Tahukah Anda: mengapa kita makan cokelat saat perayaan Paskah?

Oleh Manon de Sortiraparis · Foto oleh My de Sortiraparis · Diperbarui 19 Maret 2026 pukul 19:00
Ini faktanya: para pecinta cokelat dan penikmat rasa benar-benar menikmati berton-ton cokelat selama perayaan Paskah 2026. Tapi, tahukah Anda dari mana sebenarnya tradisi ini berasal? Kami akan jelaskan semuanya.

Sekarang setelah Anda tahu mengapa para pencinta manis dan penggemar gastronomi menikmati donat, bugnes, crepes, dan waffle untuk Mardi Gras, mungkin Anda bertanya-tanya mengapa saat perayaan Paskah mereka menghabiskan kilo demi kilo cokelat. Mungkin Anda sendiri termasuk yang melakukannya!

Ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda, bahwa perayaan Paskah berasal dari tradisi Kristen, yang merayakan Kebangkitan Yesus Kristus. Tapi, apakah Anda tahu apa hubungannya antara kisah tersebut dan telur, kelinci, lonceng serta aneka permen cokelat yang sering kita nikmati selama Perayaan Paskah?

Sebagai pengingat, Perayaan Paskah menandai berakhirnya masa Prapaskah bagi umat Kristiani, sebuah periode puasa yang penuh pengorbanan, di mana berbagai makanan dilarang, termasuk telur. Untuk merayakan selesai dan berakhirnya Prapaskah, umat Kristiani dulu saling memberi telur dari ayam yang bertelur selama masa puasa. Dari zaman dahulu kala, bangsa Persia juga melakukan tradisi serupa, bukan dengan permen cokelat, melainkan dengan telur ayam, yang melambangkan pembaruan dunia dan berakhirnya musim dingin.

Namun, baru pada para penjual dari Jerman dan Alsace serta pembuat cokelat memutuskan untuk menggantikan tradisi telur ayam dengan telur cokelat; sebuah perubahan yang didorong oleh kemunculan cetakan kue dan cokelat pertama, serta dimulainya proses pengolahan pasta kakao!

Ngomong-ngomong, mungkin Anda belum tahu, tapi asal-usul jajanan cokelat khas Paskah ini sebenarnya juga tercatat dalam Alkitab, tepatnya dalam kisah penangkapan ikan ajaib. Dari situ lah asal mula tradisi menikmati lelehan cokelat saat Paskah.

Memang, saat para murid Kristus tidak memperoleh apa-apa di jala mereka, Yesus menunjukkan kepada mereka di mana tempat yang baik untuk memancing. Para murid-Nya pun mendapatkan ikan dalam jala mereka dan menyadari bukti kebangkitan Yesus Kristus. Cokelat gorengan yang menjadi tradisi Paskah ini pun mengingatkan kita akan kisah dari Alkitab tersebut! 

Baiklah, cerita terakhir: tahukah kalian mengapa orang tua di beberapa daerah di Prancis mengatakan kepada anak-anak bahwa kentong gereja yang membawa cokelat Paskah? Kami akan jelaskan! Pada Zaman Pertengahan, menggelegar bel gereja dilarang selama seluruh perayaan Paskah.

Sebagian orang tua biasanya memberi penjelasan agar anak-anak bisa memaklumi keheningan tersebut, dengan mengatakan bahwa lonceng-lonceng itu pergi ke Roma untuk meminta berkat dari Paus. Saat kembali ke rumah, mereka kemudian meletakkan telur-telur di kebun milik anak-anak sebagai bagian dari tradisi!

Pâques 2026 : la collection gourmande d'œufs de Pâques de Matthieu Carlin à l'Hôtel de Crillon Pâques 2026 : la collection gourmande d'œufs de Pâques de Matthieu Carlin à l'Hôtel de Crillon Pâques 2026 : la collection gourmande d'œufs de Pâques de Matthieu Carlin à l'Hôtel de Crillon Pâques 2026 : la collection gourmande d'œufs de Pâques de Matthieu Carlin à l'Hôtel de Crillon Paskah 2026 di Paris: Panduan lengkap warisan cokelat, brunch istimewa, tea time, pop-up shop, dan workshop yang wajib kamu coba
Cokelat, telur, kue, roti manis, serta brunch, tea time, pop-up kuliner dan workshop... Anda berada di tempat yang tepat untuk menikmati berbagai sajian lezat dalam perayaan Paskah 2026 di Paris. [Baca selengkapnya]

Informasi berguna
Komentar
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda