Ini salah satu acara yang tidak boleh dilewatkan pada musim semi. Pada 23 Mei 2026, Nuit des Musées kembali hadir di Paris dan Île-de-France. Momentum unggulan dalam agenda budaya ini mengajak kita mengeksplorasi warisan kita dengan cara yang berbeda, menawarkan banyak nocturnes yang biasanya gratis dan disertai pertunjukan istimewa, di pusat museum, monumen, yayasan seni, dan masih banyak lagi. Acara ini menyatukan anak-anak maupun dewasa, pemburu rasa ingin tahu maupun penggemar, untuk memanfaatkan sejumlah besar rencana seru. Setiap tahun, programnya begitu luas sehingga sulit untuk tidak menemukan sesuatu yang menggembirakan.
Dan tepatnya, jika Anda penggemar seni—khususnya impressionisme—ini saat yang tepat untuk berkumpul di jantung sebuah museum pedesaan yang tenang yang menunggu di sisi kawasan ke-16 Paris. Musée Marmottan Monet, yang didedikasikan untuk seni rupa, terletak di tepi taman du Ranelagh. Bangunan manor yang indah ini, yang pernah menjadi milik sejarawan seni Paul Marmottan, menyimpan antara lain koleksi karya Claude Monet, pelukis Prancis terkenal yang dianggap salah satu pelopor impressionisme.
Musée Marmottan Monet: waktu buka, berita... Semua yang perlu Anda ketahui tentang kuil Impresionisme
Jika Anda menyukai seni rupa dan Impresionisme, Musée Marmottan Monet cocok untuk Anda! Inilah yang perlu Anda ketahui untuk mempersiapkan kunjungan Anda ke museum ini. [Baca selengkapnya]
Untuk edisi ke-22 Nuit des Musées di Paris, museum yang memesona ini mengajak kita mengeksplorasi harta karunnya selama malam kunjungan gratis dengan program khusus.
Dari 29 April hingga 16 Agustus 2026, Musée Marmottan Monet menampilkan pameran monografis pertama di Paris tentang Giovanni Segantini, tokoh besar simbolisme dan divisionisme Eropa. Mengumpulkan sekitar enam puluh karya—lukisan, pastel, dan gambar—pameran ini menelusuri perjalanan kilat sang seniman yang menjadikan lanskap pegunungan Alpen sebagai pusat pencarian yang sekaligus estetika dan spiritual. Dari Lombardi Italia hingga lembah Engadine di Swiss, Segantini berhasil menangkap kekuatan alam dan mengungkap dimensi simboliknya, jauh melampaui realisme. Ia bermimpi memamerkan karya-karyanya di Paris bertepatan dengan Exposition Universelle 1900, rencana yang terputus karena kematiannya yang prematur pada 1899. Lebih dari satu abad kemudian, pameran ini, di bawah kuratorial Gabriella Belli dan Diana Segantini, akhirnya memberi penghormatan pada pandangannya yang visioner dan cara uniknya menampilkan dialog antara manusia dan alam, dengan nuansa yang sungguh kontemporer.
Rumah bersejarah Paul Marmottan bergaya Empire yang menawan kini menjadi Museum Marmottan Monet. Selain koleksi era tinggi (lukisan, patung, iluminasi) dan era Empire, tempat ini juga menjadi rumah bagi dana pertama karya Claude Monet dan Berthe Morisot di tingkat dunia. Sebagai pusat utama impresionisme, rumah ini juga menyimpan banyak mahakarya yang ditandatangani oleh para maestro seperti Delacroix, Boudin, Manet, Degas, Caillebotte, Sisley, Pissarro, Gauguin, maupun Rodin. Chagall mewakili era Modern. Temukan harta karunnya melalui kunjungan bebas.
Tanggal dan jadwal
Pada 23 Mei 2026
Tempat
Musée Marmottan-Monet
2, rue Louis Boilly
75116 Paris 16
Harga
Gratis
Situs resmi
www.marmottan.fr
Reservasi
Periksa harga dari layanan tiket ini