Kota pameran street art baru di atas kapal pesiar kota Fluctuart. Setelah sebuah instalasi kolektif yang melibatkan 72 seniman yang dipusatkan pada tema peta metro, pusat seni urban terapung ini berganti topik dan kali ini menyoroti kucing. Berjudul "Chacun cherche son chat", pameran gratis ini berlangsung di Fluctuart 7 Mei hingga 23 Agustus 2026 dan berpotensi membuat Anda terenyuh, belum lagi lainnya. Karena si kucing bisa sama lembutnya dengan liar. Meski tanpa sengaja menjadi bintang media sosial, kucing sejak lama telah menjelma sebagai pendamping istimewa para seniman, dilihatnya sebagai simbol kemandirian dan kebebasan.
Untuk "Chacun cherche son chat", Fluctuart kini mengundang sekitar sepuluh seniman jalanan untuk mengeksplorasi berbagai sisi kucing, binatang yang telah melintasi imajinasi dan berbagai era. Untuk kesempatan ini, bersiaplah menyaksikan karya-karya bertanda Ardif, Kesadi, Kraken, Madame, maupun Veks Van Hillik dan Wenna. Mereka semua memanfaatkan tema kucing untuk membawa kita masuk ke dalam jagat artistik mereka.
Di sana kita dapat mengagumi sebuah anamorfose besar seekor kucing yang suka bermain, sebuah felin setengah hewan setengah mesin karya Ardif, atau juga dewa-dewa kucing yang dipahat oleh seniman keturunan Tiongkok, Weena. Bersama Kesadi, kucing tersebut menjadi tokoh naratif. Senimannya sengaja menciptakan sebuah cerita di mana kita mengikuti sang felin — yang di sini mewakili seorang manusia — dalam hari-harinya yang biasa, dipandu oleh satu obsesi; yaitu membawa pulang seekor tikus.
Dalam karya Veks Van Hillik, kucingnya bahkan tidak terlihat. Setidaknya pada pandangan pertama. Di sini, seniman jalanan mengajak kita melihat melalui lubang kunci untuk mengamati isi sebuah kotak dan dengan demikian menjalankan sendiri eksperimen kucing Schrödinger, dengan menentukan keadaan kucing itu.
Diarahkan oleh Madame mengajak kita melangkah di balik tirai dan menempati ruang sempit berlapis beludru, di mana kita berhadapan dengan dinding yang tampak memandangi kita. Melalui instalasi menakjubkan ini yang berjudul "On ne soigne pas le mâle par le mal", Madame menghadirkan sebuah refleksi berlapis tentang kondisi manusia.
Pada akhirnya, "Chacun cherche son chat" tidak menampilkan banyak karya dan pameran ini bisa dikunjungi dengan cepat. Namun kami sangat menyarankan Anda meluangkan waktu untuk mengamati para kucing yang dipresentasikan dalam berbagai sisi. Kapal kanal itu bahkan menampung sebuah "Cosy cat corner" di mana pengunjung bisa bersantai dan bahkan membaca buku-buku tentang... tentu saja kucing. Untuk menuju sudut santai kecil ini, cukup mengikuti "Cat Walk" yang berwarna seperti kucing.



Pameran street art yang wajib Anda kunjungi di Paris dan Île-de-France
Tanggal dan jadwal
Dari 7 Mei 2026 Pada 23 Agustus 2026
Tempat
Fluctuart - Pusat seni urban
Port du Gros Caillou, 75007 Paris
75007 Paris 7
Harga
Gratis
Situs resmi
fluctuart.fr































