Agnès Varda telah merajut kartografi urban pribadi di seluruh Paris: rue Daguerre-nya berubah menjadi laboratorium studio, distrik Montparnasse dihidupkan kembali oleh seorang wanita yang sedang mencari jawaban, dan tempat peristirahatan terakhir di Montparnasse yang berubah menjadi tempat kontemplasi artistik. City of Light bukan hanya sebuah latar bagi Varda: ini adalah materi dan tubuh dari karyanya yang bebas dan feminis.
Mengikuti jejak Agnès Varda berarti menemukan Paris dalam bentuk museum terbuka, di mana setiap gambar dapat menjadi sebuah adegan dalam film. Terutama karena sang seniman berbagi kehidupannya selama bertahun-tahun dengan tokoh besar sinema Prancis lainnya, pembuat film Jacques Demy. Bersama-sama, mereka adalah salah satu pasangan terkemuka Seni ke-7, memperkuat kemitraan mereka di studio rumah mereka, sebuah laboratorium kreatif yang sesungguhnya, dan di perusahaan produksi film Ciné-Tamaris.
Agnès Varda (1928-2019), seorang fotografer yang menjadi sutradara perintis New Wave, menemukan konsep cinécriture, yang menggabungkan gambar, kata-kata, dan puisi visual. Sinema karyanya, dari La Pointe Courte hingga Plages d'Agnès, merayakan memori pribadi dan hal yang tidak terlihat, dengan mata yang segar, berkomitmen dan lembut.
86 rue Daguerre (14ᵉ arr.). Dari tahun 1951 hingga hari-hari terakhirnya, Agnès Varda tinggal di studio halaman yang menjadi studio foto dan laboratorium kreatif di mana ia meluncurkan pameran fotonya yang pertama pada tahun 1954. Di sinilah arsip, gambar, dan sinema lahir dan berpadu, dan di sinilah ia berbagi hidupnya dengan Jacques Demy, yang pindah tak lama setelah mereka bertemu pada tahun 1959. Tempat ini menjadi sarang artistik yang sesungguhnya, dengan Agnès mengambil foto dan Jacques mengerjakan skenarionya.
La Compagnie Ciné-Tamaris (14ᵉ arr.). Didirikan oleh Agnès pada tahun 1954 di 86 de la rue, Ciné-Tamaris menjadi perusahaan produksi bersama mereka dan memproduksi, khususnya, Les Parapluies de Cherbourg dan Les Demoiselles de Rochefort.
Distrik Montparnasse (14ᵉ arr.). Pada tahun 1961, ia menggunakan jalanan Montparnasse sebagai latar belakang untuk filmnya yang berjudul Cléo de 5 à 7, yang merekam Paris sebagai refleksi batin seorang wanita yang sedang menunggu keputusan medis yang serius.
Tempat Jacques Demy (14ᵉ arr.). Diberi nama pada tahun 2000 sebagai penghormatan kepada suaminya, alun-alun ini menyoroti kehadiran bersejarah Agnès Varda dan Jacques Demy di distrik Petit-Montrouge.
Pemakaman Montparnasse (14ᵉ arr.). Agnès Varda dimakamkan di samping Jacques Demy di bagian 9ᵉ di pemakaman ini, yang makamnya sendiri merupakan sebuah karya seni, dengan makamnya yang berwarna-warni yang dipenuhi ciuman, bangku dan pohon yang ditanam dalam sebuah anggukan visual pada film Les Glaneurs et la glaneuse.
Siapa yang dimakamkan di pemakaman Montparnasse? Selebriti dan lokasi makam mereka
Pemakaman Montparnasse, di arondisemen ke-14, adalah tempat peristirahatan terakhir banyak orang terkenal. Apakah Anda ingin mengetahui siapa saja selebriti yang dimakamkan di sana? Berikut adalah daftar orang-orang terkenal yang dimakamkan di pemakaman Paris ini. [Baca selengkapnya]
Tempat
Pemakaman Montparnasse
3, boulevard Edgar Quinet
75014 Paris 14







Siapa yang dimakamkan di pemakaman Montparnasse? Selebriti dan lokasi makam mereka














