Métro Picpus: tahukah Anda legenda menakjubkan di balik nama stasiun Paris ini?

Oleh Rizhlaine de Sortiraparis · Foto oleh Lucas de Sortiraparis · Diperbarui 26 Agustus 2025 pukul 17:53
Nama yang aneh, legenda yang mengejutkan: selami jalur bawah tanah metro Paris untuk menemukan sejarah yang tidak biasa dari stasiun Picpus. Kami akan menceritakan kisah di balik nama stasiun ini.

Apakah Anda mengira bahwa "Picpus " hanyalah nama stasiun lain di jalur 6 metro Paris? Pikirkan lagi. Kata yang tidak biasa ini, yang terdengar seperti nama panggilan, sebenarnya menyembunyikan asal-usul yang jauh lebih tunggal daripada yang terlihat. Di suatu tempat di antara legenda abad pertengahan dan hipotesis toponim, Picpus memiliki arti yang agak orisinil. Bagaimana jika nama aneh ini berasal dari... seorang biarawan penyembuh yang menyembuhkan gatal-gatal akibat kutu? Ayo, mari kita ajak Anda dalam perjalanan sejarah melalui arondisemen 12 di Paris.

Ketika dibuka pada tanggal 1 Maret 1909, stasiun ini hanya bernama Saint-Mandé, seperti nama jalan yang dilaluinya. Namun pada tahun 1937, kebingungan dengan stasiun Saint-Mandé - Tourelle yang berdekatan di jalur 1 mendorong RATP untuk mengganti nama stasiun ini. Maka dari itu, nama stasiun ini diambil dari nama distrik terdekat: Picpus. Sederhana, ringkas, tetapi yang terpenting... membingungkan. Karena siapa atau apa itu Picpus?

Ada dua penjelasan yang mungkin di balik judul ini. Menurut legenda, cerita ini berasal dari abad XVI. Saat itu, penyakit aneh menyerang penduduk dusun setempat: tumor kemerahan dan putih muncul di kulit mereka, menyebabkan rasa gatal yang tak tertahankan. Seorang biarawan - yang namanya telah hilang selama berabad-abad - mengoleskan salep misterius pada luka tersebut. Dan sungguh sebuah keajaiban! Keesokan harinya, tidak ada lagi jerawat, tidak ada lagi rasa sakit. Orang-orang merasa lega.

Namun, keajaiban ini memiliki penjelasan yang lebih sederhana: salep biksu itu tidak lebih dari obat kutu. Itulah sebabnya ia dijuluki 'Pique-Puce', mengacu pada gigitan yang dibebaskannya. Dan karena kesalahan pengucapan, Pique-Puce menjadi Picpus, yang pertama-tama merujuk pada dusun, kemudian distrik, dan akhirnya... stasiun metro.

Makna lainnya lebih rasional: beberapa ahli bahasa mengajukan hipotesis toponim. Nama Picpus bisa jadi berasal dari kontraksi bahasa Latin: pic (lereng) dan pud/pod (kaki atau bukit), yang menunjukkan relief geografis yang sederhana namun jelas. Ada juga yang melihat asal usul Celtic, yang selalu dikaitkan dengan ketinggian alami. Tidak terlalu berbatu, tetapi masuk akal.

Puncaknya: salah satu pintu masuk ke stasiun ini dihiasi dengan bangunan Art Nouveau otentik karya Guimard, yang terdaftar sebagai monumen bersejarah. Jadi, lihatlah dan kagumi permata warisan Paris ini.

Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.

Informasi berguna
Komentar
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda