Arsitektur balai kota di arrondissement Paris ini terinspirasi dari sebuah gereja

Oleh Rizhlaine de Sortiraparis · Foto oleh Cécile de Sortiraparis · Diperbarui 23 Januari 2026 pukul 19:18 · Diterbitkan di 23 Januari 2026 pukul 14:40
Kantor Walikota lama di arrondissement pertama Paris menampilkan arsitektur yang mencengangkan untuk sebuah Hôtel de Ville: bangunan ini langsung terinspirasi dari gereja Saint-Germain de l'Auxerrois, yang berdampingan dengannya.

Berhadapan langsung dengan gereja Saint-Germain-l’Auxerrois, gedung balai kota lama di 1er arrondissement Paris memberikan keheranan karena arsitekturnya yang bernuansa religius. Mengapa sebuah bangunan pemerintahan justru mengadopsi gaya khas gereja? Saat melintasi Place du Louvre, sulit sekali untuk tidak menyadari kemiripan yang mencolok antara gereja Saint-Germain-l’Auxerrois dengan bangunan yang menghadapinya. Selama bertahun-tahun, bangunan kedua ini memang pernah berfungsi sebagai balai kota 1er arrondissement Paris.

Namun, sekilas dipandang, arsitekturnya tidak langsung menunjukkan bangunan administratif! Fasadnya dihiasi dengan lengkungan, menunjukkan ketinggian yang mencolok, dan mengusung gaya gotik yang nyata: kemiripan ini bukan kebetulan semata. Semuanya merupakan hasil pilihan arsitektur yang sengaja dibuat, yang sangat erat kaitannya dengan sejarah perkembangan kota di kawasan tersebut.

Bekas balai kota di arrondissement pertama ini dibangun antara 1858 dan 1860, saat Periode Kedua Kekaisaran tengah mencapai puncaknya, dalam sebuah Paris yang sedang mengalami transformasi besar. Pada masa itu, alun-alun Louvre dirancang ulang agar menjadi sebuah ruang publik yang monumental dan terpadu.

Tujuannya sudah jelas: menciptakan harmoni visual di antara bangunan-bangunan publik. Gereja Saint-Germain-l’Auxerrois, yang sudah tua sekaligus simbolis, menjadi acuan utama. Pemerintah kota pun memutuskan mengadopsi gaya neo-gotik, yang langsung terinspirasi dari arsitektur religius abad pertengahan, agar tercipta keserasian visual dengan gereja dan menara jam di dekatnya. Tentu bukan bermaksud memberi nuansa religius pada kantor pemerintah, tetapi lebih kepada menjaga kesatuan arsitektur secara keseluruhan.

Bangunan ini telah menjadi pusat pelayanan pemerintah kota di arrondissement pertama selama lebih dari satu abad, termasuk tempat pernikahan sipil dan rapat-rapat dewan sekitaran, sekaligus tetap erat kaitannya dengan citra bersejarah pusat kota Paris. Sejak tahun 2020, arrondissement 1, 2, 3, dan 4 digabungkan menjadi Paris-Centre. Karena itu, balai kota lama di arrondissement pertama tidak lagi berfungsi sebagai kantor wali kota tersendiri.

Tetapi kisah bangunan ini tidak berhenti di situ saja. Sejak tahun 2021, bangunan ini telah dialihfungsikan sebagai « Kampung Pemuda (QJ) », sebuah .

Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.

Informasi berguna

Tempat

4 Place du Louvre
75001 Paris 1

Perencana rute

Mengakses
Metro Louvre-Rivoli - Bus Jalur 1: Stasiun 69 dan 76 Vélib' no. 1011, 1025, 1009, 1010

Komentar
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda