Girls, adolescence, mode et rébellion : l'exposition plurielle au Grand Palais Gadis-gadis, masa remaja, mode, dan pemberontakan: pameran beragam di Grand Palais

Oleh Cécile de Sortiraparis · Foto oleh Cécile de Sortiraparis · Diperbarui 18 Juli 2026 pukul 06:25
Seniman, perancang busana, pembuat film, dan fotografer menjelajahi dunia kaya dan luas masa remaja gadis-gadis, lewat pameran "Girls" yang akan berlangsung di Grand Palais dari 9 Desember 2026 hingga 21 Maret 2027.

 

Apa artinya menjadi seorang gadis? Apa artinya menjadi seorang remaja perempuan? Zaman berbeda, orang yang diwawancarai pun berbeda, definisinya pun berubah. Lalu, apakah salah satu definisi itu benar-benar tepat? Grand Palais mengundang beberapa seniman dan pembuat karya untuk menjelajahi dunia yang misterius dan dinamis ini... Mulai 9 Desember 2026 hingga 21 Maret 2027, saksikan pameran Gadis, masa remaja, mode, dan perlawanan.

Selama berabad-abad, remaja perempuan dibatasi pada peran-peran yang miskin, klise yang menutupi kedalaman dan kekayaan kehidupan batin para gadis muda. Dalam seni dan masyarakat Barat, remaja perempuan dipandang sebagai makhluk yang polos, saleh, rapuh, sering terlalu sensitif, terlalu sombong... Tak ada yang membahas hasrat, ambisi, bakat mereka. Kini citra itu telah dirobek oleh tokoh-tokoh pemberontak, anti-konformis, yang lebih bebas.

Gambaran remaja perempuan tetap ambigu, sering salah dipahami. Banyak seniman berupaya menjernihkan identitasnya yang rumit dan beragam, menjelaskan simbol-simbol serta kode yang melekat pada masa hidupnya antara masa kanak-kanak dan dewasa. Sebuah dunia di antara dua fase, tempat batas-batas ditembus untuk tumbuh dan mendefinisikan diri ulang.

Pameran di Grand Palais menampilkan sejumlah desainer busana, fotografer, seniman, sineas, dan desainer kostum dari Prancis maupun luar negeri. Jalur pameran membahas tema-tema mode, femininitas, kebosanan remaja, psikologi, serta identitas pribadi maupun kolektif. Pameran ini ditutup dengan gambar-gambar dan kisah-kisah yang dipublikasikan para gadis, bagaimana mereka mengambil alih wacana untuk merebut kembali identitas mereka.

Rute kunjungan dimulai dengan sejarah mode anak-anak dan remaja di Barat. Peran anak-anak dalam masyarakat, serta norma-norma gender, terungkap lewat pakaian-pakaian mereka. Gaya-gaya ini membentuk bahasa visual yang khas, dan penyebarannya lewat seni, film, serta fotografi memperkuat stereotip terkait sosok dan busana tersebut.

Sejak dekade 1990-an, para seniman dan feminis mengambil kembali makna kata "fille" untuk menciptakan kisah-kisah baru. Mengambil inspirasi dari pengalaman pribadi mereka, para seniman ini menggambarkan gadis sebagai orang yang rentan namun berani, tangguh dan kreatif... Individu yang terus berubah, yang secara bertahap membentuk dewasa yang akan mereka capai. Para seniman juga membayangkan citra feminitas yang baru, model-model yang lebih beragam, lebih bebas.

Menghadapi gambar-gambar ini yang melepaskan diri, pameran memperkenalkan archetypes, simbol-simbol yang mendefinisikan seorang gadis—sering kali secara keliru. Gaun dan pita, seragam, rok mini, atau riasan: semua unsur ini dipersoalkan, dibayangkan ulang, didefinisikan ulang untuk mempertanyakan norma-norma gender tradisional.

Apa artinya menjadi seorang gadis? Datang dan temukan jawabannya di Grand Palais, dalam sebuah pameran yang diperkirakan akan sangat menarik! Akan dibuka pada akhir tahun 2026.

Informasi berguna

Tanggal dan jadwal
Dari 9 Desember 2026 Pada 21 Maret 2027

× Perkiraan waktu buka: untuk mengonfirmasi waktu buka, silakan hubungi restoran.

    Tempat

    3 Avenue du Général Eisenhower
    75008 Paris 8

    Perencana rute
    Aksesibilitas
    Mengakses
    M° Champs-Elysées Clemenceau

    Harga
    Moins de 18 ans : Gratis
    Tarif réduit : €12
    Plein tarif : €15

    Situs resmi
    www.grandpalais.fr

    Komentar