Ingin berlibur di pantai dan menikmati matahari? Tapi hati-hati, perjalanan mungkin tidak akan semulus yang Anda bayangkan... Cité de l'économie di Paris menggelar pameran yang menampilkan karya dari fotografer Kourtney Roy. Sang seniman dan sutradara asal Kanada ini memperlihatkan pandangannya tentang pariwisata, lengkap dengan pesona yang menggoda, namun juga berbagai sisi gelapnya yang tak boleh diabaikan...
Mulai 20 Februari hingga 20 September 2026, pameran All Inclusive mengajak kita menyelami dunia industri besar yang tersembunyi di balik layar. Kourtney Roy menampilkan tiga seri fotografinya: In Between Worlds, The Tourist, dan Sorry, No Vacancy. Meskipun tampak berwarna cerah dan ceria, gambar-gambar ini menyimpan realitas keras yang sering kita abaikan...atau sengaja kita abaikan.
Kourtney Roy berperan dalam fotografinya. Warna-warni, gaya berpakaian, latar belakang: tampak seperti iklan lama perjalanan yang bergaya tahun 1950-an. Namun, di balik itu, seniman kontemporer kelahiran 1981 ini sebenarnya mengkritik dunia kita saat ini. Dengan sentuhan humor dan estetika yang tajam, Kourtney Roy menantang cara kita melakukan perjalanan. Di balik gambar kapal pesiar, kolam renang, dan latar yang klise, sang seniman mengangkat isu-isu perubahan iklim, migrasi, serta pertukaran budaya dan ekonomi.
Dalam pameran All Inclusive, terdapat permainan ganda: pengunjung bisa menikmati gambar-gambar yang sangat detail dan indah, foto-foto cantik, yang menggambarkan gambaran ideal liburan. Namun, di balik keindahan ini, tersimpan makna yang lebih dalam dan kompleks. Kourtney Roy memanfaatkan teknik industri pariwisata yang menjual pengalaman yang magis dan glamor, sambil menyembunyikan dampak nyata dari perilaku kita terhadap lingkungan dan masyarakat setempat...
Fotografer ini menampilkan dunia visual yang sangat kuat dan berkesan, sambil juga mengajak kita merenungkan perjalanan yang bisa menjadi pengalaman yang bermanfaat dan mendidik, namun sekaligus bisa berbahaya. Sang seniman tidak mengkritik para wisatawan, melainkan mengajak kita untuk meninjau kembali cara kita berwisata dan dampaknya.
Perjalanan wisata sangat erat kaitannya dengan ekonomi: untuk berlibur, kita perlu memiliki dana, cuti berbayar, membeli tiket pesawat atau kereta, serta membayar akomodasi... Semua transaksi ini turut menyumbang perekonomian lokal di destinasi wisata, tapi di sisi lain juga berdampak negatif bagi masyarakat setempat, seperti kenaikan harga, lonjakan jumlah pengunjung yang kadang berlebihan, dan peningkatan polusi... Industri pariwisata bergantung pada keseimbangan yang sangat rapuh, yang tidak selalu mudah untuk dipertahankan.
Pameran yang ditampilkan di Kota Ekonomi ini tergolong singkat, namun foto-foto yang dipajang sangat menarik, penuh warna, dan estetis. Di balik keindahannya, terdapat banyak pesan tersembunyi. Senimannya tidak memaksakan interpretasi tertentu: di balik setiap foto, kita bisa menemukan berbagai kisah dan tema yang beragam.
Pengaturan panggung yang unik semakin menonjolkan suasana "liburan" yang sesuai dengan tema pameran. Kami berharap ada lebih banyak foto untuk membuat kunjungan ini berlangsung lebih lama, tetapi karya senimannya memang layak untuk disimak.
Untuk mendukung pemikiran ini, museum menyediakan beberapa program edukatif sepanjang jalur kunjungan, dirancang untuk memberikan informasi penting tentang pariwisata global, pentingnya bagi perekonomian, ketimpangan sosial yang diungkapkan oleh industri ini, dampak terhadap lingkungan, serta peran pemasaran...
Dalam pameran All Inclusive, pengunjung diajak melakukan perjalanan menarik ke dunia pariwisata, yang akan berlangsung hingga tahun 2026. Jangan sampai terlewatkan saat berkunjung ke Paris.
Tes ini dilakukan sebagai bagian dari undangan profesional. Jika pengalaman Anda berbeda dengan kami, beri tahu kami.
Tanggal dan jadwal
Dari 20 Februari 2026 Pada 20 September 2026
Tempat
Kota Ekonomi
1 Place du Général Catroux
75017 Paris 17
Harga
Tarif réduit : €6
Plein tarif : €12
Situs resmi
www.citeco.fr



























