Sedikit orang Paris yang benar-benar tahu apa yang tersembunyi di balik grilles dorées bangunan elegan ini yang terletak di 8ᵉ arrondissement, hanya beberapa meter dari istana Élysée. Sejak lebih dari satu abad yang lalu, Hôtel de Beauvau telah menjadi pusat ministère de l'Intérieur.
Di sinilah beberapa keputusan paling penting diambil terkait keamanan, pemilu, daerah otonom, atau penyelenggaraan acara nasional besar. Meski perannya sangat krusial, istana ini tetap sangat sulit diakses publik, memperkuat aura misteri.
Namun, jauh sebelum menyambut pejabat negara tingkat tertinggi, hôtel de Beauvau pernah menjadi kediaman sebuah keluarga bangsawan yang berpengaruh dan menjadi saksi peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Prancis.
Sejarah hôtel de Beauvau bermula pada awal abad ke-18. Antara tahun 1728 dan 1731, sebuah hôtel particulier didirikan untuk Charles Juste de Beauvau-Craon, pangeran Beauvau dan mantan maréchal de France. Namanya akan tetap terkait dengan bangunan ini hingga kini. Seperti banyak hôtel particuliers di faubourg Saint-Honoré, kediaman ini dirancang menurut model klasik: sebuah badan bangunan yang menghadap ke sebuah cour d'honneur di sisi jalan dan sebuah taman di bagian belakang, yang menawarkan ketenangan dan privasi bagi penghuninya.
Seiring berjalannya waktu selama beberapa dekade, hotel ini beberapa kali berganti pemilik. Ia telah diperluas, diperindah, dan disesuaikan dengan selera para penghuninya yang beragam, menjadikannya salah satu kediaman paling elegan di lingkungan sekitar.
Hôtel de Beauvau telah menampilkan beberapa tokoh berpengaruh pada zamannya. Menjelang Revolusi Prancis, bangunan ini terutama dimiliki oleh anggota dari aristokrasi tingkat atas yang dekat dengan istana. Kawasan itu sendiri pada saat itu merupakan salah satu pusat kekuasaan. Hanya beberapa ratus meter dari sana terdapat istana Élysée, beberapa kedutaan, dan banyak rumah milik bangsawan.
Usai gejolak revolusioner, bangunan ini melalui berbagai fungsi sebelum akhirnya dipilih pemerintah untuk menampung secara permanen sebuah administrasi pusat.
Di bawah Kekaisaran Kedua, Hôtel de Beauvau menempati peran yang kita kenal sekarang. Pada 1861, menteri Dalam Negeri secara resmi menempati gedung itu. Sejak saat itu, semua menteri Dalam Negeri, dari Napoléon III hingga sekarang, telah menjalankan tugasnya di sana. Keberlanjutan yang luar biasa ini menjadikan Hôtel de Beauvau salah satu kantor kementerian tertua yang masih dihuni oleh administrasi yang sama di Prancis.
Seiring berjalannya waktu, bangunan ini telah dimodernkan sambil menjaga ornamen historis. Di balik fasad yang sederhana tersaji ruang-ruang seremonial, tangga monumental, panel kayu antik, tapis dinding kuno, dan kantor-kantor tempat keputusan-keputusan penting dalam sejarah kontemporer Prancis dibuat.
Sebuah anekdot menarik adalah fakta bahwa "Beauvau" telah menjadi jauh lebih dari sekadar alamat. Seperti orang berbicara tentang "Matignon" untuk merujuk pada Perdana Menteri atau "l'Élysée" untuk menggambarkan kepresidenan Republik, para jurnalis kerap menggunakan nama Beauvau untuk menandakan Kementerian Dalam Negeri itu sendiri.
Begitulah, ketika terdengar keputusan 'datangnya dari Beauvau', bukan hanya mengenai gedungnya, tetapi seluruh lembaga itu; sebuah metonimi politik yang sejati!
Hôtel de Beauvau telah menjadi rumah bagi tokoh-tokoh penting dalam kehidupan politik Prancis. Georges Clemenceau, Georges Mandel, Pierre Mendès France, Gaston Defferre, serta beberapa perdana menteri sebelum naik ke Matignon, pernah menduduki kantor menteri.
Selama krisis nasional besar (perang, Pembebasan, Mei 68, gelombang serangan atau krisis kesehatan), banyak keputusan yang termasuk kewenangan Kementerian Dalam Negeri telah dikoordinasikan dari Beauvau. Ini adalah salah satu pusat syaraf negara Prancis.
Ya, tetapi hanya secara istimewa. Berbeda dengan monumen bersejarah lainnya, hotel Beauvau tidak dibuka untuk kunjungan bebas karena fungsi pemerintahnya yang masih berjalan. Namun publik tetap dapat menjelajahi ruang tamu dan beberapa ruangan bersejarahnya saat Hari Warisan Eropa, jika persyaratan keamanan memungkinkan.
Tempatnya biasanya terbatas dan reservasinya, jika ada, cepat terisi penuh. Dan sepanjang sisa tahun ini, kita hanya bisa mengagumi fasadnya dari Place Beauvau!
Tempat-tempat di Paris yang sering kita kira tertutup… tapi sebenarnya bisa Anda kunjungi (dan kami jelaskan caranya)
Temukan tempat-tempat ikonik di Paris yang sering dipandang hanya untuk institusi atau pejabat, tetapi ternyata juga dibuka bagi publik. Élysée, Matignon, Sénat, monumen keagamaan… Kami jelaskan kapan dan bagaimana Anda bisa mengunjunginya. [Baca selengkapnya]
Tanggal dan jadwal
Hari-hari berikutnya
KAMIS :
dari 00:00 memiliki 23:59
Jumat :
dari 00:00 memiliki 23:59
SABTU :
dari 00:00 memiliki 23:59
Minggu :
dari 00:00 memiliki 23:59
Senin :
dari 00:00 memiliki 23:59
Selasa :
dari 00:00 memiliki 23:59
Rabu :
dari 00:00 memiliki 23:59
Tempat
Kementerian Dalam Negeri
Place Beauvau
75008 Paris 8
Perencana rute











Tempat-tempat di Paris yang sering kita kira tertutup… tapi sebenarnya bisa Anda kunjungi (dan kami jelaskan caranya)














