Disutradarai dan ditulis oleh Dean DeBlois, Dragons 2 melanjutkan kisah dunia yang diperkenalkan oleh Dragons pada tahun 2010, lima tahun setelah peristiwa pertama. Rilis di bioskop pada Juli 2014, sekuel ini mengisahkan perkembangan hubungan antara manusia dan naga di pulau Beurk, sekaligus memperluas dunia yang diciptakan oleh DreamWorks Animation secara signifikan. Film ini, yang dibawakan dalam bahasa Prancis oleh Donald Reignoux dan Cate Blanchett, akan tersedia di platform streaming Netflix mulai 9 Januari 2026.
Sekarang sudah dewasa, Harold menjelajahi langit bersama Krokmou, sementara kehidupan di pulau itu telah berubah drastis karena adanya hubungan harmonis antara naga dan penduduknya. Saat melakukan ekspedisi, ia menemukan sebuah gua yang menyimpan naga-naga liar dan seorang Pengendara Naga misterius. Pertemuan ini membuka babak penting dalam perjalanan hidupnya dan mengungkap ancaman baru yang mengganggu keseimbangan di Beurk.
Saat seorang pemimpin perang berambisi menundukkan naga demi memperluas kekuasaannya, Harold dan Krokmou justru terjebak dalam konflik yang melampaui komunitas mereka sendiri. Film ini mengangkat tema kesetiaan, tanggung jawab, dan kemampuan seorang pemimpin muda untuk menjaga perdamaian, sambil memperkenalkan makhluk-makhluk baru dan pemandangan spektakuler yang dirancang khusus untuk sekuel ini.
Ditampilkan di luar kompetisi pada Festival Film Cannes 2014, Dragons 2 menjadi tonggak penting dalam franchise ini. Dean DeBlois setuju untuk menyutradarai sekuel ini asalkan dibuat menjadi trilogi, dengan visi naratif yang seambisius perluasan dunia seperti yang dilakukan dalam Imperium Melawan. Film ini didukung oleh teknologi mutakhir yang belum pernah digunakan di DreamWorks: perangkat lunak Premo dan Torch meningkatkan kualitas tekstur kulit, ekspresi wajah, dan efek pencahayaan, sehingga menghasilkan animasi yang lebih realistis.
Desain naga juga mengalami perkembangan. Krokmou tetap mempertahankan gerakan yang menggabungkan ciri khas kucing dan anjing, berdasarkan pengamatan dari kucing versi supervisor animasi. Sementara itu, naga alpha yang besar dan mampu menyemburkan es terinspirasi dari beruang kutub. Tim pengembang menciptakan sebuah teknologi 3D sejak tahap penulisan naskah, yang memungkinkan adegan-adegan di udara yang dirancang untuk memanfaatkan kedalaman stereoskopik secara maksimal. Dari segi suara, John Powell kembali mengisi soundtrack film ini, bekerja sama dengan Jónsi, sementara beberapa lagu rock digunakan untuk memberi suasana sepanjang film.
Dengan narasi yang lebih dewasa, tema yang lebih luas, dan evolusi visual yang mengesankan, Dragons 2 dirancang untuk penonton keluarga sambil memperdalam aspek petualangan dan pertumbuhan dari film pertama. Kehadirannya di Netflix akan menjadi momen yang tepat untuk menelusuri kembali bagian penting dari trilogi ini, yang telah meraih penghargaan seperti Golden Globes dan dikenal karena keberanian dan visi artistiknya.
How to Train Your Dragon 2
Film | 2014
Tayang di bioskop: 2 Juli 2014
Tersedia di Netflix sejak 9 Januari 2026
Animasi, petualangan, keluarga | Durasi: 1 jam 43 menit
Disutradarai oleh Dean DeBlois | Dibintangi oleh Donald Reignoux, Jay Baruchel, Cate Blanchett
Judul asli: How to Train Your Dragon 2
Negara asal: Amerika Serikat
Dengan narasi yang luas, inovasi visual, dan pemikiran mendalam tentang kepemimpinan, Dragons 2 semakin memperkokoh posisinya di antara saga animasi terbesar dalam lima belas tahun terakhir. Kehadiran film ini di Netflix memberikan kesempatan untuk meninjau kembali karya penting yang menjadi landasan menjelang peluncuran bagian ketiganya.
Untuk memperluas pilihan Anda, jangan lewatkan juga rilisan terbaru Netflix di Januari, panduan lengkap film dan serial baru di berbagai platform streaming, serta rekomendasi hari ini apa yang sedang tayang dan layak ditonton hari ini.















