Sambil berjalan santai di pusat kota bersejarah Milly‑La‑Forêt, sebuah desa kecil di Essonne yang berada di tepi teritorial taman alam Gâtinais Prancis, mata Anda langsung tertuju pada sebuah bangunan unik. Bukan sebuah menara pertahanan atau menara pengawas, tetapi sebuah rumah burung merpati, dikenal masyarakat setempat sebagai rumah burung Moustier. Diakui sebagai warisan budaya penting daerah sejak 25 September 2025, bangunan ini merupakan salah satu dari sedikit sisa arsitektur pedesaan abad pertengahan yang asli di Île‑de‑France.
Dahulu, rumah burung merpati — yang terkadang disebut juga pigeonniers — merupakan bangunan penting dalam kehidupan bangsawan maupun masyarakat petani. Mereka digunakan untuk memelihara burung merpati domestik, yang dagingnya dikonsumsi, sementara kotorannya yang kaya nutrisi dipakai sebagai pupuk alami untuk lahan pertanian. Hak untuk membangun rumah burung merpati ini dulu sering kali hanya diberikan kepada bangsawan atau biara-biara besar, dan jumlah lubang-lubang dalam rumah burung menunjukkan status sosialnya serta luasnya tanah miliknya.
Columbarium Moustier diperkirakan berasal dari abad ke-15. Bangunan ini kemungkinan besar dibangun kembali setelah hancur akibat perang sebelumnya, yaitu Perang Seratus Tahun, saat Milly‑La‑Forêt
yang mengalami ketidakstabilan dan penderitaan berkepanjangan.Terletak di bekas domaine du Moustier, sebuah properti luas yang dahulu dimiliki oleh bangsawan Fulbert de Milly dan menjadi bagian dari kompleks biara yang luas di sekitar kota, rumah merpati ini merupakan salah satu warisan bersejarah. Keberadaan rumah merpati ini mencerminkan strategi pertanian dan sosial para bangsawan abad pertengahan, yang ingin menegaskan kekuasaan dan kemakmuran mereka melalui bangunan-bangunan produktif yang mencolok dan mudah dilihat.
Dari segi arsitektur, bangunan ini menonjol dengan bentuk melingkar, dibangun dari batu kecil yang rapi dan dilengkapi dengan sebuah mangkok. Pemugaran yang dilakukan antara 2021 dan 2023 berhasil mengembalikan tampilan luar dan dalam, merekonstruksi ubin lantai, bahkan tangga berputar yang menghubungkan ceruk-ceruk untuk burung merpati, sehingga kembalilah bentuk aslinya seperti saat pertama kali dibangun.
Bangunan bangau ini memiliki nilai berharga dari berbagai aspek. Pertama, bangunan ini menjadi bukti arsitektur vernacular dari akhir Abad Pertengahan, yang jarang ditemukan di sekitar Paris karena urbanisasi yang telah menghapus banyak bangunan desa tradisional. Di sisi lain, bangunan ini juga menunjukkan peran penting secara ekonomi dan simbolik dari bangau, yang tidak hanya berfungsi sebagai bangunan pertanian biasa, tetapi juga sebagai bagian dari sistem kekuasaan feudalisme dan pengelolaan wilayah.
Di masa ketika orang terpesona oleh istana besar dan katedral Gotik, bangunan seperti merpati istana Moustier mengingatkan kita bahwa warisan abad pertengahan tidak hanya terbatas pada monument yang megah: warisan ini juga tersebar di bangunan-bangunan sederhana namun bermakna, yang menghiasi lanskap dan menggambarkan kisah kehidupan sehari-hari di Abad Pertengahan.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.
Tanggal dan jadwal
Dari 10 Januari 2026 Pada 31 Desember 2027
Tempat
Bak pengembang desa kecil yang tersembunyi, Colombier du Moustier tetap menjadi tempat yang jarang dikunjungi namun penuh pesona.
parc du moustier
91490 Milly la Foret















