Di Saint-Denis, tepatnya di kawasan La Plaine, Studios de la Montjoie menghidupkan kembali setelah bertahun-tahun terbengkalai. Setelah dibeli kembali pada tahun 2019 oleh Plaine Commune Développement dan kemudian dihidupkan kembali oleh perusahaan Volt Tournage serta Picseyes, studio legendaris yang pernah menjadi tempat lahirnya serial ikonis dari AB Productions seperti Hélène et les Garçons dan Le Mираcle de l'amour kini menjadi tuan rumah bagi produksi film dan serial terbesar dari dalam negeri maupun internasional. Lebih dari seratus judul film dan serial telah difilmkan di sini sejak 2020, termasuk Scènes de ménages, Emily in Paris, dan juga film biopic Monsieur Aznavour.
Setelah menjadi bekas kawasan industri usai kepergian AB Productions di akhir 1990-an, studio-studio ini hampir kehilangan nyawanya. Krisis Covid akhirnya memberi peluang kedua yang tak terduga. Saat Plaine Commune Développement merencanakan mengubah lahan seluas 3,5 hektar ini menjadi kawasan perumahan baru, Rémi Préchac dan Xavier Flèche melihat peluang untuk menghidupkan kembali warisan budaya industri yang bersejarah ini. Kehadiran serial Franklin di Apple TV selama 14 bulan pada 2022 membuktikan bahwa tempat ini masih memiliki potensi besar dan relevansi dari proses revitalisasi ini.
Pada hari ini, studio-studio ini memiliki delapan set pengambilan gambar independen yang luasnya berkisar antara 100 sampai 1.300 m², lengkap dengan workshop pembuatan dekor yang terintegrasi (pertukangan, pengecatan, pertukangan besi, pencetakan) serta peralatan produksi virtual terbaru, seperti tembok LED dan sistem multirobot yang sinkron. Sejak 2020, lebih dari 1.200 hingga 1.500 produksi telah dilakukan di sini, menarik perhatian raksasa seperti Netflix, Pathé, Disney+, maupun Amazon. Situs ini bahkan mengoperasikan resource center bahan dan kostum, agar barang-barang tersebut dapat digunakan kembali antar produksinya, sebagai bagian dari langkah berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Ke depan, peluang semakin cerah bagi studio film di Seine-Saint-Denis. Berkat program Prancis 2030 dan inisiatif "Grand Pabrik Gambar", Studio Montjoie akan mengalami perluasan hampir dua kali lipat, dari semula 4.300 menjadi 8.750 m². Rencana ini mencakup pembangunan enam set baru, termasuk satu set XXL seluas 1.350 m² dengan tinggi langit-langit 14 meter, dirancang khusus untuk produksi berskala besar yang membutuhkan latar belakang tinggi dan perangkat teknis kompleks. Ekspansi ini muncul sebagai jawaban atas meningkatnya permintaan dari industri audiovisual yang membutuhkan fasilitas memadai untuk mengakomodasi proyek-proyek super produksi.
Selain itu, ada inovasi besar lainnya: pembukaan ke kota. Sampai sekarang, area ini tertutup untuk umum, namun akan didirikan bangunan baru yang khusus untuk menyambut pengunjung. Ruang ini nantinya akan digunakan untuk mengadakan tur di balik layar, pameran tentang sejarah perfilman Perancis, acara budaya, dan pertemuan yang membahas berbagai profesi di bidang audiovisual. Ini merupakan langkah untuk menghubungkan kembali tempat ikonik ini dengan masyarakat Saint-Denis dan pecinta dunia film. Rencana lengkapnya diperkirakan akan diumumkan pada .
Terletak di gerbang Paris dan mudah diakses dengan metro, Studios de la Montjoie kini bangga menjadi salah satu kekuatan utama dalam industri produksi audiovisual di Eropa. Rémi Préchac dan Xavier Flèche menegaskan tekad mereka untuk "mengabadikan kebangkitan studio ini dalam jangka panjang" dan "berkontribusi terhadap sejarah industri budaya dan kreatif Prancis dengan menyediakan kondisi syuting terbaik di studio yang ramah lingkungan dan sesuai dengan tuntutan keberlanjutan".
Untuk tetap mengikuti kabar terbaru dari Studios de la Montjoie dan mendapatkan gambaran di balik layar syuting, kunjungi situs Plaine Commune dan Actu Paris. Bagi penggemar lokasi syuting di Paris, Anda juga bisa menjelajahi studio-studio lain di daerah ini yang turut memajukan industri perfilman Prancis dan internasional.
Situs resmi
studiosdelamontjoie.com















