Penggemar art urban, simaklah! Setelah edisi-edisi sebelumnya digelar di Los Angeles, New York, Shanghai, dan London, pameran megah "Beyond the Streets" akan tampil di Grande Halle de la Villette di Paris mulai 27 Mei hingga 30 Agustus 2026.
Dengan "Beyond the Streets", jangan berharap menemukan pameran biasa saja. Bersiaplah merasakan pengalaman otentik yang didedikasikan untuk budaya urban. Di sana tentu Anda bisa menikmati karya-karya unggulan dan karya-karya pertama dari seniman-seniman penting di dunia street art dan graffiti, seperti Futura 2000, Shepard Fairey, Invader, JonOne, André Saraiva, Felipe Pantone, Mister Cartoon atau Vhils dan Yoshi Omori.
Di atas 3.600 m², pengunjung dapat menyaksikan karya dari lebih dari 100 seniman, termasuk mural, patung monumental, fotografi, atau video arsip, seperti milik JR.
Namun pameran "Beyond the Streets" kali ini melangkah lebih jauh dengan mengajak pengunjung untuk tenggelam di dalam set khusus yang dirancang khusus untuk acara ini. Dirancang bak set film sungguhan, ruang-ruang ini menawarkan perjalanan visual yang menarasikan nuansa London, New York, dan Paris. Tujuannya? Menunjukkan bagaimana gerakan ini, yang lama dianggap underground, telah membentuk budaya visual kontemporer di seluruh dunia.
Perjalanan dimulai sejak pintu masuk Grande Halle de la Villette, dengan dentuman metro dan kereta yang terparkir di lantai pertama. Sedikit lebih jauh, kami menemukan mural raksasa karya JonOne, lalu sebuah ruangan tunggal yang didedikasikan untuk alam semesta yang sangat unik dari Shepard Fairey, serta dua karya menawan dari Ozzie Juarez yang berasal dari California, dan juga karya Nadya Tolokonnikova, seniman sekaligus aktivis asal Siberia.
Pameran "Beyond the Streets" juga berpotensi membuat pengunjung terkejut melalui berbagai installasi imersif yang semuanya dirancang untuk berinteraksi dengan ruangnya. Arah utamanya terutama menuju "La Caverne Cosmique" karya Kenny Scharf. Di sini, bersiaplah merasakan pengalaman psikedelik di mana neon dan benda-benda bekas memenuhi ruang yang telah diubah menjadi gua yang penuh warna dan menyenangkan. Tak jauh dari sana, jangan lewatkan "L'Atelier de Marionnettes" karya Paul Insect. Kesempatan untuk menemukan karakter-karakter yang sering dipengaruhi oleh musik dan budaya grafiti. Untuk menyelam ke dalam dunia seorang grafiter, kunjungi "Chambre des Vandales", dan untuk pengalaman optik, datanglah ke ruang milik legenda Felipe Pantone. Jangan lewatkan juga keelokan "Le train de fret" karya Tim Conlon, terkenal dengan mural pada gerbong kereta.
Seperti yang telah Anda tebak, "Beyond the Streets" tidak sekadar menampilkan karya seni urban. Melalui karya unggulan, arsip, dan instalasi, ajang ini berupaya menelusuri evolusi grafiti dan street art dalam berbagai aspeknya. Jadi, jangan berharap hanya menemukan mural-mural artis urban di Grande Halle de la Villette. Pameran ini juga menampilkan bagian yang membahas musik-musik yang turut memantik munculnya ranah underground ini. Sambil lantai dasar menghadirkan ruang untuk grup legendaris Amerika Beastie Boys, lengkap dengan arsip dan barang-barang langka, lantai satu menyoroti sejarah hip-hop Prancis. Kaos-kaos rap Prancis, bagian dari koleksi Driss Dendoune, juga dipajang. Tak jauh dari sana, pameran memperlihatkan beberapa busana sang desainer Dapper Dan, yang selama bertahun-tahun membalut panggung hip-hop.
Dengan ruang pameran seluas lebih dari 3.600 m², harapannya pengunjung bisa melihat lebih banyak karya di lokasi. Namun "Beyond the Streets" lebih mengutamakan memberi pengunjung pengalaman yang sebenarnya, dengan karya-karya monumental dan instalasi yang immersive. Acara ini juga sangat menekankan perpindahan suasana lewat berbagai dekor panggung yang berbeda. Musik yang berkisaran dari rap hingga rock, hampir hadir di mana-mana, sehingga pengalaman menjadi semakin hidup. Bagaimana dengan tarif? Tetap perlu menyiapkan 26,90 euro (tiket dewasa) untuk menikmati pameran; tarifnya cukup tinggi dibandingkan acara lain. Namun sekali lagi, "Beyond the Streets" menonjolkan keorisinilan dengan dekor yang dirancang khusus untuk kesempatan ini. Acara ini, yang ingin dianggap "kids-friendly", juga menawarkan tiket anak seharga 15 euro.
Akhirnya, bagi para kolektor sejati, sebuah toko konsep yang dipandu oleh Sarah Andelman menjual—di tempat maupun daring—edisi terbatas, litografi, maupun kolaborasi eksklusif, dan semua itu berlangsung sepanjang acara.
Jadi, tidak sabar menyambut Beyond the Streets di Paris? Datang mulai 27 Mei 2026 ke Grande Halle de La Villette.
Tanggal dan jadwal
Dari 27 Mei 2026 Pada 30 Agustus 2026
Tempat
La Grande Halle de La Villette
211 Avenue Jean Jaurès
75019 Paris 19
Mengakses
Stasiun Metro jalur 5 "Porte de Pantin"
Harga
Tarif adulte : €15
Tarif adulte : €26.9
Situs resmi
beyondthestreets.com







































