Tahun ini, sejumlah perubahan dan inovasi akan segera diterapkan dalam transportasi umum di Paris dan Île-de-France. Selain diresmikannya Tzen 4 dan peresmian jalur pertama di Line 18, bulan Desember 2026 nanti juga akan hadir kereta metro MF19 yang akan mulai beroperasi di dua jalur, yakni jalur 3 bis dan 7 bis.
Sampai saat itu, proses modernisasi masih berlangsung di bawah tanah. Beberapa jalur pun terdampak lebih parah dibandingkan yang lain. Salah satunya adalah jalur 7bis, yang akan sepenuhnya berhenti operasinya selama liburan musim dingin ini. Secara rinci, perjalanan kereta bawah tanah akan dihentikan di seluruh jalur 7bis mulai 21 Februari hingga 8 Maret, termasuk hari terakhir, seiring dengan proses modernisasi yang tengah berlangsung, demikian diumumkan oleh RATP.
Perlu diingat bahwa jalur 7bis merupakan jalur kedua terpendek di jaringan kereta bawah tanah Paris setelah jalur 3 bis. Selain itu, jalur 7 bis hanya memiliki delapan stasiun. Dijuluki sebagai salah satu jalur metro Paris yang paling jarang dilalui, jalur 7bis tetap melayani stasiun penting seperti Louis Blanc, Jaurès, dan Buttes-Chaumont. Jalur ini juga menawarkan koneksi dengan jalur 2, 5, 7, dan 11 dari metro serta trayek trem T3b.
Mulai dari 21 Februari hingga 8 Maret, seluruh jalur ini akan ditutup sementara. Tidak akan ada kereta yang beroperasi selama periode tersebut, dan 8 stasiun di jalur 7bis (Louis Blanc, Jaurès, Bolivar, Butte Chaumont, Botzaris, Place des Fêtes, Danube, dan Pré Saint-Gervais) juga tidak akan bisa diakses selama masa penutupan ini.
Selama liburan musim dingin ini, para penumpang jalur 7bis akan dihadapkan pada kebutuhan untuk menyesuaikan diri dan mencari rute alternatif.



Transportasi Paris: Kereta Baru MF19 Akan Mulai Beroperasi di Dua Line pada Desember 2026
Setelah lini 10, dua jalur metro lainnya di Paris siap meresmikan kehadiran kereta baru MF19 mulai bulan Desember 2026. Simak penjelasannya. [Baca selengkapnya]
Situs resmi
www.ratp.fr



















