Sebelum flagships spektakuler dan toko-toko di penjuru dunia, beberapa jaringan besar telah memulai kisahnya di balik etalase Paris. Ada juga yang menancapkan sejak dini sebuah alamat yang menjadi ikon, tetap buka meski beberapa dekade berlalu. Tempat-tempat di mana kita masih bisa berbelanja hari ini, sambil menelusuri jejak merek tersebut.
Tak perlu fasad bangunan bersejarah atau panel kayu berusia ratusan tahun untuk menandai jejak rumah mode. Di sini kami menelusuri toko-toko tertua yang masih beroperasi dari brand-brand besar Paris: yang ikut menyertai awal mula, pertumbuhan, atau momen penting dalam perjalanan mereka. Mode, kecantikan, perhiasan, nama-nama besar dalam belanja… kita kembali ke akarnya, dengan tas belanja di lengan.
Di balik jendela etalase yang sudah akrab, terselip kisah-kisah yang jarang kita duga: penempatan lokasi yang menentukan, perubahan skala, alamat yang menjadi tandatangan rumah merek itu. Hal ini mengajak kita menilai ulang toko-toko yang sudah sering kita lewati selama bertahun-tahun, dan memahami mengapa mereka tetap penting bagi identitas merek tersebut.
Berikut pilihan kami dari toko-toko tertua milik merek besar yang masih beroperasi di Paris, yang patut dikunjungi tidak hanya karena barang-barangnya, tetapi juga karena kisah yang mereka bawa.
Panduan ini sedang ditulis



Guerlain Champs-Élysées, rumah bersejarah bergaya hôtel particulier yang didedikasikan untuk parfum dan kecantikan
Guerlain Champs-Élysées telah menyemarakkan Champs-Élysées selama lebih dari satu abad. Di nomor 68, rumah ini menyatukan butik, warisan budaya, institut kecantikan, dan pameran dalam sebuah hôtel particulier yang telah menjadi salah satu alamat paling ikonik miliknya. [Baca selengkapnya]
![]()
![]()
![]()
Repetto rue de la Paix, alamat bersejarah bagi sepatu pointe dan sepatu balet yang telah menjadi ikon
Toko pertama Repetto di Paris, di 22 rue de la Paix, menceritakan lebih dari enam dekade tari, pointe, dan balet yang menjadi ikon. Dari studio hingga di jalanan, model-model ini sejak itu telah memikat lebih dari sekadar penari, dan alamatnya kini menarik minat baik para penggemar ballet maupun para penggemar mode. [Baca selengkapnya]



Officine Universelle Buly, toko apotekar berpesona dari abad lain di Jalan Bonaparte
L’Officine Universelle Buly di rue Bonaparte memberi kesan telah menyeberangi abad-abad tanpa bergeser sedikit pun dari satu botol pun. Panel-panel kayu, marmer, furnitur apotek, dan parfum berair membentuk sebuah toko di Saint-Germain-des-Prés yang didatangi orang bukan hanya untuk produknya tetapi juga untuk dekorasinya. [Baca selengkapnya]



Cartier di rue de la Paix, alamat bersejarah tempat maison itu bersinar sejak 1899.
Cartier telah mengasah gayanya di alamat 13 Rue de la Paix selama lebih dari satu abad. Diresmikan kembali pada 2022, tempat bersejarah itu kini menampung perhiasan, jam tangan, salon warisan, dan bengkel-bengkel di enam lantai. [Baca selengkapnya]



Chanel Cambon, toko bersejarah tempat Gabrielle Chanel mendirikan Rumah Couture-nya
Chanel, di rue Cambon, adalah kisah gaya sekaligus alamatnya. Sejak 1918, nomor 31 menjadi pusat sebagian DNA rumah itu, antara butik, salon-salon couture, atelier, dan tangga kaca yang terkenal. Sebuah alamat di Paris yang patut dikunjungi, baik karena sejarahnya maupun karena tempatnya. [Baca selengkapnya]



Christian Louboutin (galeri Véro-Dodat), toko bersejarah sepatu bersol merah
Christian Louboutin memulai langkahnya di salah satu koridor tertutup terindah di Paris. Sejak 1991, toko pertamanya bersembunyi di galeri Véro-Dodat, dalam suasana yang penuh sejarah, di sanalah sol sepatu merahnya mulai menuliskan kisahnya. [Baca selengkapnya]



Louis Vuitton Champs-Élysées, toko ikon yang wajib dilihat setidaknya sekali saat berkunjung ke Paris
Lebih dari satu abad, Louis Vuitton menjaga hubungan erat dengan Champs-Élysées. Kini berlokasi di nomor 101, Rumah ini menampilkan beragam keahliannya dalam dekor megah yang menjadikannya bukan hanya alamat belanja, tetapi juga destinasi yang patut dikunjungi. [Baca selengkapnya]



Dior 30 Montaigne, alamat legendaris di antara butik, Galeri Dior, taman-taman, dan restoran berbintang Michelin
Di 30 Avenue Montaigne, Dior mengubah alamat bersejarahnya menjadi destinasi yang berdiri sendiri. OrNG datang untuk koleksi-koleksi, tetapi juga untuk atelier, Galeri Dior, taman-taman, dan gastronomi. [Baca selengkapnya]















