Disutradarai dan ditulis skenario oleh Dean DeBlois, Dragons menghidupkan kembali kisah animasi DreamWorks dalam bentuk film live-action. Dengan pemeran utama seperti Mason Thames, Nico Parker, dan Gerard Butler, film ini menggabungkan aksi, petualangan, dan fantasi di dunia Viking di mana ketakutan terhadap naga menjadi inti dari tatanan masyarakat Beurk. Setelah tayang di bioskop pada 11 Juni 2025, film ini akan diputar di Canal+ pada Kamis, 25 Desember 2025 pukul 21.10, dalam acara prime time.
Di pulau terpencil Beurk, Harold tumbuh berbeda dari yang lain. Biasanya pendiam, kikuk, dan merasa kecil di bawah bayang-bayang ayahnya, Stoïk, sang pemimpin dihormati yang memimpin suku yang sedang berperang melawan naga, Harold kesulitan untuk menemukan tempatnya dalam komunitas yang mengagungkan kekuatan dan berburu. Saat sang pemuda Viking bertemu dengan seekor naga terluka yang seharusnya dia bunuh, dia membuat keputusan yang tak terduga: membiarkan naga itu hidup dan berusaha memahami sang makhluk.
Pertemuan dengan Krokmou, makhluk yang ditakuti sekaligus rentan, membuka celah dalam keyakinan Harold. Ikatan mereka terbentuk diam-diam, melalui pengalaman-pengalaman di mana observasi dan kepercayaan menggantikan kekerasan. Seiring waktu, saat sang remaja mulai memahami hakikat sebenar para naga, ia dihadapkan pada dilema pribadi: tetap setia pada tradisi bangsa atau berani mengikuti jalan yang bisa mengguncang tatanan yang ada, meski berisiko memutus hubungan dengan ayah dan komunitasnya.
Diproduksi oleh Universal Pictures dan DreamWorks, Dragons dirancang sebagai adaptasi layar lebar dari film animasi tahun 2010, dengan Dean DeBlois sebagai sutradara agar kesinambungan nada dan visinya tetap terjaga. Pengambilan gambar dilakukan di Skotlandia dan Islandia, sementara efek visual dibuat sedemikian rupa agar makhluk-makhluk naga tampak lebih naturalistik. Perilaku naga dikembangkan berdasarkan binatang-binatang yang akrab, demi meningkatkan daya percaya diri mereka di layar. Selain itu, produksi mengusung ambisi menghadirkan pertunjukan udara spektakuler, terutama dalam pengaturan adegan-adegan terbang."
Para pemain utama didukung oleh Mason Thames, yang pernah tampil dalam Black Phone, memerankan Harold, serta Nico Parker, yang dikenal luas lewat perannya di The Last of Us, sebagai Astrid. Gerard Butler mengemban peran penting sebagai penghubung antara berbagai versi, memerankan Stoïk—karakter yang sebelumnya ia gubah secara vokal dalam trilogi animasi. Dunia Viking pun dihadirkan melalui latar besar, properti, dan adegan perang yang penuh detail, menonjolkan keahlian kerajinan tangan dan kekayaan imajinasi Nordik yang khas.
Pendapat Kami
Kita mungkin bertanya-tanya tentang kebutuhan akan satu lagi live-action, remake versi nyata dari Dragons yang belakangan ini sangat diminati, mengingat film animasi aslinya masih sangat terasa dalam ingatan kita. Namun, perlu diakui bahwa versi terbaru ini cukup berhasil, meskipun tidak mampu menandingi pesona dari film pertama. Para pemeran manusiawi yang tampil membawa dimensi emosional yang nyata — karakter menjadi lebih manusiawi, dan ikatan yang terbentuk di antara mereka terasa semakin kuat dan mendalam, terutama antara ayah Harold dan bocah itu sendiri.
Krokmou, naga terkenal yang tanpa diragukan lagi menjadi kunci keberhasilan seri ini, tampil sangat mirip dengan versi sebelumnya, tentu saja, karena selama naga belum benar-benar ada. Ia tetap menggemaskan dan ekspresinya bisa dibandingkan dengan anjing, sangat mengundang simpati, disempurnakan dengan efek khusus yang membuat adegan terbang di punggungnya cukup realistis, serta latar belakang pemandangan yang luar biasa menambah keindahan visualnya.
Mason Thames memerankan Harold yang menyentuh hati dan mampu menghidupkan karakter tersebut secara brilian, terjebak antara keinginannya dan harapan ayahnya — sebuah hubungan yang tampaknya lebih dalam daripada di film animasi. Pemilihan Nico Parker sebagai Astrid, meskipun sempat dipertanyakan karena penampilan fisiknya yang berbeda dari tokoh animasinya, tetap berhasil. Gadis muda ini mampu menghidupkan karakter Viking yang penuh semangat dan berisi hati, menjadikannya semakin menarik.
Kita dihadapkan pada campuran momen keberanian, situsi emosional, dan pertunjukan udara spektakuler, sehingga bisa dibilang ini adalah live-action keluarga yang cukup epik. Walau sebenarnya, kita bisa saja melewatkan film ini, karena pada dasarnya ini hanyalah salinan, namun layak untuk ditonton, terutama jika kamu menyukai seri ini, menghindarinya sebelumnya karena berbasis animasi, atau sekadar ingin menikmati waktu bersama keluarga dan anak-anak, kecil maupun besar!
Dragons
Film | 2025
Tayangan di bioskop mulai 11 Juni 2025
Siaran TV: Kamis, 25 Desember 2025 pukul 21.10 di Canal+
Aksi, petualangan, fantasi | Durasi: 2 jam 5 menit
Disutradarai oleh Dean DeBlois | Dibintangi Mason Thames, Gerard Butler, Nico Parker
Judul asli: How to Train Your Dragon
Asal negara: Amerika Serikat
Antara kesetiaan terhadap cerita aslinya dan keinginan untuk menciptakan visual yang realistis, Dragons mengisahkan perjalanan inisiatif Harold dan hubungannya dengan Krokmou dengan pendekatan yang lebih nyata, tanpa mengubah DNA petualangan keluarga yang membuat franchise ini begitu populer. Penayangan di Canal+ menjadikan pertunjukan spektakuler ini sebagai puncak acara akhir tahun yang penuh dengan nuansa film petualangan dan fantasi.
Untuk informasi lebih lengkap, jangan lewatkan juga pilihan kami dari film, serial, dan acara TV yang wajib ditonton minggu ini, panduan rilis semua platform, serta rekomendasi hari ini Apa yang bisa ditonton hari ini secara streaming.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.















