Setelah keberhasilan internasional dari Dune (2021) dan Dune: Bagian Kedua, Denis Villeneuve kembali melanjutkan adaptasi saga sastra karya Frank Herbert dengan Dune: Bagian Ketiga. Film ketiga ini, yang dijadwalkan tayang di bioskop-bioskop Prancis pada 16 Desember 2026, akan mengangkat cerita dari novel Dune Messiah yang terbit tahun 1969. Film ini diperkirakan akan kembali menampilkan sebagian besar pemeran utama yang dipimpin oleh Timothée Chalamet, bersama dengan Zendaya dan Florence Pugh, sekaligus menandai penutup trilogi yang dirancang oleh sutradara asal Quebec tersebut.
Setelah dua film yang dipuji karena sifat visualnya yang ambisius dan kesetiaannya terhadap bahan asli, bagian terbaru ini tampaknya akan menjadi babak yang lebih introspektif. Denis Villeneuve berkali-kali menyatakan ingin menutup rangkaian naratifnya tentang Paul Atréides dengan pendekatan yang berbeda, lebih fokus pada dampak politik dan spiritual dari kenaikan pangkatnya.
Beberapa tahun setelah kejadian di kisah pertama, Paul Atréides telah menjelma menjadi kaisar di seluruh alam semesta. Kekuatannya tidak hanya bergantung pada kekuasaan politik, tetapi juga meresap melalui aspek religius yang melekat pada dirinya di mata rakyat Fremen dan bangsa-bangsa yang berada di bawah kekuasaannya.
Tetapi kekuasaan ini bergantung pada keseimbangan yang sangat rapuh. Di tengah-tengah konspirasi politik, ketegangan agama, dan tekanan dari para elit kekuasaan, Paul harus menghadapi konsekuensi dari jihad yang dilakukan atas namanya. Saat berbagai intrik bermunculan untuk menggulingkan kekuasaannya, sang penguasa pun dihadapkan pada batas-batas ramalannya sendiri serta beban warisan yang harus dipikul.
Diterbitkan pada 1969, Dune Messiah adalah buku kedua dari rangkaian cerita yang diciptakan oleh Frank Herbert. Tidak seperti buku pertama yang lebih fokus pada penaklukan Arrakis dan kebangkitan Paul, volume ini mengulas penyimpangan kekuasaan dan perubahan sosok pahlawan menjadi tokoh messianic. Pendekatan yang lebih politik dan filosofis ini sempat dipandang sulit untuk diadaptasi ke layar lebar selama bertahun-tahun.
Sejak proyek ini diluncurkan, Denis Villeneuve menegaskan niatnya untuk membedakan secara jelas film ketiga ini dari yang sebelumnya. Kalau dua film pertama lebih mengandalkan penemuan Arrakis dan aksi spektakuler berskala besar, maka kali ini fokusnya akan beralih kepada ketegangan ideologis, manipulasi agama, dan perebutan kekuasaan yang mengelilingi Kaisar Paul.
sutradara Kanada ini telah menegaskan berkali-kali bahwa film ini akan menjadi penutup dari visi sinematiknya tentang Dune. Dua bagian sebelumnya, yang diproduksi oleh Legendary Pictures dan Warner Bros., mendapatkan sambutan luar biasa dari kritikus dan penonton, meraih ratusan juta dolar di seluruh dunia serta berbagai penghargaan, termasuk beberapa Oscar teknik untuk film pertama.
Dengan film panjang ketiga ini, Villeneuve menutup sebuah rangkaian cerita yang kohesif tentang Paul Atréides, sambil tetap membuka peluang bahwa dunia saga ini akan terus berkembang di layar kaca. Waralaba ini sudah meluas ke televisi melalui serial Dune: Prophecy, yang menjelajahi periode lain dari alam semesta yang diciptakan oleh Frank Herbert.
Dune : Bagian Ketiga
Film | 2026
Tanggal rilis di bioskop: 16 Desember 2026
Fiksi ilmiah | Durasi: akan dikonfirmasi
Disutradarai oleh Denis Villeneuve | Dibintangi oleh Timothée Chalamet, Zendaya, Florence Pugh
Judul asli: Dune: Messiah
Negara asal: Amerika Serikat
Dengan Dune: Bagian Tiga, Denis Villeneuve mengidamkan untuk menuntaskan triloginya dengan menjelajahi sisi paling gelap dan politis dari karya Frank Herbert. Bab terakhir ini diharapkan dapat memperlihatkan kerentanan kekuasaan serta kerumitan takdir Paul Atréides, tokoh utama dari saga fiksi ilmiah yang telah menjadi salah satu yang paling berpengaruh dalam genre ini.
Pembaca yang tertarik dengan mural-mural fiksi ilmiah yang ambisius mungkin juga akan menyukai Blade Runner 2049, film karya Denis Villeneuve yang memadukan keindahan visual dengan pemikiran mendalam tentang kemanusiaan, atau Star Wars: The Empire Strikes Back, yang sering dipuji karena pendekatannya yang lebih gelap dan berorientasi politik dalam dunia petualangan luar angkasa.
Untuk memperpanjang pengalaman di bioskop, cek rilisan film di bioskop bulan Desember, film yang sedang tayang saat ini, dan rekomendasi film fiksi ilmiah terbaik tahun ini.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.















