Seperti tiap tahun pada periode yang sama, Institut Swedia ikut dalam Paris Design Week. Apa saja programnya? 10 hari festival, di mana konsep-store baru diperkenalkan, pementasan etalase, pertemuan para desainer, acara meriah, namun juga pameran dan instalasi.
Setelah tahun lalu menonjolkan lima seniman Skandinavia yang ahli dalam seni kaca, Institut Swedia kali ini menyoroti makna bersama tentang ketertiban, pandangan bersama mengenai pengorganisasian, aturan, dan keharmonisan sosial yang diterima oleh sebuah kelompok. Melalui instalasi baru berjudul « Semua Dalam Keadaan Tertib », pusat budaya Skandinavia yang terletak di Marais, Paris ini bermaksud mengungkap bagaimana norma-norma tersebut membentuk tubuh, perilaku, dan imajinasi.
Mulai 2 September hingga 4 Oktober 2026, Institut Swedia menghadirkan serangkaian siluet dan patung « menghadirkan tokoh-tokoh yang akrab namun tak pernah benar-benar mendapat tempatnya ».
Saat kami memasuki hôtel Marle yang megah, tempat berdirinya Institut Swedia, kami melihat di sisi kanan sebuah manekin tergantung, berputar pelan pada dirinya sendiri. Selanjutnya kami menuju ruang di lantai satu, tempat sekitar dua puluh manekin yang telah direkonstruksi dipajang dengan identitas yang samar. Berdiri, berbaring, atau bahkan terletak di atas lemari kayu tua, manekin-manekin ini seolah memandangi kami.
Kami langsung terkesima dengan keunikan penyajian mesinnya. Karena semua manekin ini dilengkapi atribut-atribut yang tidak biasa, seperti lengan berbentuk tongkat, selang penyedot debu, kaki kayu dengan sabot rusa, sebuah kruk, tali pengikat dengan anjing- rusa berhidung-hidung? atau bahkan kepala babi hutan!
Namun manekin-manekin itu juga mengenakan pakaian yang sangat spesifik, berasal dari berbagai generasi perancang, termasuk Hodakova dan Per Götesson. Desainer Skandinavia tersebut menghadirkan untuk kesempatan ini sebuah atasan, sebuah mahkota, sebuah bros, dan satu legging. « Semua sudah beres » juga menampilkan karya-karya dari desainer perancang terkenal, seperti Anton Alvarez dan Anna Uddenberg.
Pameran ini, unik dan nyeleneh, memadukan seni dan mode. Namun di sini, seni justru mengganggu mode, membatasi siluet, dan memperkenalkan gesekan. Orisinal dan mengejutkan, instalasi Tout est en ordre kemungkinan besar akan membuat Anda tersenyum, namun juga mendorong Anda memikirkan mode yang di sini tidak lagi dipandang sebagai sebuah produk.
Perlu diketahui bahwa berbagai manekin yang dipamerkan untuk momen ini membuat ruang pameran terasa semakin sempit. Jadi, berhati-hatilah saat melangkah. Jika Anda berniat mengikuti rute Paris Design Week, maka pameran gratis di Institut Swedia ini tentu masuk dalam daftar yang tak boleh dilewatkan!
Tanggal dan jadwal
Dari 2 September 2026 Pada 4 Oktober 2026
Tempat
Institut Swedia
11 rue Payenne
75003 Paris 3
Perencana rute
Harga
Gratis
Situs resmi
paris.si.se
Informasi lebih lanjut
Masuk gratis tanpa reservasi































