Label Palace kini menambah enam anggotanya di Prancis, termasuk tiga di Paris: Bulgari Hôtel Paris, Cheval Blanc Paris dan Fouquet's Hôtel. Menteri UMKM, Perdagangan dan Pariwisata, Serge Papin, mengungkapkan pada Selasa kemarin penambahan ini sebagai bagian dari “Koleksi Palace 2026”, yang menjadikan jumlah total institusi dengan penghormatan huruf P kapital itu menjadi 33 di seluruh negeri.
Dibentuk pada 2010 oleh pemerintah Prancis untuk memberi kerangka pada sebuah label yang sebelumnya beredar tanpa aturan tegas, label Palace diberikan oleh Atout France, lembaga pemerintah yang menggerakkan pengembangan pariwisata. Untuk layak menerima penghargaan ini, sebuah fasilitas harus berstatus bintang lima dan memiliki aktivitas berkelanjutan setidaknya selama 24 bulan jika merupakan pendirian baru, atau 12 bulan jika terjadi perbaikan total.
Prosedurnya berlangsung dalam dua tahap: tahap penyelidikan yang dipimpin oleh Atout France untuk memeriksa kriteria kelayakan objektif, kemudian tahap analisis oleh komisi tokoh-tokoh berkualitas. Komisi ini menilai lokasi, estetika, sejarah tempat, kepribadian lembaga, keterlibatan tim dalam upaya meraih keunggulan, adanya restoran gastronomi dan kebijakan lingkungan. Lembaga tersebut terutama harus berada di zona dengan kualitas luar biasa, dengan lingkungan arsitektur dan alam yang serasi: situs terklasifikasi, pemandangan monumental, warisan dunia UNESCO atau lanskap terlindungi.
Digitalisasi layanan juga menjadi salah satu kriteria penilaian: tingkat otomasi kamar, perjalanan pelanggan yang dematerialisasi, serta pemanfaatan teknologi terbaru. Reputasi online fasilitas tersebut, keberadaan dalam panduan internasional terkemuka, serta kebijakan pelatihan staf juga dipertimbangkan. Sejak reformasi yang dipublikasikan di Journal officiel pada Februari 2024 dan mulai berlaku 1 Oktober, penghargaan ini diberikan untuk tiga tahun dan dapat diperbarui, sebelumnya lima tahun, guna memastikan tingkat keunggulan yang konsisten.
Paris kini memiliki 13 hotel mewah, termasuk tiga di antaranya baru diberi label tahun ini:
Kedua tempat ini menggabungkan sejarah Paris yang sangat kuat dengan arsitektur yang luar biasa, yang tentu saja menguntungkan mereka untuk meraih label tersebut.
Sepuluh lainnya palaces parisiens yang identitasnya diperbarui adalah l'Hôtel de Crillon, Bristol, Four Seasons Hôtel George V, l'Hôtel Meurice, Plaza Athénée, Royal Monceau, Shangri-La Paris, Réserve Paris, Peninsula Paris dan Hôtel Lutetia.
Daftar baru ini menegaskan apa yang telah diumumkan pertengahan Mei: Park Hyatt Paris-Vendôme, di rue de la Paix, dan Mandarin Oriental Paris, di rue Saint-Honoré, tidak lagi masuk. Begitu pula Hôtel du Palais di Biarritz, yang sedang menjalani renovasi total. Properti-properti ini bisa mengajukan permohonan lagi setelah pekerjaannya selesai. Di Saint-Tropez, Byblos sudah kehilangan statusnya pada daftar sebelumnya.
Dua hotel ikonik di Paris ini akan kehilangan gelar Palace yang prestisius pada bulan Juni.
Park Hyatt Paris-Vendôme dan Mandarin Oriental Paris diperkirakan kehilangan gelar Palace pada 2 Juni 2026. L’Hôtel du Palais di Biarritz juga diperkirakan akan terpengaruh oleh penurunan ini, sebuah penurunan yang jarang terjadi dalam perhotelan mewah Prancis. [Baca selengkapnya]
Di luar ibu kota, Martinez de Cannes bergabung dengan jajaran di Côte d'Azur, alamat andalan Festival de Cannes selama beberapa dekade. Di Alpes, kini Four Seasons Resort di Megève yang menonjol sebagai pendatang baru, sementara Royal Champagne Hôtel & Spa, yang terletak di kebun-kebun anggur Champenois di Épernay, melengkapi gambaran bagian Timur Prancis.
Secara total, 33 palaces Prancis tersebar di Paris (13), Tenggara (9), Pegunungan Alpen (7), Barat Daya (2), Timur (1), dan Karibia dengan Cheval Blanc Saint-Barth. Entrants terbaru terakhir kali masuk pada 2019: sejak itu daftar ini membeku, sambil menunggu pulihnya dampak pandemi.



Dua hotel ikonik di Paris ini akan kehilangan gelar Palace yang prestisius pada bulan Juni.














