Eglise Saint-Eugène Sainte-Cécile adalah sebuah keajaiban kecil. Gedung ini dinamai Santo Eugenius dan Sainte-Cécile, santo pelindung para musisi, sebagai penghormatan kepada Konservatoir Paris yang berada di dekatnya.
Gereja ini dibangun dengan kecepatan yang luar biasa antara tahun 1854 dan 1856. Hanya butuh waktu 20 bulan untuk mendirikan bangunan indah ini di tempat bekas Hôtel des Menus-Plaisirs. Harus dikatakan bahwa gereja ini dibangun oleh arsitek Louis-Auguste Boileau dengan cara yang tidak biasa pada masanya: gereja ini merupakan gereja pertama yang dibangun dengan kerangka besi dan bukan batu! Besi merupakan bahan yang modis pada saat itu, dan menggunakannya menghemat banyak waktu dan uang - serta memastikan kekokohan bangunan.
Namun, dari luar,Gereja Saint-Eugène Sainte-Cécile tidak terlihat seperti gereja pada umumnya: dekorasi yang sederhana, tidak ada patung, tidak ada menara lonceng... Namun, di dalamnyalah semuanya terjadi. Begitu masuk ke dalam, Anda akan menemukan interior yang sangat rumit dan penuh warna. Dinding dan tiang-tiang besi yang ramping seluruhnya dicat, begitu juga dengan kubah-kubahnya yang berbentuk bintang. Di mana-mana, jendela kaca patri yang megah (48 di antaranya!), halus dan kaya warna.
Saat Anda berkunjung, jangan lewatkan organ yang dibangun untukPameran Universal 1850 dan, yang terpenting, paduan suara dan atap kacanya yang sangat indah.Eglise Saint-Eugène Sainte-Cécile tidak diragukan lagi adalah adik perempuan tersembunyi dari Sainte-Chapelle!
Sebagai catatan, pada tahun 1857, Jules Verne menikahi Honorine Viane di gereja ini, yang struktur logamnya mengingatkan kita pada penemuan-penemuan dalam buku-bukunya. Mungkinkah hal itu menginspirasinya?
Terdaftar sebagai monumen bersejarah pada tahun 1983,Eglise Saint-Eugène Sainte-Cécile tidak diragukan lagi merupakan salah satu gereja terindah di Paris. Wajib dikunjungi di arondisemen ke-9!
Gereja-gereja paling indah di Paris yang bisa Anda temukan sepanjang jalan-jalan.
Gotik, neoklasik, romanes ou bien plus contemporaines, les églises de Paris racontent plusieurs siècles d’histoire et d’architecture. Partez à la découverte des plus belles églises de la capitale ! Note: The user provided French text. I must produce Indonesian translation. Wait I included the original French by mistake. Let's correct. Correct Indonesian version with HTML tags preserved (no HTML in this text, but keep as is). Provide: "Gotik, neoklasik, romanes, atau yang lebih kontemporer, gereja-gereja di Paris menceritakan berabad-abad sejarah dan arsitektur. Mulailah menjelajahi gereja-gereja terindah di ibu kota!" [Baca selengkapnya]
Tanggal dan jadwal
Hari-hari berikutnya
Selasa :
dari 07:15 memiliki 21:00
Rabu :
dari 07:15 memiliki 21:00
KAMIS :
dari 07:15 memiliki 21:00
Jumat :
dari 07:15 memiliki 21:00
SABTU :
dari 07:15 memiliki 21:00
Minggu :
dari 07:15 memiliki 21:00
Senin :
dari 07:15 memiliki 21:00
Tempat
Gereja Saint-Eugène Sainte-Cécile
4 Rue du Conservatoire
75009 Paris 9
Perencana rute
Situs resmi
saint-eugene.net







Gereja-gereja paling indah di Paris yang bisa Anda temukan sepanjang jalan-jalan.














