalam pemilihan lokal. Dahulu kawasan buruh yang terletak di tepi kiri Sungai Seine ini dikenal sebagai daerah yang kurang turis. Terkenal terutama karena daerah Asia-nya, kawasan ini juga menyimpan beberapa harta bersejarah, seperti Manufaktur Gobelins dan Perpustakaan Nasional François Mitterrand. Selain itu, di sana juga tersembunyi desa-desa tersembunyi yang menarik, seperti Cité Florale, Butte aux Cailles, dan Petite Alsace. Bisa dipahami, kawasan ini yang sekaligus ramai dan residensial, urban dan hijau, memiliki berbagai sisi dan menyimpan rahasia yang patut diketahui orang banyak.

Hasil putaran pertama Pemilihan Walikota di Distrik 13 Paris:

  1. Jérôme Coumet (Le 13e est à vous! Bersama Emmanuel Grégoire / Koalisi Kiri dan Lingkungan) : 51,52 % (33.872 suara)
  2. Ubah Paris 13e dengan Rachida Dati dan Jean-Baptiste Olivier: 14,02 % (9.220 suara)
  3. Paris Baru Rakyat 13e: 13,60 % (8.942 suara)
  4. Sarah Knafo untuk Paris - Kota Bahagia: 6,47 % (4.253 suara)
  5. Paris 13e Damai Bersama Pegah Malek-Ahmadi: 6,20 % (4.079 suara)
  6. Revolusi Permanen: Mengembalikan Paris 13e kepada kaum kaya dan pebisnis besar: 2,91 % (1.913 suara)
  7. Mari Temukan Kembali Paris 13e: 2,43 % (1.600 suara)
  8. Warga Paris 13e: 1,21 % (797 suara)
  9. Lutte Ouvrière - Kamp Warga Kerja: 0,87 % (570 suara)
  10. NPA Revolusioner - PARIS 13, Pekerja dan Perusak Sistem: 0,64 % (422 suara)
  11. Cuti anggaran di Paris sudah cukup! : 0,12 % (80 suara)


  12. Suara putih: 0,44 % (515 surat suara)
  13. Suara kosong: 0,46 % (537 surat suara)
  14. Meninggalkan blanko: 42,49 % (49.396 orang)

Hasil putaran kedua pemilihan umum di distrik 5:

  1. Emmanuel Grégoire (Koalisi Kiri: PS, Ekologis, PCF, Place publique, L’Après): 59,27% (39.601 suara)
  2. Rachida Dati (LR / Changer Paris): 29,86% (19.953 suara)
  3. Sophia Chikirou (LFI / Nouveau Paris Populaire): 10,86% (7.259 suara)

    Suara putih: 1,38% (945 surat suara)
    Suara tidak sah: 0,89% (606 surat suara)
    Golput: 38,89%
Informasi berguna
Komentar
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda