Berjalan-jalan mengikuti jejak Françoise Sagan di Paris, dari Latin Quarter hingga Paris yang modis

Oleh Manon de Sortiraparis · Foto oleh My de Sortiraparis · Diperbarui 8 September 2025 pukul 20:18
Temukan tempat-tempat di Paris yang membentuk kehidupan Françoise Sagan yang intim, kreatif, dan kolektif. Kafe, apartemen, rumah pribadi, dan alamat-alamat penting di Paris.

Paris adalah latar dari sebuah lintasan sastra yang unik: tentang seorang wanita muda yang menjadi ikon, berkat beberapa halaman yang ditulis di teras kafe dan di sebuah flat borjuis di arondisemen 7ᵉ.

Françoise Sagan menghabiskan hidupnya dengan menjelajahi Kota Cahaya, dari rumah susun hingga rumah-rumah pribadi, dari rue de l'Université hingga rue de Bourgogne, dari bulevar Malesherbes hingga Saint-Germain-des-Prés, dari rue d'Alésia hinggaHôtel Lutetia.

Jejak Parisnya ada dua: intim dan resmi, tertutup dan terbuka. Tempat-tempat di Paris yang menceritakan kisah seorang wanita bebas, di antara rumah susun tempat kesuksesannya lahir, klub jazz tempat ia menghabiskan malam-malamnya yang gelisah, dan rumah borjuis seorang novelis dengan gaya yang halus.

Berangkatlah dalam perjalanan penemuan Paris yang biasa dan rahasia ini , rumah dari wanita yang menggambarkan kemurungan dengan keindahan.

  • Siapakah Françoise Sagan?

Seorang tokoh utama dalam sastra Prancis abad ke-20, Françoise Sagan (1935-2004) menjadi terkenal pada usia 18 tahun dengan novel Bonjour Tristesse yang diterbitkan pada tahun 1954; sebuah novel yang langsung dipuji oleh para kritikus karena penulisannya yang akurat, kecerdasan duniawi, dan pandangannya yang tajam terhadap kaum muda borjuis. Sepanjang kariernya, dia meluncurkan dunia sastra yang menggabungkan kemurungan, kebebasan, pesona, dan kekecewaan... seperti kehidupannya di Paris.

Kazuyuki Tanaka du restaurant étoilé Racine en résidence au Lutetia Paris, les photosKazuyuki Tanaka du restaurant étoilé Racine en résidence au Lutetia Paris, les photosKazuyuki Tanaka du restaurant étoilé Racine en résidence au Lutetia Paris, les photosKazuyuki Tanaka du restaurant étoilé Racine en résidence au Lutetia Paris, les photos

  • Françoise Sagan, dari rumah kota hingga rumah susun

167 boulevard Malesherbes (17ᵉ arr.). Di flat ini, yang kemudian menjadi tempat tinggal keluarga Sagan setelah Perang Dunia Kedua, Sagan menulis Bonjour Tristesse pada musim panas 1953. Sebuah plakat memperingati tahap penting dalam kariernya ini.

35 rue de l'Université (7ᵉ arr.). Setelah menikah, ia tinggal beberapa langkah dari kantor Julliard, penerbitnya. Di sinilah naskah Bonjour Tristesse tiba, yang memicu takdir sastranya.

52 rue de Bourgogne (7ᵉ arr.). Ini adalah alamat utama yang terkait dengan kehidupan Paris dan sosialnya, dekat dengan teman-temannya Juliette Gréco dan Régine dan pesta-pesta meriah di Saint-Germain-des-Prés.

25 rue d'Alésia (14ᵉ arr.). Sejak tahun 1975, Sagan pindah ke rumah pribadi yang indah ini, bersama teman dan keluarga (terutama penulis Bernard Frank). Sebuah pusat sosial dan budaya yang hidup yang menceritakan kisah tahun-tahun pestanya.

Hotel Lutetia (6ᵉ arr.). Sagan menginap selama sebulan diHotel Le Lutetia, sebuah tempat bergengsi di Left Bank.

73 rue de Lille (7ᵉ arr.). Kediaman pribadinya yang terakhir di Paris adalahHôtel particulier de Montgascon, yang kini menjadi tempat untuk acara-acara pribadi.

Avenue Foch (16ᵉ arr.). Dihukum karena tidak melaporkan beberapa juta franc kepada otoritas pajak, Sagan terpaksa meninggalkan apartemennya di rue de Lille. Antara tahun 1999 dan 2004, ia dibawa dan dirawat oleh rekannya, Ingrid Mechoulam, hingga kematiannya. Apartemen seluas 280 m2 di Paris ini menjadi tempat resepsi dan malam antologi yang tak terlupakan bagi para seniman, aktor, penulis, dan penyanyi.

  • Mengikuti jejak Françoise Sagan di Paris

Café Cujas, di Latin Quarter (5ᵉ arr.). Di teras kafe di sebelah Sorbonne ini, yang kini sudah tidak berfungsi, Françoise Sagan, yang saat itu masih mahasiswa, membuat sketsa Bonjour Tristesse.

Le Tabou and the Club Saint-Germain (6ᵉ arr.). Pada tahun 1950-an, Sagan sering mengunjungi tempat-tempat yang sekarang sudah tidak ada ini di mana musik dan sastra berbaur, bersama Boris Vian, Juliette Gréco, dan ikon-ikon lainnya.

Chez Régine ( 8ᵉ arr.) dan New Jimmy's (124 boulevard du Montparnasse, 14ᵉ arr.). Dua klub malam yang dibuka oleh penyanyi Régine, sering dikunjungi oleh penulis dan crème de la crème Paris.

Castel (6ᵉ arr.). Hanya sepelemparan batu dari Café de Flore, Castel adalah diskotek untuk melihat dan dilihat, dan Anda akan dengan mudah bertemu dengan Serge Gainsbourg, Catherine Deneuve, Johnny Hallyday, Jean-Paul Belmondo, Françoise Hardy ... sebagai Françoise Sagan, seorang gadis yang suka berpesta.

Perpustakaan multimedia Françoise Sagan (10ᵉ arr.). Diresmikan pada tahun 2015, perpustakaan media seluas 2.500 m² yang tersebar di lima lantai ini, memberikan penghormatan kepada namanya dan membuka literatur bagi semua khalayak, di sebuah bangunan yang sebagiannya telah terdaftar.

Informasi berguna

Tempat

45 Boulevard Raspail
75006 Paris 6

Perencana rute

Aksesibilitas

Komentar
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda