Pharrell Williams menambahkan dunia perhotelan Paris ke dalam daftar kontaknya. Bersama Mohari Hospitality dan Omnam Investment Group, seniman asal AS yang juga sutradara kreatif koleksi Pria Louis Vuitton ini tengah merombak mantan Saint-James & Albany menjadi sebuah hotel mewah baru. Dimiliki oleh trio ini sejak 2024, properti tersebut berdiri di 202 Rue de Rivoli, di arrasmen 1, tepat di hadapan taman Tuilleries, beberapa langkah dari Louvre dan Rue Saint-Honoré.
Proyek hotel masa depan ini akan menampilkan setting yang sarat sejarah. Kompleksnya mencakup mantan hôtel particulier de Boullongne, dibangun pada 1751 oleh arsitek Michel Tannevot. Tujuan utamanya adalah mempertahankan jiwa tempat tersebut sambil memberinya standar kemewahan yang baru. "Kami berniat menghormati warisan romantis yang luar biasa dari lokasi ini sambil menghadirkan hotel baru yang menjadi gamblangannya hôtellerie mewah di masa depan," ujar J. Allen Smith, CEO Mohari Hospitality, saat mengumumkan proyek tersebut.
Sejak itu, proyek terus merinci dirinya di balik pintu mantan hotel itu. Dokumen perencanaan kota yang tersedia pada 2026 menunjukkan beberapa penyesuaian program, termasuk perubahan jumlah kamar, perluasan area spa dan kebugaran, serta pembuatan ruang pertemuan. Berbagai versi proyek telah diajukan, sehingga jumlah kamar akhirnya masih menunggu konfirmasi.
Pharrell Williams sudah memahami seluk-beluk check-in: bersama David Grutman ia membuka Goodtime Hotel di Miami Beach pada 2021. Untuk kedatangannya di ibu kota, suasana berubah: warisan Paris, kemewahan, dan pemandangan Tuilleries menggantikan pohon kelapa Florida. Beberapa detail masih disimpan rapat: nama definitif hotel masa depan, tanggal pembukaan, operator, dan tarifnya belum diumumkan secara resmi. Jadi, kita mesti sabar sebelum memesan kamar, namun transformasi alamat bersejarah di jalan Rivoli ini sudah jelas berjalan.















