Beberapa seniman dikenal di seluruh dunia, bahkan oleh mereka yang sama sekali tidak tertarik pada seni. Léonard de Vinci, Andy Warhol, Frida Kahlo, Pablo Picasso, Vincent Van Gogh... Para ikon ini memiliki pengakuan internasional yang luas. Ada pula pencipta karya lain yang jauh dari perhatian umum. Salah satunya adalah Martin Schongauer. Meski begitu, pelukis dan pencetak asal Jerman ini adalah tokoh penting pada zamannya, yang pengaruhnya bertahan selama berabad-abad.
Martin Schongauer lahir di Colmar pada tahun 1445. Ia menjadi salah satu seniman paling terkenal dan berpengaruh di Eropa, menjelang akhir Zaman Pertengahan. Cetakan-nya memikat para pecinta seni di berbagai negara Eropa pada abad ke-15, sementara ukiran-nya menunjukkan kehalusan gerak dan bakat luar biasanya. Karya-karyanya terus menginspirasi para seniman hingga abad ke-17.
Musée Louvre mempersembahkan pameran khusus untuk mengenang karya seorang seniman yang terlupakan. Mulai 8 April hingga 20 Juli 2026, para pengunjung di Paris akan diajak menyelami karya dari sosok yang dikenal sebagai "Le Bel immortel", sang seniman yang abadi.




Pameran ini menampilkan sekitar seratus karya, termasuk sketsa langka, banyak cetakan dan ukiran, serta hampir seluruh lukisan yang dikaitkan dengan sang seniman. Pengunjung mendapatkan gambaran luas tentang karya seni dari seniman abad pertengahan ini, yang terkenal dengan lukisan halus dan penuh detail.
Yang dikenal dengan julukan "Beau Martin" oleh Albrecht Dürer ini memang terkenal karena keahliannya dalam seni gravur. Meskipun lebih dikenal sebagai pelukis, Martin Schongauer berasal dari keluarga pembuat perhiasan. Kemungkinan besar, ia belajar mengasah keahlian lurus dari ayahnya, mengukir dengan burin untuk menciptakan karya seni yang sangat halus dan memukau.
Pameran ini juga menyoroti pengaruh dari seniman ini: ia adalah salah satu seniman pertama yang meraih ketenaran di Eropa. Rangkaian karya yang dipamerkan mencakup berbagai macam karya dari abad ke-15 hingga ke-17, yang berasal dari berbagai negara di Eropa. Penataan ini membuktikan bahwa banyak seniman terinspirasi oleh karya-karya Schongauer, dan bahwa namanya tetap sangat populer bahkan lama setelah ia meninggal dunia.
Di Museum Louvre, mereka berusaha mengembalikan kejayaan seorang seniman luar biasa yang terlupakan sejak lama. Jangan lewatkan kesempatan bertemu Martin Schongauer di Paris mulai musim semi 2026.
Tanggal dan jadwal
Dari 8 April 2026 Pada 20 Juli 2026
Tempat
Museum Louvre
musée du louvre
75001 Paris 1
Mengakses
Metro Palais Royal - Musée du Louvre
Harga
Moins de 26 ans : Gratis
€22
Situs resmi
www.louvre.fr















