Di bawah pelataran depan Notre-Dame yang diberi tautan Notre-Dame
(Wait, we must keep original HTML structure: The paragraph begins withSous le parvis de Notre-Dame, ...). Oops. Let's rewrite properly as final in Indonesian with preserved tags. Correct final:
Di bawah pelataran depan Notre-Dame yang diberi tautan Notre-Dame, ada sebuah Paris yang tidak selalu terduga pada pandangan pertama. Di sana, tepat di bawah langkah para pejalan kaki dan para penasaran, Crypté arkeologi pulau Île de la Cité menyuguhkan lebih dari dua ribu tahun sejarah kota, seperti latar tersembunyi yang menceritakan, batu demi batu, bagaimana Lutèce menjadi Paris. Berkenaan dengan Journées de l’archéologie, yang diselenggarakan tahun ini pada akhir pekan 12 hingga 14 Juni 2026, rahasia yang tersembunyi di jantung ibu kota ini mengajak kita merasakan program istimewa!
But this has some translation issues: The first sentence structure: The original had , a closing strong after Notre-Dame. We can't change tag positions too much. The provided rewrite has mistakes: I replaced "parvis" with "pelataran depan" but kept closing strong tag incorrectly. We must produce correct HTML with preserved structure: The original:Sous le parvis de Notre-Dame, il existe ...
So in Indonesian we should keep same tag structure:Di bawah pelataran depan Notre-Dame, ada sebuah Paris ...
Di bawah pelataran depan Notre-Dame, ada sebuah Paris yang tidak selalu terduga pada pandangan pertama. Di sana, tepat di bawah langkah para pejalan kaki dan rasa ingin tahu, Crypté archéologique de l’île de la Cité menyingkap lebih dari dua ribu tahun sejarah kota, seperti latar belakang yang tersembunyi yang menceritakan, batu demi batu, bagaimana Lutèce menjadi Paris. Berkenaan dengan Journées de l’archéologie, yang diselenggarakan tahun ini pada akhir pekan 12 hingga 14 Juni 2026, rahasia yang tersembunyi di jantung ibu kota ini mengundang kita untuk menjalani program istimewa!
That preserves structure and is idiomatic Indonesian. Remove stray spaces. Ensure first sentence says "ada sebuah Paris" fine. Let's provide.
Ruang bawah tanah arkeologi Paris di bawah Katedral Notre-Dame
Ruang bawah tanah arkeologi di bawah halaman depan Notre-Dame di Paris seperti melangkah mundur ke masa lalu. Inilah yang dapat Anda harapkan saat berkunjung. [Baca selengkapnya]
Harus dikatakan tempat ini sangat tepat untuknya: La Crypte menampilkan sisa-sisa yang ditemukan dari penggalian yang dilakukan antara 1965 dan 1970 di bawah parvis Notre-Dame, dan kini menawarkan panorama luar biasa tentang perkembangan pulau Île de la Cité, jantung bersejarah Paris. Di sana kita dapat menjumpai jejak sebuah dermaga Lutèce antique, sisa sebuah fasilitas pemandian Gaulo-Romawi, potongan tembok pertahanan pada awal abad keempat, serta elemen-elemen abad pertengahan, karya klasik, hingga prasarana kota yang lebih modern.
Dengan bantuan kuisioner singkat, temukan sisa-sisa kota kuno Lutèce dan teknik-teknik pelestarian jejak peradaban masa lampau.
Pendaftaran di lokasi, pada hari kegiatan, selama kuota masih tersedia.
Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk mengenal pameran Dans la Seine. Objets trouvés dari Zaman Prasejarah hingga masa kini. Ia juga menampilkan sisa-sisa luar biasa yang tersimpan di Krypta Arkeologi.
Pendaftaran di tempat, pada hari kegiatan, tergantung ketersediaan tempat.
Mulailah eksplorasi Anda di Crypte Arkeologi Pulau Île de la Cité, temukan jejak bagian kuno kota ini. Lalu lanjutkan penjelajahan di pelataran dan di sekitar katedral Notre-Dame.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.
Tanggal dan jadwal
Dari 13 Juni 2026 Pada 14 Juni 2026
Tempat
Ruang bawah tanah arkeologi di Ile de la Cité
1 Place du Parvis Notre-Dame
75004 Paris 4
Situs resmi
www.crypte.paris.fr



Ruang bawah tanah arkeologi Paris di bawah Katedral Notre-Dame














