Kita berada di era tahun 1920-an: dua utopis, André Honnorat (mantan menteri Pendidikan dan Seni Rupa) dan Paul Appell, seorang matematikawan dan rektor Akademi Paris, ingin membangun sebuah tempat yang akan menjadi rumah bagi mahasiswa dari seluruh dunia. Seusai Perang Dunia Pertama, yang membelah Eropa dan menimbulkan banyak korban jiwa, mereka berjanji bahwa konflik mematikan besar itu tidak akan terulang lagi.
Sejak itu, setiap tahun ribuan mahasiswa diterima di berbagai rumah yang mewakili masing-masing negara atau wilayah di dunia. Kini mereka berjumlah 47 buah dan memungkinkan para mahasiswa muda asal Meksiko, Asia Tenggara, Tunisia, Korea Selatan, Maroko, Mesir… menjalani satu tahun yang luar biasa di dalam kompleks universitas unik di dunia. Setiap rumah menampilkan gaya arsitektur khas negara yang diwakilinya.
Demikianlah Maison de l’Égypte menampilkan imitasi hieroglif yang terukir di fasad luar bangunannya, Collège Britannique mengingatkan arsitektur bata merah khas London, Maison de l’Italie menonjolkan gaya klasik, Maison Hellénique dengan kolom Yunani seperti kuil-kuil terkenal, El Colegio de España mengingatkan sebuah kastil (istana, ndlr) Spanyol. Singkatnya, sebuah keliling dunia arsitektur dan budaya tanpa meninggalkan Paris, dengan puluhan budaya atau gaya arsitektur di dalam kompleks lanskap seluas 34 hektar ini, yang dikenal sebagai parc de la Cité Internationale Universitaire.
Seabad kemudian, Cité Internationale Universitaire telah berkembang dengan menambahkan sepuluh rumah baru : di antaranya Rumah Korea, Rumah Mesir... Bahkan ada, Rumah Ukraina yang merupakan satu-satunya rumah yang tidak berbentuk fisik. Dibangun secara darurat ketika perang dinyatakan di negara tersebut (pada 2024), rumah itu memungkinkan para mahasiswa untuk menginap di berbagai rumah.
Di tempat ini, beberapa tawaran kuliner ditawarkan di dalam berbagai rumah; banyak fasilitas olahraga juga dapat diakses: stadion sepak bola, lapangan tenis, ruang dansa, ruang anggar, meja ping-pong... Belum lagi jadwal acara dari berbagai rumah atau juga teater Cité Internationale.
Taman ini termasuk favorit di kalangan mahasiswa maupun warga sekitar: tak banyak orang tahu, ia mengundang untuk berjalan-jalan dan menawarkan suasana pedesaan yang asri serta sangat menarik. Konsep unik di dunia ini melibatkan puluhan arsitektur berbeda di dalamnya: jangan lewatkan untuk menjelajah tempat bersejarah ini yang merayakan seratus tahun pada 2025 dan pernah menjadi rumah bagi beberapa selebritas dunia.
Tes ini dilakukan sebagai bagian dari undangan profesional. Jika pengalaman Anda berbeda dengan kami, beri tahu kami.
Tanggal dan jadwal
Dari 25 Juni 2026 Pada 31 Desember 2027
Tempat
Cité Internationale Universitaire de Paris
17 Boulevard Jourdan
75014 Paris 14
Situs resmi
www.ciup.fr































































