Théâtre Lepic mempersembahkan Dessiner encore, adaptasi teater dari karya Coco, mulai 31 Januari 2026. Terinspirasi oleh komik yang diterbitkan setelah serangan terhadap Charlie Hebdo, pertunjukan ini menelusuri perjalanan sang kartunis melalui kisah intim yang dibawakan oleh tiga pemain. Sutradara Georges Vauraz berusaha menggambarkan proses pemulihan sang seniman, antara rasa sakit, humor, dan kekuatan kreatif, di tengah-tengah panggung Paris.
Cerita ini mengikuti Corinne, alias Coco, yang hidupnya ditandai oleh serangan pada 7 Januari 2015. Adaptasi karya Hélène Degy dan Salomé Villiers mengeksplorasi momen trauma, kemudian masa setelahnya, yang dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan yang terus berlanjut: apakah dia bisa bertindak berbeda, memahami, dan memberi peringatan? Pertunjukan ini merekonstruksi momen yang terhenti dan gema yang ditimbulkannya, dengan menggunakan narasi puitis yang memadukan kesaksian pribadi dan pandangan artistik. Ini adalah perjalanan di mana penulis mempertanyakan ketahanannya sendiri dan jalan-jalan yang mungkin untuk terus berkarya.
Di atas panggung, Hélène Degy, Anna Mihalcea, dan Salomé Villiers memerankan karakter Coco dengan tiga suara, memberikan dimensi paduan suara pada kisah batin ini. Bersama-sama, mereka mengisahkan luka-luka, tetapi juga semangat hidup, pertemuan-pertemuan penting, dan momen-momen berbagi di dalam redaksi Charlie Hebdo. Pementasan ini menonjolkan pendekatan sensitif terhadap proses kreatif, didukung oleh elemen visual dan suara yang menggabungkan video, musik, dan tata panggung yang dirancang untuk menemani keadaan emosional karakter.
Karya video Valentine Boidron dan Eloi Février, pencahayaan Denis Koransky, serta musik yang digubah oleh Valentin Marinelli dan Clément Barbier membentuk dunia mimpi yang mengiringi perjalanan introspektif pertunjukan ini. Intervensi koreografi Emma Pasquer menambahkan dimensi ekspresif tambahan, sementara desain panggung Georges Vauraz menciptakan ruang yang penuh dengan kenangan, jejak, dan kebangkitan. Pendekatan multidisiplin ini membantu menempatkan pertunjukan ini dalam proposal pertunjukan hidup yang menonjolkan peran seni dalam proses rekonstruksi.
Diproduksi bersama oleh Théâtre Lepic, Atelier Théâtre Actuel, Théâtre des Béliers, Prismo Production, In Fine Capital, dan Red Velvet, pertunjukan ini ditujukan untuk khalayak luas berkat naskah yang mudah dipahami dan pementasan yang memadukan intensitas dan kesopanan. Melalui kisah yang jujur ini, pertunjukan ini menghormati kartun pers, kebebasan artistik, dan kekuatan tindakan kreatif dalam konteks di mana ekspresi menjadi tindakan perlawanan. Pertunjukan ini dapat disaksikan di Théâtre Lepic mulai 31 Januari 2026.
Tanggal dan jadwal
Dari 31 Januari 2026 Pada 29 Maret 2026
Tempat
Teater Lepic
1, avenue Junot
75018 Paris 18
Mengakses
M°12 - Lamarck Caulaincourt
Reservasi
Lihat harga tiket















