Dirilis di bioskop pada 30 April 2014, The Amazing Spider-Man : Le Destin d’un Héros (The Amazing Spider-Man 2) adalah sebuah film aksi dan petualangan yang disutradarai oleh Marc Webb, ditulis oleh James Vanderbilt dan Alex Kurtzman. Dibintangi oleh Andrew Garfield, Emma Stone, dan Jamie Foxx, bagian kedua dari saga ini menggali dilema pribadi Peter Parker sambil memperluas dunia ancaman yang terkait OsCorp. Film ini akan tayang di Netflix mulai 15 Maret 2026.
Peter Parker menyeimbangkan dua kehidupan sekaligus: sebagai pelajar SMA, mahasiswa, dan kekasih Gwen Stacy, serta sebagai pahlawan super yang bertugas melindungi New York. Saat ia berjuang menjaga keseimbangan dan memenuhi janji-janji berat, kota ini menghadapi ancaman baru: Electro, musuh yang kekuatan elektric-nya merombak tingkat kesulitan pertarungan Spider-Man.
Kembalinya Harry Osborn, teman lama Peter, memunculkan serangkaian pengungkapan tentang kegiatan OsCorp dan hubungan perusahaan tersebut dengan para musuh pahlawan. Dalam situasi ini, setiap keputusan pribadi menjadi risiko, dan yang dipertaruhkan bukan hanya penyelamatan kota, tetapi juga dampak manusiawi dari menjalani kehidupan dengan identitas tersembunyi.
Film ini menonjol berkat setting khas New York-nya: menjadi film panjang pertama Spider-Man yang sepenuhnya syuting di kota metropolitan ini, sebuah pilihan yang dianggap penting untuk mengembalikan identitas kota pada karakter tersebut. Marc Webb juga memilih untuk syuting menggunakan film 35 mm, membelakangi kecenderungan serial yang cenderung berbasis digital, demi memberikan tekstur yang lebih alami dan organik pada gambarnya.
Dari segi karakter, penulisan naskah menghadirkan beberapa sosok antagonis: Electro (Max Dillon), yang dibangun melalui kisah obsesif dan pergeseran, dan dunia Osborn, yang meliputi Norman (Chris Cooper) dan Harry (Dane DeHaan). Film ini juga banyak memberi isyarat kepada mitologi Spider-Man, terutama lewat elemen yang mengingatkan pada lawan-lawannya yang legendaris. Skor musikalnya pun dirancang secara kolektif di bawah arahan Hans Zimmer, dengan sekelompok komposer yang bersatu untuk menciptakan identitas musikal kontemporer yang mencerminkan energi khas New York.
Dengan kombinasi aksi, drama, dan romansa, The Amazing Spider-Man: Kisah Seorang Pahlawan menawarkan sudut pandang yang lebih kelam terhadap mitos tersebut, dengan fokus pada tanggung jawab dan harga yang harus dibayar oleh orang-orang di sekitar Peter Parker. Bagian ini menampilkan perpaduan antara alam semesta Marvel dan tragedi pribadi, sekaligus tetap berada dalam garis besar ikonografi Spider-Man.
The Amazing Spider-Man : Takdir Seorang Pahlawan
Film | 2014
Tayang di bioskop: 30 April 2014
Tersedia di Netflix mulai 15 Maret 2026
Aksi, Petualangan, Fantasi | Durasi: 2 jam 22 menit
Disutradarai oleh Marc Webb | Dibintangi oleh Andrew Garfield, Emma Stone, Jamie Foxx
Judul asli: The Amazing Spider-Man 2
Negara asal: Amerika Serikat
Dengan menyoroti konflik antara kewajiban dan kehidupan pribadi, bagian kedua ini menghadirkan Spider-Man yang harus berhadapan dengan musuh-musuh yang lebih kuat, dan yang utama, dengan pilihan-pilihan yang tak dapat diundur lagi. Pendekatan ini menekankan sisi emosional sekaligus aksi yang mengesankan, di mana New York digambarkan bukan sekadar latar, melainkan karakter utama dalam cerita.
Untuk menambah wawasan, temukan juga pilihan film terbaru di Netflix bulan Maret, panduan lengkap rilisan streaming dari berbagai platform, serta rekomendasi hari ini apa yang perlu ditonton hari ini secara streaming.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.















