Jembatan Alma, dari Pameran Dunia hingga Putri Diana

Oleh Manon de Sortiraparis · Foto oleh Manon de Sortiraparis · Diperbarui 28 Agustus 2026 pukul 13:51
Dibangun pada masa pemerintahan Napoleon III, Jembatan Alma dinamai dari kemenangan Prancis dalam Perang Krimea. Diresmikan pada 1856 dan kemudian dibangun ulang secara total pada abad ke-20, jembatan Paris yang terkenal ini telah menapaki hampir dua abad sejarah.

Sulit untuk melewati jembatan Alma tanpa teringat pada peristiwa tragis kecelakaan yang menewaskan Putri Diana pada tahun 1997, di terowongan yang berada di dekat jembatan tersebut. Tak jauh di sana berdiri Nyala Api Kebebasan, replika ukuran sebenarnya dari Nyala Api Patung Liberty di New York.

Diberikan di Paris pada 1989 untuk merayakan seratus tahun International Herald Tribune dan sebagai simbol persahabatan Prancis–Amerika, ia kemudian menjadi setelah kematian Diana sebuah tempat berkumpul spontan bagi para pengagumnya. Sejak 2019, ruang tempat ia berada secara resmi dinamai Place Diana.

Tapi mari kita kembali ke kisah Pont de l'Alma. Napoléon III memerintahkan pembangunannya pada tahun 1854 untuk menghubungkan kawasan Chaillot dan Grenelle. Direncanakan untuk Pameran Dunia 1855, karya ini tertunda akibat banjir luar biasa, dan akhirnya diresmikan pada 2 April 1856.

Le saviez-vous ? La Flamme de la Liberté au pont de l'Alma n'est pas vraiment dédiée à Lady DianaLe saviez-vous ? La Flamme de la Liberté au pont de l'Alma n'est pas vraiment dédiée à Lady DianaLe saviez-vous ? La Flamme de la Liberté au pont de l'Alma n'est pas vraiment dédiée à Lady DianaLe saviez-vous ? La Flamme de la Liberté au pont de l'Alma n'est pas vraiment dédiée à Lady Diana

Namanya terkenal karena Pertempuran Alma, dimenangkan pada 20 September 1854 oleh pasukan Prancis dan Inggris melawan tentara Rusia selama Perang Krimea. Beberapa tahun kemudian, pada 1858, empat patung prajurit yang mengesankan menghiasi tiangnya: seorang Zouave, seorang Grenadier, seorang Chasseur à pied, dan seorang Artilleur, mewakili berbagai korps tentara Prancis yang terlibat dalam konflik tersebut.

Dari kuartet itu, hari ini hanya tersisa si Zouave terkenal yang berdiri di atas jembatan itu. Karena terlalu sempit dan tidak lagi cocok untuk arus lalu lintas darat maupun sungai, jembatan lama benar-benar diganti antara 1970 dan 1974. Jembatan baru yang hanya memiliki satu tiang di Sungai Seine membuat Zouave menjadi satu-satunya prajurit yang kembali ke tempatnya. Tiga rekan seperjuangannya dipindahkan: Grenadier ke Dijon, Artilleur ke La Fère, dan Chasseur à pied di sisi Bois de Vincennes.

L'histoire du Zouave du Pont de l'Alma, la statue qui sert à mesurer les crues de la SeineL'histoire du Zouave du Pont de l'Alma, la statue qui sert à mesurer les crues de la SeineL'histoire du Zouave du Pont de l'Alma, la statue qui sert à mesurer les crues de la SeineL'histoire du Zouave du Pont de l'Alma, la statue qui sert à mesurer les crues de la Seine
Yann Caradec

Zouave du Pont de l'Alma telah lebih banyak mendapatkan fungsi lain dalam imajinasi publik Paris: sebagai barometer banjir Sungai Seine. Sebelum alat ukur modern ada, orang Parisian memang memerhatikan tingkat air yang terlihat pada tubuhnya untuk membayangkan laju naiknya sungai. Pada saat banjir besar 1910, Sungai Seine tersebut bahkan naik hingga bahu sang tentara, dan pada puncaknya mencapai dagunya!

Informasi berguna

Tanggal dan jadwal
Hari-hari berikutnya
Jumat : dari 00:00 memiliki 23:59
SABTU : dari 00:00 memiliki 23:59
Minggu : dari 00:00 memiliki 23:59
Senin : dari 00:00 memiliki 23:59
Selasa : dari 00:00 memiliki 23:59
Rabu : dari 00:00 memiliki 23:59
KAMIS : dari 00:00 memiliki 23:59

× Perkiraan waktu buka: untuk mengonfirmasi waktu buka, silakan hubungi restoran.

    Tempat

    Pont de l'Alma
    75008 Paris 8

    Perencana rute
    Aksesibilitas

    Komentar